FKUB Kepri Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

0
760
foto/istimewa

RASIO.CO, Batam – Paska serangkaian peledakan bom di Surabaya yang diduga dilakukan teroris, Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kepri meminta kepada seluruh masyarakat Kepri tidak terprovokasi dengan berbagai pemberitaan yang ada di media yang menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Hal ini disampaikan Ketua FKUB Provinsi Kepri Ahars Sulaiman di Tanjungpinang, Senin (14/5).

“Kejadian yang terjadi ini secara otomatis menimbulkan gejolak di masyarakat kita dari rasa ketakutan, ketidaknyamanan hingga menggangu ketentraman serta isu-isu lain yang mengatasnamakan sara atau apapun,” ungkap Ahar di kepriprov.go.id.

Untuk itu,lanjut Ahar masyarakat Kepri diharapkan dapat tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai pemberitaan yang ada.

“Apalagi semua agama melarang dan mengutuk tindakan seperti itu yang menggangu ketentraman umat beragama,” ungkap Ahar.

Untuk itu,Ahar juga meminta semua masyarakat untuk bersama-sama bersatu memerangi terorisme ini.

“Mari kita memperkecil ruang gerak terorisme dan radikalisme tersebut, dengan bersatu melalui perbedaan,” tegas Ahar

Ahar juga mengatakan bahwa terkait peristiwa FKUB Provinsi Kepri akan menyurati semua pemimpin agama untuk dapat menghimbau seluruh umatnya dalam menjaga kerukunan.

“Serta kembali melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat terkait kerukunan umat beragama dan Terorisme ini, padahal sosialisasi ini sudah sering kita lakukan dan kedepannya akan kita tingkatkan terus,” tegas Ahar.

Sehingga kedepannya tidak akan terjadi lagi persoalan terkait terorisme dan radikalisme yang terjadi. Apalagi melibatkan dan mengatasnamakan agama.

APRI@www.rasio.co

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini