Dewan Berharap Pollux Bertanggung Jawab Sepenuhnya

0
691

RASIO.CO, Batam – Komisi III DPRD Batam menggelar rapat dengar pendapat terkait ambruknya pagar pembatas apartemen Pollux Habibie Batam Centre, Batam, Kepri, jebol dihantam banjir.

Ketua pimpinan rapat sekaligus Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Werton Panggabean mengatakan bahwa pihak Pollux harus bertanggung jawab sepenuhnya atas kerugian yang dialami masyarakat Perumahan Citra Batam.

“Dimana dalam perizinan Amdal bahwa jelas ada dua trap yang harus dibangun terhadap pembanguan tersebut, karena lokasi Pollux dengan masyarakat Citra Batam sangat signifikan tinggi,” ujar Werton, pada Senin (10/2).

“Oleh karena itu, Management Pollux harus bertanggung jawab sepenuhnya baik itu kerugian material atau apapun,” tegas Werton.

Werton menambahkan, kami Komisi III DPRD Kota Batam menyarankan bahwa Pollux dan masyarakat harus membuat tim investigator untuk mendata kerugian yang dialami masyarakat, dan penyelesaiannya nanti akan dibicarakan bersama tanpa ada dirugikan satu pihak pun.

“Dalam waktu 10 hari mereka harus ada kesepakatan antara masyarakat dengan management pollux,” tambahnya.

Kalau tidak ada kesepakatan kita akan undang kembali, ada tindakan yang lebih spesifik lagi dan kita akan melihat secara langsung untuk menyetop seluruh kegiatan pollux.

“Sebelum dapat kesimpulan 10 hari karena memang ada bersentuhan langsung pembangunan ruko, maka itu di berhentikan sementara menunggu kesepakatan antara masyarakat dengan management Pollux,” tutup Werton.

Sementara Direktur PT. Pollux Barelang Mega Super Block, Saraswati mengakui pihaknya sangat menyesal dan prihatin yang sedalam dalamnya atas kejadian ini.

“Kami akan bertanggung jawab penuh atas kerugian atau dampak yang dialami oleh masyarakat Citra Batam,” jelasnya.

Kami diberikan dalam waktu 10 hari dan kami akan melaksanakan hal tersebut, untuk bertanggung jawab atas segala dampak yang terjadi. Kami akan berusaha secepat mungkin supaya kembali seperti sedia kala, tutupnya.

Yuyun@www.rasio.co //

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini