

RASIO.CO, Lingga – Ruslan masih tidak terima dengan apa yang dialami anaknya yang masih berstatus pelajar SD di Lingga.
Dikutip tribunbatam, Anaknya mengaku ditampar sebanyak tiga kali oleh kepala sekolah yang berlokasi di Kecamatan Singkep Barat. Dari pengakuan keluarganya, anaknya berinisial Ms (11) yang duduk di kelas V ditampar Kepsek sebanyak tiga kali. Menurut Ruslan, pemukulan terjadi pada saat anaknya sedang bercekcok dengan teman sebayanya.
“Anak saya saat itu sedang cekcok dengan teman sebayanya. Namun kepala sekolah ini langsung membawa anak saya keruangan dan langsung menampar anak saya sebanyak 3 kali,” ungkap Ruslan.
Dia menerangkan, setelah ditampar, anaknya mengaku mengeluh kesakitan di bagian kepala, sehingga mengharuskan istrinya membeli obat.
“Sekarang kondisi anak saya mengalami kesakitan di bagian kepala,” ujarnya.
Ruslan menegaskan, jika anaknya salah cukup diberikan hukuman yang setimpal, bukan malah ditampar.
“Karena ini sudah masuk ranah kekerasan terhadap anak. Saya bapaknya saja tidak pernah menampar anak saya. Kalau memang mau dimarah silahkan, asal jangan main kekerasan,” jelasnya.
Ruslan pun berencana menempuh jalur hukum atas apa yang dialami anaknya itu. Sementara, Kepala Sekolah Dasar berinisial U yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, ia menampar anak Ruslan demi mencari jawaban siapa yang benar dan siapa salah.
“Karena mereka berdua ini kelahi, jadi saya menampar hanya satu kali untuk mencari jawaban dari kedua anak tersebut dan akhirnya mereka mengakui,” katanya.
***
