Pemkab Karimun Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

0
922
Potret sapi di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). (foto/ist)

RASIO.CO, Karimun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk perayaan Idul Adha 1446 Hijriah. Bantuan tersebut harus melalui proses verifikasi sesuai ketentuan dari Sekretariat Presiden.

Dikutip Tribunbatam, Kepala Bidang Peternakan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, drh Syauqi, menyampaikan bahwa bantuan hewan kurban dari Presiden akan dibeli langsung dari peternak lokal dengan tetap mengacu pada kriteria standar yang telah ditentukan.

“Alhamdulillah, tahun ini seluruh kabupaten dan kota mendapatkan bantuan hewan kurban dari Bapak Presiden. Untuk Karimun, kami sudah mengusulkan dua ekor sapi dari peternak lokal,” ujar drh Syauqi, Minggu (18/5).

Ia menjelaskan bahwa kriteria berat sapi yang diminta oleh pusat adalah 800 kilogram. Namun karena di peternak lokal tidak tersedia sapi dengan bobot sebesar itu, maka diajukan dua ekor sapi dengan bobot berbeda: satu sapi seberat 500 kilogram dan satu lagi lebih dari 300 kilogram.

Adapun jenis sapi yang diusulkan adalah satu ekor sapi brangus hasil kawin silang dan satu ekor sapi bali. Keduanya berasal dari peternak lokal Kabupaten Karimun.

“Untuk harganya, pihak pusat akan langsung bertransaksi dengan peternak. Kami hanya bertugas melakukan survei dan memfasilitasi untuk memastikan bahwa sapi yang diusulkan memenuhi kriteria. Data yang dikirim ke pusat berupa foto dan kontak peternak,” jelasnya.

Rencananya, bantuan hewan kurban dari Presiden ini akan disalurkan ke salah satu masjid di kawasan Sei Sebesi, Kecamatan Kundur.

“Bupati akan menentukan masjid mana yang akan menjadi tempat pemotongan. Karena dua ekor sapi tersebut tidak boleh dipisahkan, pemotongan harus dilakukan di satu tempat. Nantinya akan ada petugas lapangan yang mengawasi pelaksanaannya,” kata Syauqi.

Sementara itu, terkait kebutuhan hewan kurban tahun ini, tercatat diperlukan sekitar 500 ekor sapi dan 700 ekor kambing. Namun, stok lokal yang tersedia hanya mencukupi 300 sapi dan 450 kambing.

“Untuk memenuhi kekurangannya, kita akan datangkan hewan kurban dari luar daerah. Insya Allah akan didatangkan dari Siak, Provinsi Riau, dengan tetap berkoordinasi bersama pihak Karantina,” tutupnya.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini