
RASIO.CO, Lingga – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Lingga menggelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gedung Daerah Dabo Singkep, Kamis (10/9/2026).
Acara ini menjadi momen penting untuk merefleksikan perjalanan gerakan kepanduan di Bumi Bundar Tanah Melayu serta mengapresiasi para anggota yang telah berdedikasi.

Bertindak selaku Pembina Upacara, Wakil Bupati Lingga yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lingga memimpin jalannya upacara dengan khidmat. Kehadiran pimpinan daerah dalam acara ini menunjukkan dukungan penuh pemerintah kabupaten terhadap pembinaan karakter generasi muda melalui jalur kepramukaan.
Dalam rangkaian upacara tersebut, Kwarcab Lingga menyerahkan sejumlah tanda penghargaan kepada anggota yang telah menunjukkan prestasi dan pengabdian luar biasa. Total ada 32 penerima penghargaan yang terdiri dari 1 orang penerima Tanda Penghargaan Karya Bakti, 3 orang penerima Tanda Penghargaan Pancawarsa, dan 28 orang Pramuka Garuda.
Ketua Kwarcab Lingga, Junaidi Adjam, menyampaikan bahwa peringatan Hari Pramuka ke-65 ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat semangat Satya dan Darma Pramuka di kalangan peserta didik maupun pembina.

“Peringatan ini sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam membangun generasi muda Kabupaten Lingga yang berkarakter, mandiri, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian,” kata Junaidi.
Junaidi menjelaskan bahwa pencapaian para penerima penghargaan merupakan buah dari perjalanan panjang pembinaan kepramukaan di Kabupaten Lingga. Khususnya bagi para Pramuka Garuda, gelar tersebut merupakan wujud nyata keberhasilan sistem pembinaan peserta didik yang diterapkan selama ini.
“Sementara penghargaan Karya Bakti dan Pancawarsa menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian dan kesetiaan para senior dan pembina dalam memajukan Gerakan Pramuka,” tambahnya.
Junaidi menekankan bahwa momentum Hari Pramuka ke-65 harus menjadi penyemangat bagi seluruh elemen pramuka, mulai dari Kwarcab, Kwarran, Gugus Depan, pembina, pelatih, andalan, orang tua, hingga seluruh peserta didik.
Junaidi mengajak semua pihak untuk terus bergerak bersama menghadirkan Gerakan Pramuka Lingga yang semakin aktif, solid, berprestasi, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Terus mengabdi, terus berkarya, terus menyalakan tunas-tunas muda untuk Lingga dan Indonesia,” tutupnya.
Dengan semangat baru di usia ke-65, Gerakan Pramuka Lingga diharapkan dapat terus berkontribusi positif dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Puspan

