Ketua TP-PKK Lingga Buka Pelatihan Pencegahan Stunting

0
467
Foto/Kegiatan pelatihan dan penanganan pencegahan stunting di Kelurahan Sungai Lumpur.

RASIO.CO, Lingga – Kelurahan Sungai Lumpur bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Lingga dan Puskesmas Dabo Lama, menggelar Pelatihan Penanganan Pencegahan Stunting, yang digelar di Kantor Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Selasa (22/8) pagi.

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Tim Penggerak – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lingga, diikuti TP-PKK, Kader Pos Yandu, Ibu Hamil dan Ibu yang mempunyai Balita.

Ketua TP-PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha menyampaikan, kegiatan pelatihan penanganan pencegahan stunting yang dilaksanakan di Kelurahan Sungai Lumpur, merupakan kerjasama pihak kelurahan, dinas kesehatan dan kader pos yandu.

Untuk Lingga, jelas Maratusholiha, untuk stunting sudah turun sangat drastis, itu tentunya kerja keras Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Pos Yandu, yang dibantu dengan kader-kader dari kecamatan, kelurahan dan desa.

“Alhamdulillah, karna kerjasama dan leguh legah antar stakeholder itu sangat luar biasa, sehingga penurunan angka stunting di Lingga sangat luar biasa,” kata Maratusholiha saat diwawancarai usai membuka kegiatan pelatihan di Kelurahan Sungai Lumpur.

Maratusholiha mengatakan, ketika stunting itu sudah di isyu kan secara nasional, diwajibkan dari pemerintah pusat di daerah untuk membuat tim percepatan penurunan stunting, dan itu terdiri dari beberapa OPD yang mana di dalamnya ada Bapeda dan sekretariat di Dinas Kesehatan.

Jadi memang pada saat itu, lanjut Maratusholiha, dilakukan rapat bersama baik itu antar OPD, kemudian dari OPD sampai ke kecamatan ada rembuk stunting, sampai ke tingkat desa dan kelurahan, dan itu terus menerus di pantau dan di evaluasi bagaimana hasilnya.

“Selaku ketua TP-PKK Lingga dan di dalam tim percepatan penurunan stunting tersebut, saya sebagai Wakil Ketua III, Insya Allah, saya bersama kawan-kawan yang lain istigkomah, bagaimana ini betul-betul fokus dan serius untuk menurunkan stuting ini,” terangnya.

Dikatakan, memang evaluasi-evaluasi tersebut terus dilakukan, meskipun lelah yang dalam artiannya bukan hanya lelah badan namun juga lelah perasaan, tapi berkat kerjasama yang terus menerus dilakukan dalam berbagai hal, baik itu rapat, sosialisasi dan turun langsung kelapangan, sehingga di Lingga angka stunting turun sangat- sangat drastis.

“Adanya persepsi masyarakat yang mengaitkan stunting dengan tinggi badan, yang mengatakan bahwa pendek itu stunting, itu masyarakat tidak bisa disalahkan, karena memang standart dari pusat itu sendri, yang dikatagorikan dalam stunting hanya berdasarkan tinggi badan,” ungkapnya.

Terkait kinerja kawan-kawan yang ada dibawah, Maratusholiha mengatakan, tentunya pos yandu dan kader harus betul-betul memperhatikan, bagaimana tinggi badan dan berat badan sesuai dengan umur dan itu yang penting diperhatikan, jadi bertimbang yang setiap bulan dilakukan, kasi mitovasi bagaimana ibu-ibu yang mempunyai anak balita untuk memberikan asupan gizi sesuai yang dibutuhkan anak-anak.

“Untuk TP-PKK saya berpesan selalu kompak dan tetap semangat serta jangan pernah lelah, apapun masalah kesehatan yang ada di masyarakat, yuk kita bersama-sama mencarikan solusi apa yang sudah di rumuskan bersama, mari kita kerjakan jangan pernah ada rasa penat hati atau penat badan singkirkan itu,” tuturnya.

“Jadikan amal baik untuk kita semua, supaya masyarakat Kabupaten Lingga ini, betul-betul sehat secara jasmai dan rohani, agar sumberdaya manusia di Kabupaten Lingga unggul,” tambahnya.

Puspan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini