
RASIO.CO, Batam – lebih kurang 130 orang warga negara china atau thiongkok berhasil ditangkap pihak kepolisian Ditkrimsus Polda Kepri minggu ini.
Ironisnya, 13 orang diantaranya wanita yang diduga sebagai wanita penghibur(sex) di kasus love scemming dan para wna tersebut masuk secara estafet dari china menuju singapura lalu masuk batam gunakan kapal, sebagian dari malaysia menuju jakarta dan masuk batam lewat hang nadim.
“Hasil koordinasi imigrasi batam, mereka masuk batam secara estafet dengan dua pintu,”
“Dari china masuk changi lalu ke batam, kedua dari china ke jakarta baru ke hang nadim batam dan balum ada diketahui mereka lewat pelabuhan tikus,” kata Dirkrimsus Polda Kepri Kombes Pol Nasriadi dalam konfren di Batam. Rabu(06/09).
Ia mengatakan, Sampai saat kami terus mendalami dan kami menghimbau dan kerjasama masyarakat Batam agar melaporkan jika ada informasi keberadaan orang asing china ini di Batam.
Lanjutnya, Jika nantinya ditemukan temuan ada yang memfasilitasi wna tersebut masuk ke batam, kami tidak segan-segan menindak. Bahkan akan menelusuri TPPU melalui aset properti maupun aset mobil-mobil mewah.
“Kasus ini terus kami etensi terutama hasil kejahatan mereka di Batam, ditelusiri aset-asetnya di batam, properti maupun mobil mewah , namun masih setahap ditelusuri,” paparnya.
Kata dia, mereka tertangkap di dua pulau di belakang padang, dirumah salah seorang warga, namun warga penampung tersebut kabur dan sedang kami cari.
“Sebagian wna tersebut lari lehutan-hutan,”
“Barang bukti saat ini ada 10 paspor, identitas diri warga china dan uang sekira Rp.79 juta,” pungkasnya.
Adi@rasio.co //

