RASIO.CO, Batam – Walaupun sudah puluhan kali pihak kepolisian melakukan penindakan terhadap para pemain TKI Ilegal, tetap saja para Tekong alias pengumpul TKI nonprosedural selalu mengubah modusnya agar usahanya tetap berjalan mulus .
Pantauan lapangan, bandara Hang Nadim Batam masih dijadikan primadona memasukkan TKI Ilegal diduga asal Surabaya mengunakan salah satu maskapai yang telah terorganisir dengan baik.
Modus para Tekong, bukanlah terangan-terangan seperti biasanya , namun para tekong penjemput sudah mendapat foto serta nama para calon TKI melalui hanphone selularnya berbasis Whatapps yang diduga diberangkatkan secara ilegal.
Disaat maskapai diumumkan melalui pengeras suara bahwa pesawat sudah lending, maka para tekong penjemput sudah kasak kusuk melihat foto serta nama para TKI Ilegal yang akan diberangkatkan , sedangkan mobil jenis avazan sudah stanbay di dekat pemberhentian bus DAMRI.
Para TKI akan berkelompok berkumpul di bandara, lalu akan didatangi para tekong tinggal menyebutkan nama dan melihat foto para TKI, jika sudah ada maka langsung dikumpulkan dan langsung diboyong kedalam mobil.
Sehingga , terkesan menjemput keluarga dan luput dari pantauan aparat penegak hukum yang bertugas disana. Ironisnya terlihat terjadi disaat penerbangan kedatangan pagi hari sekira pukul 9.45 wib.
” Baru datang mas, menuggu jemputan yang sudah diatur oknum tekong disini,”.
“Dan kami bertiga sudah adamenjemput tetapi kami kenal lewat WA saja dan besok rencana berangkat ke Malaysiia,” kata AL asal Surabaya di bandara Hang Nadim. Senin(07/01).
apri@@www.rasio.co //

