“Unik! Lemper Raksasa dalam Ritual Rebo Wekasan Punokawan 2026”

0
194

RASIO.CO, BATAM – Perkumpulan Sosial Pelestari Budaya Jawa Punokawan Batam, kembali menggelar kegiatan budaya meneruskan visi misinya melaksanakan Pelestarian Budaya Jawa di tanah perantauan.

Kegiatan budaya yang dilaksanakan kali ini adalah ritual Rebo Wekasan, yakni tradisi ritual tolak bala untuk menandai berakhirnya bulan Safar, yang telah dilakukan secara turun temurun oleh masyarakat Jawa sejak jaman dahulu.

Ada keunikan dalam ritual tradis budaya ini, yakni dengan disajikannya jajanan lemper dalam ukuran yang sangat besar atau raksasa.

Pelaksana Acara, Indrawati mengatakan bahwa lemper yang disajikan dalam acara ini, merupakan lemper terbesar pertama kali di Batam.

“Lemper yang berukuran panjang 1,5 meter dan berdiameter 30 sentimeter ini, dibuat dari 15 kilogram tepung ketan dan 8 kilogram daging ayam dan ikan untuk isiannya,” ungkapnya.

Kegiatan yang dihadiri segenap anggota Punokawan dan masyarakat umum tersebut, digelar pada Selasa malam, 11 Agustus 2026. di Pasar Setu Punokawan, Kavling sei tering Tanjung sengkuang Batuampar Batam.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Walikota Batam yang diwakili oleh Imam Tohari, S.H, M.H., sejumlah tokoh masyarakat diantaranya, M.Jasrul RW Pesona Mantang, Ketua PWP Batuampar serta para pinisepuh masayrakat jawa dari Bengkong dan Batuampar.

Tradisi Ritual Rebo Wekasan ini diisi dengan lantunan doa tolak bala dalam bahasa arab dan Jawa, yang dipimpin langsung oleh spritulalis Punokawan, Mbah Mulyono dan Eyang Sugeng.

Kemudian dilanjutkan dengan ritual pembagian air doa untuk para peserta, dimana air yang telah ditiupkan doa di dalamnya ini nantinya akan diminum dan dipakai untuk mandi dirumah masing-masing.

Imam Tohari mendapatkan kesempatan pertama untuk mengambil air tersebut, yang kemudian disusul berikutnya oleh para peserta yang lain.

Selanjutnya rangkaian acara berikutnya adalah pemotongan lemper raksasa oleh Imam Tohari, lalu secara simbolis diserahkan kepada Ki Demang Punikawan, H. Sutardi, SE., untuk kemudian dibagikan kepada seluruh peserta dan warga masyarakat sekitar.

Makan Lemper Raksasa dan bubur Safar bersama, menjadi rangkaian penutup dari acara tradisi rirltual Rebo Wekasan Punokawan 2026 ini.(YD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini