Kebisingan Lapangan Tamora Padel Ganggu Aktifitas Warga Royal Bay Batam

0
630

RASIO.CO, Batam – Aktivitas olahraga di Tamora Padel Batam yang berlokasi di sekitar Perumahan Royal Bay, Batam Center, Kota Batam, dikeluhkan warga karena menimbulkan kebisingan.

Suara dentuman bola, teriakan pemain, hingga musik yang diputar hampir tanpa henti dinilai mengganggu ketenangan lingkungan permukiman.

Warga menyebut kawasan hunian yang sebelumnya dikenal nyaman kini kerap bising sejak pagi hingga malam hari. Keluhan paling banyak disampaikan penghuni Blok Sunrise 3 yang lokasinya berdekatan langsung dengan area Tamora Padel Batam.

Salah satu warga berinisial S  Blok Sunrise 3 Perumahan Royal Bay, Batam Center, yang dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp pada Selasa (10/2/2026), mengatakan kebisingan mulai dirasakan sejak fasilitas olahraga tersebut beroperasi.

“Kami mendengar suara hantaman bola, teriakan pemain, dan musik yang diputar terus-menerus dari sekitar pukul 06.00 hingga 22.00 WIB. Waktu istirahat warga jadi terganggu, terutama anak-anak,” ujarnya.

S merupakan  warga yang posisi rumahnya paling dekat dengan lapangan hanya berjarak sekitar satu meter mengaku sangat terganggu dengan aktivitas di lapangan tersebut.

Sejak memasuki masa uji coba (trial) dalam seminggu terakhir, tingkat kebisingan di lingkungan tersebut melonjak tajam.

“Suaranya itu luar biasa. Suara hantaman bola, teriakan orang main, sampai musik itu terdengar nonstop. Mereka mulai main dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam. Kami warga benar-benar tidak bisa istirahat,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Menurutnya, dampak kebisingan ini paling dirasakan oleh anak-anak sekolah yang jam istirahatnya terganggu. “Anak-anak mau tidur jam 8 malam tidak bisa karena berisik sekali. Pagi-pagi buta sudah terbangun karena suara bola. Ini sangat menyiksa,” tambahnya.

Selain kebisingan, warga juga menyoroti persoalan parkir pengunjung yang dinilai sering menghambat akses keluar-masuk perumahan. Kondisi tersebut dianggap menambah ketidaknyamanan bagi penghuni dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Sejumlah warga turut mempertanyakan proses perizinan serta kesesuaian peruntukan lokasi Tamora Padel Batam yang berada di kawasan hunian.

Mereka mengaku tidak pernah menerima sosialisasi sebelumnya terkait operasional fasilitas olahraga tersebut.

Menurut warga, berbagai keluhan telah disampaikan kepada pihak pengelola maupun pengembang perumahan. Namun hingga kini, mereka menilai belum ada langkah konkret untuk meredam kebisingan yang terjadi.

“Kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik dan suasana Royal Bay kembali seperti semula, nyaman dan tenang untuk dihuni,” tambahnya.

Warga berharap adanya dialog terbuka antara pengelola, pengembang, dan pihak terkait guna menemukan solusi yang adil, sehingga aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan lingkungan permukiman.

Ad@www.rasio.co //

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini