
RASIO.CO, Karimun – Belum lama ini Bupati Karimun Aunur Rafiq bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjumpai Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi, membahas pengembangan Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun.
Dan, hasil pertemuan tersebut bahwa Menhub RI Budi Karya Sumadi memberikan dukungan penuh untuk pengembangan bandara tersebut.
” Saya bersama pak Gubernur Kepri, menyampaikan kendala-kendala. Seperti, pelepasan izin kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang belum jelas. Walaupun, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana dari APBD dan APBN untuk pengembangan daerah bandara,” terang Rafiq, Minggu (18/6).
Apabila, pemerintah pusat menggesa kendala-kendala yang kita hadapi dan tidak ada kendala. Sehingga, proses pengembangan bandara dapat meningkatkan konektivitas udara dan mendukung sektor pariwisata serta pertumbuhan ekonomi regional.
” Keberadaan bandara sudah sangat penting, untuk mendukung fasilitas sarana transportasi udara. Mengingat, kabupaten Karimun salah satu wilayah FTZ,” tuturnya.
Masih kata Rafiq lagi, saat ini proses pekerjaan bandara RHA Karimun sedang dilakukan. Sedangkan, untuk kelengkapan fasilitas membutuhkan biaya sebesar Rp600 miliar. Dimana, fasiltas tersebut memang sangat diperlukan untuk menunjang pelayanan penerbangan nantinya.
” Tahapan sudah kita sampai. Seperti ruang tunggu yang harus diperbesar, termasuk fasilitas lainnya dan sebagainya,” ucapnya.
***

