
RASIO.CO, Lingga – Komunitas Sastra Dilaut (KSD) Kabupaten Lingga, kembali mengikuti perhelatan Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2022, yang dilaksanakan di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, dari tanggal 24-26 September 2022.
Festival yang mengusung tema “Sastra Melayu dan Budaya Kemaritiman” diikuti penyair dari Indonesia, Singapura dan Malaysia. sebelumnya sebanyak 300 lebih penyair yang puisinya lolos kurasi dan diterbitkan dalam buku antologi puisi Jazirah Sebelas “Laut dan Kembara Kata-Kata”.
Tahun ini 8 orang anggota KSD Lingga, yang merupakan kalangan pelajar dan ditambah 7 orang pembina berhasil lolos pada antologi puisi.
Jazirah Sebelas “Laut dan Kembara Kata-Kata” (5 orang), Jazirah Dua Belas “Maqam Gurindam” (2 orang), dan Jazirah Tiga Belas “Melipat Kata dalam Ribuan Musim” (15 orang). Dari jumlah keseluruhan sebanyak 15 orang tersebut, yang ikut hadir pada pagelaran Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2022, sebanyak 9 orang, yakni, 5 anggota dan 4 pembina.
Pembina KSD, Syaufi Anwar, mengatakan, kami dari KSD baru saja kembali dari Tanjungpinang, mengikuti Festival Sastra Internasional Gunung Bintan yang ke-5. untuk tahun ini kami membawa beberapa anak, khususnya penyair-penyair muda dari Dabo Singkep, dan kegiatan ini berjalan dengan sukses.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Festival Sastra Internasional Gunung Bintan yang ke-5, yang diselenggarakan oleh Yayasan Jembia Emas bersama Dinas Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau tahun ini cukup sukses,” kata Syaufi Anwar, saat ditemui setelah pulang mengikuti festival.
Syaufi Anwar berharap, nantinya kegiatan tersebut bisa semakin maju dan berkembang, khususnya dalam hal pengembangan seni sastra bagi generasi muda saat ini. hal tersebut terkait upaya agar generasi muda lebih mengetahui dan mencintai sastra khususnya puisi.
“Kami berharap ke depan acara seperti ini, bisa lebih meningkatkan tentang sastra itu sendiri terhadap generasi muda, agar lebih mencintai sastra khususnya puisi,” tutupnya.
Adapjn Anak-anak KSD yang tampil membacakan puisi karya mereka, yaitu Denesa Ekalista dan Ike Nurjanah, keduanya merupakan mahasiswi Uvers dan Uniba Batam, dan juga Siti Hadriyani, Risma Yunika, dan Mutiara yang semuanya pelajar SMA Negeri 2 Singkep.
Selain menggelar pembacaan puisi bersama di 3 lokasi yang berbeda, seperti Dapoer Melayu Kopi Sekanak, Kampus UMRAH dan Gedung Aisyah Sulaiman, Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2022. yang dibuka di Gedung Daerah Tanjungpinang.
Selain itu, juga digelar seminar sastra internasional, yang dilaksanakan di auditorium kampus UMRAH, Dompak. serta peluncuran 100 buku puisi yang digelar di Taman Bustan Al Khatibin, Dompak.
Puspan

