Polisi Amankan Mesin Cetak dan Uang Palsu Rp446,7 Juta di UIN Makassar

0
788
Polisi menyita sebuah mesin pencetak yang digunakan untuk memproduksi uang palsu di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan. (foto/ist)

RASIO.CO, Jakarta – Polisi menyita sebuah mesin pencetak uang palsu yang digunakan oleh para pelaku untuk memproduksi uang palsu di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Dikutip CNNIndonesia, Mesin tersebut kini diamankan di Polres Gowa setelah polisi berhasil mengungkap kasus peredaran uang palsu pada awal Desember dan menangkap 15 orang tersangka.

“Salah satu barang buktinya ada mesin di belakang yang masih kita cek in. Barang bukti kurang lebih ada sekitar 100 jenis barang bukti,” kata Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak, Senin (16/12).

Kasus ini bermula dari penemuan uang palsu senilai Rp15 ribu, yang kemudian diikuti dengan temuan uang palsu lainnya senilai Rp500 ribu. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa peredaran uang palsu tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami temukan sejumlah Rp 446,7 juta, barang bukti ditemukan di dalam kampus tersebut, pecahan seratus ribu dan ini masih ada barang bukti lainnya,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, Reonald menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Bank Indonesia, Laboratorium Forensik Polda Sulsel, serta pihak UIN Alauddin Makassar untuk mengungkap peredaran uang palsu tersebut.

“Terus terang ini dibantu oleh rektor, karena ternyata ada barang bukti yang kami dapatkan dalam kampus,” jelasnya.

Saat ini, pihak Polres Gowa masih terus mengembangkan kasus produksi uang palsu yang terjadi di Kampus UIN Alauddin Makassar.

“Kita dahulukan praduga tak bersalah, kami lagi kumpulkan semua alat bukti, kami tidak mau salah mempersangkakan seseorang yang pasti kalau terlibat kita jadikan tersangka,” pungkasnya.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini