
RASIO.CO, Lingga – Anggota Komisi VII DPR RI dari Partai PKB akan membantu permasalahan listrik di Kabupaten Lingga, yang sampai saat ini masih sering terjadi kendala dan sering mengalami gangguan mendadak serta belum merata ke semua desa di Kabupaten Lingga.
“Jadi nanti Bupati tidak usah kirim orang, cukup kirim surat ke kami, nanti akan sampaikan ke pemerintah pusat supaya PLN di Lingga ini cepat diatasi,” kata Abdul Wahid, Anggota Komisi VII DPR RI di Gedung Daerah Dabo Singkep, dalam kunjungannya selama 3 hari ke Kabupaten Lingga, Senin (16/8).
Sementara itu Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menyampaikan beberapa hal tentang kondisi pertambangan dan listik di Kabupaten Lingga, baik yang sudah melakukan operasi maupun yang sampai saat ini masih melakukan pertambangan.
“Berbagai persoalan paska tambang di Lingga saat ini, memang masih menjadi kendala bagi Pemerintah daerah, untuk mendapatkan regulasi yang tepat, untuk itu, kehadiran anggota DPR RI Komisi VII dapat menjadi angin segar bagi daerah, untuk dapat mengelola potensi pertambangan di Lingga agar lebih maksimal pemanfaatan bagi masyarakat,” terangnya.
Untuk persoalan listrik, Nizar mengatakan, sudah dilakukan berbagai upaya agar seluruh wilayah di Kabupaten Lingga dapat menikmati listrik, namun kondisi medan dan kebiasaan masyarakat Kabupaten Lingga, masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan pusat.
“Semoga kehadiran Komisi VII DPR RI ini, dapat membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan listrik di Kabupaten Lingga,” tutupnya.
Dalam kunjungan dihari pertamanya, Anggota Komisi VII DPR RI, menerima beberapa masukan dari kepala OPD yang ada di Kabupaten Lingga, dan juga perwakilan perusahaan tambang, bauksit yang hadir diantaranya PT. Sanmas Mekar Abadi, PT. Telaga Bintan Jaya dan PT. Indoprima Kharisma.
Puspan

