Angkut 1,3 Ton Ketamine, Kapal  Mafia MV King Sung dan ABK di Amankan

0
53

RASIO.CO, Batam – Diduga kapal Mafia MV King Sun bawa bahan Ketamine untuk produksi narkotika 1,3 ton dan satu WNA Taiwan, 7 WNA Myanmar diamankan di proses lebih lanjut. Minggu(09/08).

Penangkapan ini dilakukan Tim gabungan TNI AL,  BNN, Beacukai dan Bareskrim Mabes Polri. Kapal MV King Sung diamankan di perairan Berakit, BAtam, Kepri.

Pengungkapan bermula pada 5 Agustus 2026, saat KRI Kerambit-627 menerima informasi mengenai kapal yang diduga membawa narkoba.

Setelah dilakukan pemantauan menggunakan radar, AIS, dan SeaVision, MV King Sun terdeteksi memasuki perairan Indonesia pada 6 Agustus 2026.

Tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) kemudian melakukan pemeriksaan dan membawa kapal tersebut ke Dermaga Mako Kodaeral IV untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pemeriksaan gabungan melibatkan TNI AL, Bea Cukai, BNN, BIN dan Bareskrim Polri. Melalui digital forensic, pemeriksaan X-Ray, penyelaman, serta pemeriksaan bagian bawah kapal, petugas akhirnya menemukan 65 karung berisi sekitar 1.300.000 gram atau 1,3 ton narkoba jenis ketamine yang disembunyikan di basement lambung kapal pada 7 Agustus 2026.

Selain narkoba, petugas mengamankan MV King Sun, 11 telepon genggam, 1 laptop, 8 paspor, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Sebanyak delapan awak kapal turut diamankan, terdiri dari satu warga negara Taiwan dan tujuh warga negara Myanmar. Saat ini seluruhnya masih menjalani pemeriksaan intensif.

Berdasarkan perhitungan, narkoba jenis ketamine tersebut diperkirakan memiliki nilai peredaran antara Rp1,95 triliun hingga Rp4,55 triliun. Dengan asumsi satu gram berpotensi dikonsumsi lima orang, pengungkapan ini diperkirakan dapat mencegah penyalahgunaan terhadap sekitar 6,5 juta jiwa.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti sinergi TNI AL bersama aparat penegak hukum dalam mencegah penyelundupan narkoba melalui jalur laut.

TNI AL menegaskan akan terus memperkuat patroli dan pengawasan perairan Indonesia, khususnya wilayah Kepulauan Riau.

Keberhasilan tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers TNI Angkatan Laut di Gedung Serba Guna (GSG) Raja Haji Fisabilillah Kodaeral IV, Batam, dipimpin Panglima Koarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata.
Didampingi Dankodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko,Opsla., Asintel Dankodaeral IV, Pangkoarmada I, Kepala BNN RI, dan para pejabat instansi terkait lainnya.

Redaksi@www.rasio.co //







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini