Jumat, Mei 1, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 639

Telaah Sejawat APIP, Jefridin : Tingkatkan Pengawasan Intern

0

RASIO.CO, Batam – Sekda Kota Batam mewakili Wali Kota Batam membuka kegiatan Telaah Sejawat Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Se-Provinsi Kepri yang diadakan di Hotel Planet Holiday, berlangsung selama tiga hari, mulai 02 sampai dengan 04 November 2022.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Riau selaku Ketua Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Indonesia (AAIPI) dan Inspektur Kabupaten/Kota se-Provinsi Kepulauan Riau.

Sekda Kota Batam Jefridin Hamid menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Pasal 47 Ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

“Dimana pada Pasal tersebut menyatakan bahwa menteri/pimpinan lembaga, gubernur, dan bupati/walikota bertanggung jawab atas efektifitas penyelenggaraan sistem pengendalian intern di lingkungan masing-masing. APIP juga memiliki peran strategis dalam menunjang dan memperkuat efektivitas sistem pengendalian intern guna mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien dan akuntabel,” ujar Jefridin, Rabu (2/11).

Jefridin juga menjelaskan telaah sejawat APIP dilaksanakan dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas serta efektivitas pengawasan intern APIP, diperlukan suatu program pengembangan dan penjaminan kualitas yang dilakukan secara berkesinambungan.

“Hal ini sejalan dengan Standar Audit Intern Pemerintah Indonesia (SAIPI), pimpinan APIP harus merancang, mengembangkan, dan menjaga program pengembangan dan penjaminan kualitas yang meliputi semua aspek kegiatan audit intern” jelasnya.

Kemudian, program pengembangan dan penjaminan kualitas merupakan salah satu area proses utama yang harus dipenuhi APIP pada Elemen 3 (Praktik Profesional) untuk level 3 IA-CM, yang dinyatakan dengan ditetapkan dan dipeliharanya proses untuk pamantauan berkelanjutan, menilai, dan memperbaiki efektivitas kegiatan pengawasan intern. Proses tersebut mencakup pemantauan internal terus menerus, atas kinerja kegiatan pengawasan intern sebagaimana penilaian kualitas yang dilakukan secara periodic (oleh pihak internal dan eksternal).

“Program pengembangan dan penjaminan kualitas ini menjadi semakin strategis bagi APIP karena merupakan salah satu prasyarat untuk mencapai kapabilitas pengawasan APIP level 3,” ujarnya.

Ia berharap kepada para peserta dalam pelaksanaan kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pengawasan APIP Kabupaten/Kota, sehingga kegiatan audit yang dilakukan oleh masing-masing APIP telah sesuai dengan standar audit, pedoman kendali mutu audit dan dapat meminimalisir potensi resiko yang kemungkinan akan terjadi.

“Kepada peserta telaah sejawat APIP gunakan kesempatan ini semaksimal mungkin agar nantinya bisa menjadi modal pengetahuan dalam melaksanakan pengawasan intern dilingkungan pemerintah daerah masing-masing,” pungkasnya.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Polisi Gerebek Kampung Boncos, 9 Orang Ditangkap

0

RASIO.CO, Jakarta – Polsek Palmerah kembali menggerebek Kampung Boncos di Jakarta Barat, Rabu (2/11), terkait kasus peredaran gelap narkoba. Ada sembilan orang yang ditangkap karena diduga sebagai pengguna narkoba.

“Ini ketiga kalinya setiap minggu melaksankan razia dan Alhamdulillah bedeng-bedeng sudah tidak ada. Tapi modusnya (mereka) sekarang berpindah ke pinggiran-pinggiran warga,” kata Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat AKP Dodi Abdul Rohim dalam keterangannya, Kamis (3/11).

mengungkapkan dalam penggerebekan itu polisi turut menyita sejumlah barang bukti. Antara lain, dua paket kecil narkoba jenis sabu seberat 0,26 gram, 14 buah alat isap sabu atau bong, dan uang tunai sebesar Rp1,3 juta.

Ia menuturkan sembilan orang yang diduga pengguna narkoba dan barang bukti itu telah dibawa ke Polsek Palmerah untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita akan kembangkan, mereka akan kita tes urine, bila dinyatakan positif akan kami proses hukum,” ucapnya dilansir cnnindonesia.com.

Diketahui, Polsek Palmerah menggerebek Kampung Boncos pada 25 Oktober lalu. Saat itu, lima orang diduga penyalahgunaan narkoba turut ditangkap.

Selain itu, polisi juga turut menyita sejumlah barang bukti antara lain, empat unit handphone, 21 buah bong atau alat isap sabu, hingga tiga buah suntikan bekas pakai. Bahkan, dalam penggerebekan itu, polisi juga menemukan ratusan butir peluru yang masih aktif saat menyisir Kampung Boncos.

***

Print Friendly, PDF & Email

Rudi Resmikan Fasilitas Umum PSPK

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam meresmikan sejumlah pembangunan fasilitas umum lingkungan yang dibiayai melalui Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK) yang dilaksanakan pada tiga Kelurahan di Kecamatan Sungai Beduk, Rabu (2/11

Peresmian dan penyerahan sarana umum PSPK itu dilakukan di kawasan perumahan di tiga Kelurahan tersebut. Selain dihadiri aparatur kecamatan dan Kelurahan, juga hadir para RT/RW, pokmas (kelompok masyarakat) pelaksana PSPK, tokoh masyarakat dan ratusan warga setempat.

Sejumlah Kepala OPD Pemko juga terlihat hadir. Tampak pula Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Kamaludin.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Rudi, yang telah menganggarkan pembangunan jalan perumahan kami melalui PSPK ini. Saya tidak dapat berkata banyak lagi, karena sangat banyak pembangunan masuk ke sini dan Kota Batam ini,” ujar Ketua Pokmas Kelurahan Piayu.

Rudi sendiri tidak memberikan pengarahan khusus kepada warga. Dia hanya menyerahkan prasasti sarana dan prasarana yang dibangun kepada tokoh masyarakat setempat.

“Mudah-mudahan apa yang dibangun oleh masyarakat ini bermanfaat besar untuk masyarakat lingkungan sini dan seluruh warga Batam,” singkat Rudi.

Sementara itu Wakil Ketua III DPRD Muhammad Kamaludin dalam sambutannya menjelaskan bahwa atas arahan dari Wali Kota, anggaran untuk PSPK terus ditingkatkan. Bahkan dia memperkirakan sudah sekitar 75 persen kebutuhan sarana publik lingkungan dibangun melalui PSPK.

“Ini sudah arahan Wali Kota, agar PSPK ini ditingkatkan terus. Hari ini Pak Rudi datang untuk mengecek langsung juga agar pembangunan sarana seperti drainase, jalan, jembatan yang dibangun sesuai spek. Bahannya tidak boleh dikurangi,” tegas Kamal.

Dia juga menambahkan bahwa selain membangun kampung-kampung, Pemko juga membangun kawasan perkotaan. Dia berharap pembangunan yang dilakukan Wali Kota, dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan hendaknya dirawat bersama-sama.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Polsek Dabo Singkep Amankan Pelaku Pencurian

0

RASIO.CO, Lingga – Kepolisian Sektor (Polsek) Dabo Singkep, menggelar Konferensi Pers tindak pidana pencurian yang terjadi di Dusun I Pulau Lalang, Desa Berhala, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Kepri. Rabu (2/11).

Kapolres Lingga, AKBP Fadli Agus, melalui Kapolsek Dabo Singkep, IPTU Rohandi P. Tambunan mengatakan, pelaku berinisial TR (19) berhasil diamankan unit Reskrim Polsek Dabo Singkep, sekira pukul 04.00 Wib, sedang berada di Kamar Hotel di Dabo Singkep.

Kronologis kejadian, jelas Kapolsek Dabo, terjadi pada hari Sabtu tanggal 22 Oktober 2022, sekira pukul 06.30 Wib pelaku yang sedang berada di Pulau Lalang. dengan tujuan untuk melakukan gotong royong dekorasi, acara lamaran di rumah orang tua saksi R, yang mana hubungan antara saksi dan pelaku adalah sepupu jauh dari istri pelaku.

“Sekira pukul 20.00 Wib, pelaku ikut acara kumpul bersama dirumah orang tua saksi, yang akan melangsungkan proses penyerahan uang, yang akan digunakan untuk acara pesta pernikahan oleh saksi Y, saat itu pelaku melihat saksi R menyimpan uang tersebut kedalam laci kecil yang ada didalam lemari, setelah uang diserahkan dari saksi Y kepada saksi R,” kata IPTU Rohandi yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Dabo, Bripka Budi Kurniawan dan Humas Polres Lingga, Bripda Gilang Triaxel Pardede, kepada media dalam Konferensi Pers di Mapolsek Dabo Singkep.

Setelah acara tersebut selesai, lanjut IPTU Rohandi, sekira pukul 21.00 wib pelaku pergi ke dapur untuk berbincang dengan saksi Y dan juga saksi RD, yang merupakan abang dari saksi R hingga dini hari dan akhirnya bubar untuk istirahat, sekira pukul 03.00 wib pelaku yang menuju kamar saksi R untuk mengambil sebagian uang yang disimpan dilemari.

“Keesokan harinya, pelaku kembali ke rumah orang tua saksi R untuk membantu gotong royong, saat pelaku mendengar bahwa ada kapal yang berangkat ke Dabo Singkep, pelaku menuju pelabuhan untuk berangkat, setibanya di Dabo Singkep pelaku menggunakan uang tersebut untuk membeli 1 unit handphone, minuman keras dan memesan kamar bersama temannya,” terang Kapolsek.

Dikatakan, Saksi R mengecek kembali uang tersebut pada 23 Oktober 2022, dan mengetahui uangnya berkurang saksi langsung melaporkan kepada keluarga dan pada Bhabinkamtibmas Desa Berhala, dan keesokan harinya pada 24 Oktober 2022, saksi R melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dabo Singkep.

Akibat kejadian tersebut, jelas Kapolsek, kerugian yang ditimbulkan sebesar Rp8 juta, dan barang bukti yang diamankan dari pelaku berupa 24 lembar uang pecahan Rp100.000, 7 lembar uang pecahan Rp. 5.000, 1 lembar uang pecahan Rp. 1.000, dan 1 unit handphone warna abu-abu.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 K.U.H.PIDANA ayat (1) ke-3E dan atau pasal 362 K.U.H.PIDANA dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” tutupnya.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

Perdana Pembalap Road Race Lingga Turun Diajang Poprov di Bintan

0

RASIO.CO, Lingga – Road Race yang digelar di Dabo Singkep beberapa waktu lalu, telah melahirkan pembalap-pembalap muda Kabupaten Lingga, yang siap turun dan unjuk kebolehan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) ke-V tahun 2022 di Kabupaten Bintan.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Lingga, Safarudin mengatakan, khusus untuk cabang balap motor di ajang Poprov kali ini, merupakan perdana bagi Kabupaten Lingga untuk unjuk kebolehan.

“Jadi untuk menyesuaikan jadwal, rombongan pembalap motor kita akan berangkat lebih dahulu menggunakan kapal roro ke Tanjung Pinang. dan juara atau tidak saya berharap mendapatkan hasil terbaik, keikut sertaan perdana kita di Poprov kali ini,” kata Safarudin berharap.

Sementara itu, Ketua Singkep Advnture Comunity (SAC), Ardiono menjelaskan, pada ajang Poprov ke-V ini, Lingga berencana menurunkan 6 orang pembalap di dua kategori lomba, 4 orang pembalap turun di cabang balapan Road Race, sedangkan untuk cabang grassetrack menurunkan 2 orang pembalap.

“Target kita untuk kedua cabang lomba ini adalah mendali emas, kita harapkan yang terbaik meski saingan kita cukup banyak,” tutup Ketua SAC yang juga akrab disapa Lipung ini menambahkan.

Untuk jadwal pertandingan ajang balap motor pada ajang Poprov Kepri, kategori Roadrace rencananya akan di pertandingan pada tanggal 7 dan 8 November, sedangkan untuk kelas Grassstreck tanggal 10 dan 11.

Puspan

Print Friendly, PDF & Email

Mengenal Gluten Free pada Makanan

0

RASIO.CO, Jakarta – Makanan bebas gluten atau gluten free sering dikonsumsi sebagai salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Padahal, makanan tanpa kandungan gluten ditujukan untuk orang dengan kondisi medis tertentu.

Gluten umumnya digunakan untuk memberikan tekstur kenyal dan elastis pada adonan makanan. Meski gluten tergolong aman dikonsumsi, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan bila dikonsumsi secara berlebihan.

Selain itu, ada beberapa orang dengan kondisi medis tertentu yang tidak bisa mengonsumsi gluten. Hal inilah yang menyebabkan beberapa produk makanan diberi label gluten free atau bebas gluten.

Dilansir Alodokter.com, Gluten adalah salah satu jenis protein yang terkandung di dalam biji-bijian, seperti gandum dan barley atau jelai. Gluten juga dapat ditemukan di beberapa jenis makanan olahan, seperti pasta, roti, dan sereal.

Namun, beberapa produk makanan yang dijual secara bebas sering mencantumkan label gluten free pada kemasan produk. Artinya, makanan tersebut tidak memiliki kandungan protein gluten. Makanan dengan label ini umumnya ditujukan untuk penderita penyakit celiac dan intoleransi gluten.

Bila Anda tidak memiliki kedua kondisi tersebut, Anda boleh saja mengonsumsi makanan gluten free dengan tetap memperhatikan kandungan nutrisi di dalam produk makanan yang akan dikonsumsi.

Hal ini karena makanan olahan bebas gluten biasanya tidak banyak mengandung protein, asam folat (vitamin B9), niasin (vitamin B3), dan vitamin B lain yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Selain itu, makanan dengan label tersebut juga tidak mengandung nutrisi lain yang juga penting bagi tubuh, seperti kalsium, magnesium, serat, dan zat besi, sehingga kurang menyehatkan untuk dikonsumsi.

Efek Samping Mengonsumsi Makanan Mengandung Gluten

Bagi mereka yang memiliki penyakit celiac atau intoleransi gluten, mengonsumsi gluten dapat memicu efek samping.

Pada penderita celiac, sistem kekebalan tubuh akan memberikan reaksi berlebih setelah mengonsumsi gluten. Reaksi tersebut dapat merusak lapisan usus halus dan menghambat penyerapan nutrisi.

Penyakit celiac dapat menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Pada anak-anak, gejala yang ditunjukkan bisa berupa nyeri perut, perut kembung, berat badan menurun, hingga gangguan tumbuh kembang.

Efek samping mengonsumsi gluten juga dapat dialami oleh seseorang dengan intoleransi gluten. Gejala yang ditunjukkan kurang lebih sama dengan penderita celiac, tetapi tidak sampai mengakibatkan kerusakan pada usus kecil.

Perlu diingat kembali bahwa makanan bebas gluten ditujukan untuk seseorang yang menderita penyakit celiac dan intoleransi gluten. Jika Anda tidak memiliki kedua kondisi tersebut, Anda pun masih bisa mengonsumsi makanan bebas gluten.

Namun, sebaiknya Anda juga memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, seperti buah, sayuran, daging rendah lemak, dan biji-bijian. Jika ingin mengonsumsi makanan bebas gluten, Anda bisa mengonsumsi gandum utuh, nasi merah, maupun tepung jagung sebagai pilihan yang lebih sehat.

Jika Anda mengalami gejala tertentu setelah mengonsumsi makanan mengandung gluten, konsultasikan keluhan Anda ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

***

Print Friendly, PDF & Email

Maling Dihajar Massa Usai Ketahuan Bawa Motor Curian

0

RASIO.CO, Batam – Seorang pria bernama M Alwi (26) babak belur dihajar warga karena kedapatan mencuri sepeda motor di Kecamatan Bengkong, Batam. 

Kapolsek Bengkong, Iptu Mardalis melalui Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Rio Ardian mengatakan pelaku nekat mencuri karena melihat sepeda motor yang terparkir di halaman tanpa ada pengawasan pemilik.

Kejadian berlangsung di Bengkong Jaya, tepatnya belakang Top 100 Kelurahan Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Selasa (1/11) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

“Kami mendapatkan informasi awal bahwa ada pelaku yang diamankan warga karena mencuri sepeda motor,” sebut Rio dilansir tribunbatam.id.

Pihaknya kemudian langsung menuju ke TKP dan melihat kondisi Alwi dalam kondisi babak belur. Polisi kemudian membawa pelaku ke UPT Puskesmas Tanjung Buntung untuk dilakukan perawatan.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Markas Kepolisian Sektor Bengkong untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait kejahatan yang dia lakukan.

 “Dari hasil interogasi awal, niat jahat pelaku timbul karena melihat sepeda motor korban sedang terparkir dalam keadaan terkunci stang dan suasana dalam keadaan sepi,” jelas Rio.

Pelaku mengatakan, baru kali kedua ini melakukan aksi bersama temannya yang kabur setelah dirinya ditangkap warga.

Awalnya pelaku merusak kunci kontak menggunakan gunting dan membawa kabur dengan cara mendorong pakai kaki. Naas, aksinya kepergok warga yang kebetulan mengenali motor yang dicuri pelaku dan diteriaki maling.

Rekannya yang sebelumnya mendorong motor kemudian langsung tancap gas, meninggalkan Alwi tidak jauh dari TKP. Mendengar teriakkan tersebut, warga kemudian berbondong-bondong datang dan langsung mengeroyok pelaku Alwi.

“Pelaku sudah kami amankan di Polsek Bengkong untuk melakukan pemeriksaan dan mengusut tuntas kemungkinan ada pelaku lain dalam aksi tersebut,” jelas Rio.

***

Print Friendly, PDF & Email

Pengusaha Properti Apresiasi Perizinan dan Pembangunan Infrastruktur di Batam

0

RASIO.CO, Batam – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi membuka langsung Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Real Estate Indonesia (REI) Khusus Batam.

Kehadiran Rudi pun disambut positif para pengusaha properti yang bergabung dalam REI Khusus Batam tersebut. Program pembangunan yang dilakukan Rudi pun mendapat dukungan penuh dari sejumlah pengembang properti ternama di Batam.

Hal itu disampaikan Ketua DPR REI Khusus Batam, Achyar Arfan yang menurutnya Batam sangat berkembang pesat sejak dipimpin oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi yang saat ini juga sebagai Kepala BP Batam.

“Tema Rakerda kami tahun ini adalah penuh harapan dan optimisme, mudah-mudahan properti kita bisa segera bangkit kembali,” kata Achyar di Nagoya Hill Hotel, Rabu (2/11).

Achyar mengaku pengembang properti di Batam optimis tidak lepas dari perizinan di Batam yang semakin mudah. Baik itu PTSP yang ada di Pemko Batam maupun PTSP yang ada di BP Batam. Selain itu, pembangunan infrastruktur yang saat ini terus dilakukan Pemko Batam dan BP Batam diyakini akan memberikan dampak yang positif bagi ekonomi Kota Batam.

“Infrastruktur di Batam sangat maju, dan ini tentu memberikan dampak positif bagi ekonomi Batam,” ujarnya.

Pujian yang sama juga disampaikan oleh Ketua DPP REI Batam, Paulus Totok Lusida yang menurutnya kemudahan perizinan di Batam dapat menjadi contoh daerah-daerah lainnya.

“Saya sudah mendengar banyak tentang Pak Rudi, dan pembangunan Batam sangat luar biasa,” kata Paulus.

Sementara, Rudi mengatakan sejak memimpin Batam mulai dari Wakil Wali Kota sudah memiliki komitmen untuk membangun Kota Batam menjadi lebih baik.

Dalam pembangunan yang dilakukan selama ini, Rudi selalu mengajak stakeholder termasuk juga masyarakat. Sehingga pembangunan Batam dapat berjalan dengan baik sebagaimana yang direncanakan.

“Sebelum membangun, kita duduk bersama. Sehingga persoalan di lapangan bisa kita selesaikan,” kata Rudi.

Dalam kesempatan itu Rudi juga memaparkan empat proyek besar yang saat ini sedang dilakukan oleh Pemko Batam dan juga BP Batam. Di antaranya adalah revitalisasi dan pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim.

Dengan pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim, ditargetkan dapat menambah kapasitas kunjungan orang untuk datang ke Batam. Namun hal itu dapat terlaksana jika juga didukung semua elemen masyarakat.

“Termasuk juga dukungan dari REI, harus bangun properti yang juga menarik untuk orang untuk datang. Harus berbeda dan tidak ada daerah lain. Kalau biasa saja tidak ada orang yang mau datang ke Batam,” kata Rudi.

Kemudian pembangunan jalan infrastruktur jalan-jalan utama. Mulai jalan Bandara Hang Nadim sampai dengan Pelabuhan bongkar muat Batuampar. Selain itu pihaknya juga tengah melakukan revitalisasi pelabuhan.

“Saat ini pelabuhan Batuampar sudah menggunakan autogate. Dan terus akan kita perbaiki,” katanya.

Proyek besar lainnya adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan di Sekupang.  Di mana nantinya akan dibangun rumah sakit internasional yang diharapkan masyarakat Batam yang selama ini berobat di Singapura atau Malaysia nantinya di cukup di Batam.

“Tidak hanya masyarakat Batam saja, tapi daerah-daerah lainnya kita harapkan juga dapat berobat ke Batam. Bukan lagi Singapura dan Malaysia yang jadi rujukan,” katanya.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Perkuat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

0

RASIO.CO, Lingga – Marlin menyampaikan bahwa kolaborasi dan kerja sama akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Terlebih kolaborasi itu bagi kepentingan masyarakat dan untuk kemajuan daerah. Seperti dalam pengembangan potensi kerajinan daerah yang memang melibatkan banyak masyarakat.

“Kolaborasi itu harus memberikan nilai tambah dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” kata Wagub Marlin di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (1/11) malam.

Di Dabo, Ketua Dekranasda Kota Batam ini memperkuat kolaborasi dengan Kabupaten Lingga untuk pengembangan batik dan lainnya.

Kolaborasi itu dikemas dalam Roadshow Batam Batik Fashion Week 2022. Selain roadshow tersebut, selama dua hari di Dabo, Marlin sudah dipenuhi berbagai agenda. Seperti ke sekolah-sekolah, pelatihan tata rias dan sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga.

Wagub Marlin menyampaikan bahwa kolaborasi seperti hari ini merupakan simbiosis mutualisme bagi Kota Batam dan Kabupaten Lingga untuk dapat bersama-sama mempromosikan kerajinan daerah, khususnya batik. Sehingga dikenal luas dan diminati berbagai kalangan baik di Kepri, seluruh nusantara dan manca negara.

Ketua TP PKK Kota Batam ini juga menyampaikam bahwa kegiatan ini juga akan menjadi wadah pengembangan dan penguatan pasar bagi pelaku ekonomi kreatif di Batam dan Lingga. Pemberdayaan ekonomi kreatif melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong ekonomi masyarakat, baik bagi Batam maupun Lingga.

Wagub Marlin pun menceritakan perjalanan panjang batik Batam yang kini sudah semakin diminati banyak kalangan. Hingga ke manca negara, seperti Australia, Malaysia dan Singapura dan kini mulai masuk ke China.

Kreasi-kreasi yang dilakukan para pengrajin membuat batik batam juga diminati berbagai kalangan. Tak hanya orang tua, tapi ke kaum milenial hingga kreasi untuk anak-anak.

“Kami mendukung dan mendorong kreativitas itu. Apalagi ternyata memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan,” kata Ketua GOW Kota Batam ini.

Wagub Marlin berterima kasih dengan sambutan luar biasa masyarakat Lingga untuk roadshow ini. Kolaborasi yang dibangun juga ikut memperkuat silaturahmi dengan seluruh komponen masyarakat.

Tampak hadir pada malam itu, Kapolres Lingga AKBP. Fadli Agus, Ketua Dharma Wanita Persatuan Lingga Ibu Syahrul Bariah, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Lingga Azli, Ketua Piswan DPRD Lingga Marlina, Palaksa Danlanal Dabo Singkep Mayor Mar Saul Jamlaay, Kasi Intel Kejari Lingga Adhe Candra, Danpuslatpur Letkol Marinir Adid Wicaksono.

Dalam kunjungan ke Lingga kali ini Wagub Marlin hanya didampingi Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kepri Ani Lindawati dan Kadis Pemberdayaan Perempuan Kota Batam Novi Harmadyastuti.

Redaksi@www.rasio.co//

Print Friendly, PDF & Email

Kapal Tanker Kandas, Satrol Lantamal IV Patroli Antisipasi Tumpahan Minyak

0

RASIO.CO, Batam – Satuan Kapal Patroli Lantamal IV dalam hal ini KAL Marapas I-4-65 melaksanakan patroli lanjutan terhadap Kapal Tanker Young Yong GT 153.911 yang kandas di perairan Pulau Nipa, Batam. Minggu (29/10) lalu.

Kapal tanker Young Yong yang bermuatan crude oil dan berbendera Djibouti tersebut kandas pada posisi 01 07 655 U – 103 42 429 T dan sampai saat ini KAL Marapas masih melaksanakan patroli disekitar kapal tanker tersebut.

Komandan KAL Marapas Kapten Laut (P) Almahdi mengatakan “patroli ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kebocoran crude oil pada tanki cargo dan tidak mengganggu lalu lintas TSS Singapura-Indonesia.”

Pada hari ini telah dilaksanakan penyelaman untuk mengecek seluruh bagian kapal namun hasil nihil disebabkan arus yang begitu kuat, penyelaman akan dilaksanakan kembali pada hari Senin (31/10) . Informasi dari agen Kapal PT. Bintang Samudera Utama (BSU) akan dicarikan kapal tanker spek yang sama untuk Ship to ship cargonya, tambahnya.

Informasi adanya  kapal kandas ini  di terima personil  Posal Nipa pada hari Kamis (27/10) sampai saat ini pada hari Minggu (30/10) Satrol Lantamal IV tetap  melaksanakan Pengamanan  dan Patroli di area tersebut.

Patroli  yang dilaksanakan hari ini berjalan dengan aman dan lancar namun penyelaman harus ditunda sebab arus kuat di area tersebut, dan akan dilanjutkan pada Hari senin besok.

***

Print Friendly, PDF & Email