Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Demo DPRD Batam, Suarakan Hak Eks Tenaga Pengamanan McDermott

0
373
Foto/Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin saat menerima aspirasi dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda yang menggelar aksi demonstrasi terkait hak eks tenaga pengamanan McDermott di Batam, Selasa (9/9).

RASIO.CO, Batam – Suasana di depan Gedung DPRD Kota Batam pada Selasa (9/9) siang memanas saat ratusan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Provinsi Kepri menggelar aksi demonstrasi. Massa membawa spanduk, bendera, hingga replika keranda sebagai simbol protes terhadap dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT McDermott Indonesia.

Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, turun langsung menemui massa aksi dan mengajak mereka berdialog di ruang rapat dewan. Pertemuan itu dihadiri juga oleh anggota DPRD Batam, Surya Makmur Nasution dan Sony Chritanto.

Dalam dialog, Koordinator Umum Aksi, Rizki Firmanda, menyampaikan tiga tuntutan utama:

  1. Mendesak PT McDermott segera membayarkan kompensasi bagi 60 tenaga kerja keamanan sesuai UU Cipta Kerja Tahun 2021 Pasal 61A dan PP Nomor 35 Tahun 2021 Pasal 16.
  2. Meminta Dinas Tenaga Kerja Batam meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan.
  3. Menyoroti dugaan pelanggaran kontrak kerja yang menggunakan bahasa asing tanpa terjemahan resmi, yang dinilai bertentangan dengan UU Nomor 24 Tahun 2009 dan Perpres Nomor 63 Tahun 2019.

“Kontrak kerja dengan bahasa asing adalah bentuk penjajahan gaya baru. Bahasa Indonesia adalah simbol nasionalisme. Jangan biarkan ada penjajahan di negeri kita,” tegas Rizki.

Ia memastikan aksi dilakukan secara damai, namun mengingatkan akan melanjutkan demonstrasi berkelanjutan jika tidak ada langkah nyata dari perusahaan maupun pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Batam menyampaikan apresiasi atas sikap tertib para pengunjuk rasa. Ia menegaskan DPRD akan memanggil pihak terkait untuk duduk bersama mencari solusi.

“Kami berterima kasih atas aksi damai ini. Aspirasi yang disampaikan akan segera kami tindak lanjuti. DPRD akan memfasilitasi penyelesaian agar tercapai keadilan bagi semua pihak,” ujar Kamaluddin.

Dialog tersebut diharapkan menjadi awal penyelesaian atas persoalan ketenagakerjaan yang kini menjadi sorotan publik di Batam.

Redaksi@www.rasio.co//







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini