Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1550

Saksi: Bos Toko Cahaya Bagunan Tipu Kubikasi Material Alfian

0

RASIO.CO, Batam – Saksi meringankan Terdakwa Alfian Dachi bernama Libertus yang merupakan mantan karyawan bagian gudang mengatakan, bahwa berdasarkan catatan material dastun yang diterimanya 517 kubik, bukan 976 kubik seperti yang ditangih toko Cahaya Bagunan. dan diduga melakukan penipuan.

” Berdasarkan catatan saya melalui surat jalan yang dikirim oleh toko material Cahaya Bagunan kelokasi proyek aspal sagulung berupa dastun hanya 517 kubik, sisanya 100 kubik dari toko lainnya,” Kata Saksi Libertus di ruang sidang PN Batam. Senin(16/10/2017).

Lanjur Dia, Dirinya bekerja dengan terdakwa Alfian tahun 2014 sebagai logistik , sekaligus penerima material Bouksit, Dastun, dan Aspal untuk pembagunan jalan di Dapur 12 Batuaji.

Dastun tersebut merupakan bahan berupa kerikil halus bukan pasir dan tidak akan hanyut saat musim hujan karena keras. bahan tersebut mulai di drop kelokasi oleh toko cahaya bagunan pada tanggal 12 september-24 september 2014.

” Awalnya didrop mengunakan truk muatan 3 kubik, namun diatas tanggal 24 mengunakan dumtruk yang muatan tidak jelas, paling banter 5 kubik dan esoknya saya laporkan terhadap terdakwa, bahkan saya sempat dimarahi isinya dum truck tak sesuai,” jelasnya.

Kata Dia, selama saya menerima material dastun tersebut, sering terjadi kekurangan dan pernah saya tanyakan terhadap sopir dum truk soal kubikasi tidak sesuai orderan, namun dijawab sopir tidak tahu karena tugasnya hanya mengantar bahan material.

” intinya sesuai surat jalan, saya hanya terima 517 kubik dan saya sudah laporkan bos Alfian bahwa bukan 976 kubik,” pungkasnya.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum(JPU) Rumondang dalam dakwaanya menyampaikan, Alfian Dachi pada hari Selasa tanggal 11 November 2014 bertempat di Toko material Cahaya Bangunan yang terletak di Ruko Senewangi Blok B No.8-9 Kecamatan Batu Aji – Kota Batam.

Terdakwa Alfian Dachi mengerjakan proyek Dinas Pekerjaan Umum Kota Batam tahun anggaran 2014 untuk peningkatan jalan Bukit Kamboja II Sagulung dengan nilai sebesar Rp.1.214.464.604,62.

Dan proyek pembangunan Pelintas dan Akses Jalan Kaveling Bidadari Kecamatan Sei.Beduk Kota Batam dengan nilai sebesar Rp.1.033.517.928,29 yang dikerjakan terdakwa dengan perusahaan milik terdakwa yaitu PT. Elang Persada dan CV. Sinar Pratama.

Bahwa dalam pengerjaan kedua proyek tersebut terdakwa membeli bahan bangunan dari saksi korban Hendry Ropianto yang membuka usaha Toko bahan bangunan Cahaya Bangunan.

Sejak 13 Juni 2014 sampai dengan tanggal 7 November 2014 seluruh bahan bangunan dalam pembangunan kedua proyek tersebut telah diambil terdakwa dari Toko Bangunan milik saksi korban untuk kedua proyek tersebut dengan nilai sebesar Rp.259.376.000, akan tetapi terdakwa tidak membayar sehingga saksi korban menghentikan pengiriman bahan bangunan pada kedua proyek tersebut.

Karena saksi korban tidak lagi mengirim bahan bangunan untuk kedua proyek tersebut pada hari Selasa tanggal 11 November 2014 terdakwa datang ke Toko bangunan milik saksi korban dan pada saat pertemuan terdakwa meminta agar saksi korban kembali mengirim atau menyuplai bahan bangunan kedua proyek yang belum selesai.

Akan tetapi pada saat itu saksi korban menolak untuk kembali mengirim karena terdakwa bahan bangunan yang belum dibayar sudah banyak. tetapi agar kembali di supley terdakwa memberikan cek Bank Riau Kepri dengan Nomor Cek BRK 227241 atas nama PT. Elang Persada tanggal 31 Desember 2014 yang dutandatangani oleh terdakwa dengan nilai Rp.150.000.000,-.

Bahwa mengetahui nilai cek tersebut masih tidak mencukupi atas seluruh biaya bahan bangunan yang belum dibayar oleh saksi korban mengatakan bahwa uang yang ada dicek tersebut masih kurang sampai kedua proyek tersebut selesai.

Dan oleh terdakwa mengatakan tidak apa cek ini akan cair bulan Desember akhir atau paling lambat tanggal 5 januari 2015 dan berbarengan dengan pencairan cek ini, kekurangan akan saya bayar karena masih ada sisa di PU , kalaupun tidak ada ada sisa di Dinas Pekerjaan Umum akan saya jual mobil Fortuner saya untuk melunasi uang kepada saksi korban .

Bahwa mendengar perkataan terdakwa tersebut mengakibatkan saksi korban tergerak untuk kembali mengirimkan bahan bangunan untuk penyelesaian kedua proyek tersebut pada tanggal 11 November 2014 sampai dengan tanggal 16 Desember 2014 untuk proyek yang dikerjakan CV.Sinar Pratama dengan jumlah biaya material sebesar Rp. 172.073.000,-.

Sedangkan untuk PT. Elang Persada sejak tanggal 2 Desember 2014 sampai dengan tanggal 19 Desember 2014 dengan jumlah biaya material sebesar Rp.67.310.000,-.

Bahwa pada akhir Desember 2014 saksi korban menghubungi terdakwa untuk meminta pembayaran terhadap bahan bangunan yang telah dikirim oleh saksi korban akan tetapi terdakwa belum juga dapat membayar dengan alasan baru membayar hutang kepada orang lain .

Bahwa mengetahui jawaban terdakwa tersebut saksi korban menanyakan perihal mobil Fortuner yang akan dijual terdakwa kepada saksi korban akan tetapi saksi korban mengetahui bahwa mobil tersebut dikreditkan ke Bank.

Sehingga saksi korban kembali meminta terdakwa untuk menyelesaikan biaya material yang diambil oleh terdakwa dan oleh terdakwa mengatakan akan membayar biaya material tersebut apabila mendapat proyek di Tahun 2015.

Bahwa karena terdakwa tidak membayar keseluruhan biaya material saksi korban teringat perihal cek yang diberikan oleh terdakwa kepada saksi korban , kemudian pada hari Kamis tanggal 15 Januari 2015 saksi korban mencairkan cek nomor 227241 Atas Nama PT. Elang Perkasa ke Bank Riau.

Akan tetapi pada saat saksi korban mencairkan cek tersebut pihak Bank menolak pencairan cek tersebut dengan alasan saldo tidak mencukupi dengan mengeluarkan Surat Keterangan Penolakan tanggal 15 Januari 2015 dan dari pihak bank saksi korban mengetahui bahwa pada saat terdakwa mengeluarkan Cek tersebut dengan nominal yang tertera pada cek tersebut dananya kurang.

Akibat perbuatan terdakwa tersebut saksi korban mengalami kerugian sebesar Rp. 239.383.000,- . atas Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHP KUHP.

APRI@www.rasio.co

Isu “Tikus Bandara” Bandara SAMS Balikpapan Terus Waspada

0

RASIO.CO, Jakarta – Kapolsek Kawasan Bandara, AKP Nur Cholis mengungkapkan selama 5 bulan menjabat sebagai pucuk pimpinan hampir tak ada laporan masuk terkait aktivitas ‘tikus bandara’.

Masalah pencurian barang penumpang di bagian bagasi pesawat atau yang sering dikenal tikus bandara, jadi perhatian di seluruh bandara besar di Indonesia.

Tak terkecuali, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMS) Balikpapan.

“Antisipasi kita bekerjasama dengan pihak Avsec dan Angkasa Pura tiap hari kita koordinasi, selama saya di sini belum ada laporan masalah tikus bandara,” terang Nur

Perwira 3 balok di pundak tersebut menambahkan, jika ada penumpang pesawat yang menjadi korban ‘tikus bandara’ dapat segera melaporkan ke pihak kepolisian bandara.

Baik ke Polsek maupun ke Pos Polisi yang berada di dalam bandara.

“Kalau ada korban harapan kita seharusnya laporan ke kita, biasanya penumpang ini komplain ke pihak Avsec, jika anggota kita tahu langsung kita lakukan BAP di Polsek. Kalau memang dari Avsec melanjutkan ke kita tetap kita ambil keterangan,” ungkapnya.

Polisi selalu bertukar informasi yang didapat saat berada di lapangan karena memang masalah tikus bandara menjadi antensi khusus bagi pihak bandara dan kepolisian.

“Kami tetap ada melakukan penyelidikan tapi dengan sistem undercover, karena masalah seperti ini kita harus pakai penyamaran dan penyelidikan tertutup,” bebernya.

Sejauh ini memang belum adanya laporan, namun pihaknya tetap melakukan penelusuran. Bagi petugas bandara yang ketahuan dan terbukti melakukan pencurian barang milik penumpang pesawat langsung dilakukan pemecatan.

Sumber: Airmagz

Aksi Pembakaran Motor, Kapolsek: Murni Inisiatif Pelaku Sendiri

0

RASIO.CO, Batam – Aksi pembakaran motor sendiri oleh Muhammad Ramani didepan Kantor Gojek Batam di Ruko Grand Niaga Mas, Jl. Raja Isa, Belian , Kapolsek Batam Kota Kompol Firdaus mengatakan murni inisaitf pelaku sendiri akibat kesal kembalinya beroperasi Go-jek.

” Yang dibakar motor sendiri dan datang kekantor atas inisatif sendiri, bukan kelompok,” Kata Kompol Firdaus di kantornya. Senin(16/10/2017).

Lanjut Kapolsek, aksi pembakaran motor yang dilakukan oleh pelaku, sifatnya pribadi dan tidak membawa nama kelompoknya atau pangkalan ojek yang ada di Batam.

” Proses hukumnya akan didalami karena pelaku mengakui membakar motor sendiri akibat kesal, namun tidak ada berkoordinasi serta tidak merusak fasilitas lainnya,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, Kepolisian menghimbau terhadap masyrakat peristiwa ini adalah murni inisaitif serta kekesalan pribadi dan diharapkan masyarakat lainnya maupun kumpulan ojek pangkalan tidak terprovokasi.

Dan kami berharap semua masyrakat diwakili saya sampaikan dimedia ini supaya berita ini diluruskan betul-betul supaya tidak membuat suasana kota Batam menjadi tidak kondusif,” pungkasnya.

Dilansir batamnews.co.id, Pelaku pembakaran motor di depan kantor Gojek Batam, Muhammad Ramani, mengaku aksi bakar motor itu adalah aksi spontan. Namun demikian, ia sempat mengajak wartawan sebelum menggelar aksinya.

Ramani mengaku sebagai salah satu Ketua Ojek Pangkalan di Batam. Aksi tersebut terjadi sekitar pukul sekitar pukul 11.00 WIB.

Menurutnya, aksi itu sebagai bentuk protes terhadap Gojek yang kembali beroperasi.

“Ini bentuk aksi spontan, pakai motor sendiri,” kata pria berambut gondrong tersebut.
Ia melakukan itu menurutnya karena pemerintah tidak tahu kalau kantor Gojek sudah pindah.

“Pemerintah tak tau, dia pindah saja tak tau. Dibiarkannya saja kayak gitu, itu tadi pendaftaran Go-car. Taksi pun jalan,” ujarnya.

Ia mengaku melakukan aksinya sendiri, ia sudah memberitahu teman-temannya akan melakukan aksi itu. Tapi ia mengatakan teman-temannya tidak mau ikut.

“Saya tau sendiri, kawan-kawan tak mau ya tak apa apa,” ujarnya. Usai membakar motornya sendiri, Ramani lalu diamankan pihak sekuriti Gojek. Tidak tampak di lokasi anggota polisi saat Ramani beraksi.(red/btn).

 

 

Dua Auditor BPK Hadapi Sidang Dakwaan Suap dan TPPU

0

RASIO.CO, Jakarta – Dua auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Rochmadi Saptogiri dan Ali Sadli menghadapi sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (16/10).

“Agenda di penetapan [pembacaan dakwaan]. Sidang mulai pukul 10.00 WIB,” kata jaksa penuntut KPK, Muhamad Takdir Subhan di CNN Indonesia.

Rochmadi dan Ali merupakan tersangka kasus suap dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Mereka disinyalir menerima uang Rp240 juta dari Inspektur Jendral Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Sugito serta Jarot Budi Prabowo selaku Kabag Tata Usaha dan Keuangan Itjen Kemendes.

Rochmadi dan Ali juga diduga melakukan pencucian uang selama menjadi auditor BPK.

Untuk kasus Rochmadi dan Ali, penyidik KPK telah menyita uang Rp1,65 miliar dan empat unit mobil yakni Honda Odyssey, Honda CRV, dan dua unit Mercedes-Benz.

Rochmadi disangkakan melanggar Pasal 3 dan atau Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang. Sementara itu, Ali disangkakan melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8/2010 tentang TPPU.

Untuk kasus suap terkait pemberian opini wajar tanpa pengecualian Kemendes, mantan Irjen Kemendes Sugito telah dituntut dua tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider enam bulan kurungan. Sementara Jarot dituntut dua tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

Mereka berdua dinilai jaksa penuntut KPK terbukti menyerahkan uang Rp240 juta kepada Rochmadi dan Ali. Uang tersebut merupakan hasil patungan dari sejumlah direktorat yang ada di kementerian, yang kini dipimpin Eko Putro Sandjojo.

Sumber: CNN Indonesia

Trade Expo 2017 Catatkan Transaksi Rp16,86 Triliun

0

RASIO.CO, Jakarta – Kementerian Perdagangan menyatakan penyelenggaraan Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 yang berlangsung pada 11-15 Oktober 2017 mampu mencatatkan transaksi sebesar US$1,268 miliar atau setara Rp16,86 triliun. 

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjelaskan, nilai tersebut melampaui target yang ditetapkan sebesar US$1,10 miliar.

Menurutnya, nilai transaksi ekspor ini juga masih akan terus bertambah seiring dengan terealisasinya kontrak dagang dari beberapa order potensial dari para buyer yang tengah melakukan kunjungan lapangan ke daerah produksi eksportir masing-masing.

“Ajang promosi berskala internasional TEI 2017 berhasil memperoleh transaksi sangat memuaskan yaitu sebesar US$1,268 miliar. Nilai ini naik 24,3 persen dari perolehan tahun 2016 yang sebesar US$1,02 miliar,” jelas Enggar dalam keterangan resmi, Minggu (16/10)di CNN Indonesia.

Menurut Enggar, di lokasi penyelenggaraan yang baru, TEI dapat terlaksana lebih baik dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.

“Penataan tampilan dan layout zonasi produk dibuat lebih baik dan menarik sesuai dengan standar internasional, sehingga kenyamanan dalam bertransaksi dan bernegosiasi bisnis dapat dilakukan,” imbuhnya.

Pada penutupan ini tercatat sebanyak 22.088 pengunjung dari 113 negara. Negara dengan jumlah kunjungan pembeli tertinggi selain dari Indonesia, antara lain berasal dari Jepang, Afganistan, Arab Saudi, India, dan Malaysia.

Banyak pembeli yang datang dari negara nontradisional seperti kawasan Afrika, Eurasia, Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Amerika Selatan. Para eksportir Indonesia juga beragam, mulai dari UKM, perusahaan swasta, BUMN, dan perusahaan yang dikoordinasi pemerintah daerah.

“Inilah fakta yang membuat kami cukup optimistis bahwa diversifikasi terjadi tidak saja dalam hal pasar atau negara asal buyer, tetapi juga dalam hal peserta pameran, yang tentunya dapat memperkuat kapasitas ekspor nasional di masa depan,” lanjut Enggar.

Pencapaian diversifikasi produk terlihat dari produk yang paling diminati selama TEI, yaitu batu bara, kopi, minuman, otomotif dan komponennya, CPO, makanan olahan, produk elektronik dan listrik, produk pertanian, minyak esensial, dan kosmetik.

Sumber:CNN Indonesia

 

Cuci Tangan, Cara Mudah Cegah Diare Pada Anak

0

RASIO.CO, Jakarta – Diperingati setiap 15 Oktober, Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (HCTPS) menjadi momentum yang tepat untuk mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit melalui cuci tangan menggunakan sabun.

Dalam situs resmi Global Handwashing Day peringatan yang dilaksanakan secara menduia setiap tahun tersebut mengusung tema Our Hands, Our Future untuk tahun 2017.

Tema tersebut diharapkan mampu mengingatkan tentang pentingnya mencuci tangan tidak hanya untuk melindungi kesehatan diri, tapi juga memungkinkan masyarakat untuk membangun masa depan bagi diri sendiri, komunitas, dan dunia.

Di Indonesia kampanye pelaksanaan HCTPS mulai dilaksanakan secara rutin sejak 2008 hingga 2015. Namun perayaan besar tidak dilaksanakan dalam memperingati HCTPS pada 2016. Meskipun begitu, konsep untuk rajin mencuci tangan telah disosialisasikan sejak 2002.

“Tahun 2015 dilaksanakan di Senayan bersama 2000 anak sekolah untuk cuci tangan. Pelaksanaan 2016 hanya menempelkan sabun di wadah dengan tulisan besar ‘cuci tangan pakai sabun'” jelas Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan Eni Gustina dalam konferensi pers Global Handwashing Day Hari Cuci Tangan Pakai Sabun yang berlangsung di Gedung Sujudi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jumat (13/10).

Lebih lanjut Eni menjelaskan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan langkah penting untuk mencegah penyakit seperti diare dan radang paru-paru menyerang balita dan anak-anak.

Dalam konferensi pers tersebut juga dijelaskan bahwa terdapat 1,7 juta anak di seluruh dunia yang meninggal akibat diare dan radang paru-paru setiap tahunnya.

Menurut data Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) pada 2015, angka kematian balita di Indonesia mencapai 26 banding 1000. Jumlah balita yang ada di Indonesia mencapai 20 juta dan sekitar 520 ribu balita meninggal dalam setahun.

Eni menyimpulkan kematian akibat diare mencapai 130 ribu balita dan 78 ribu akibat pneumonia.

“Dengan ‘menggaulkan’ diri dengan mencuci tanggan menggunakan sabun dapat menurunkan angka diare dan mencegah tingkat kematian pada anak dan balita. Selain itu meningkatkan kesehatan masyarakat dan kehadiran anak di sekolah juga bagus,” tutur Eni.

Perilaku mencuci tangan menggunakan sabun mulai diterapkan pada anak dari tingkat pendidikan SD,SMP,dan SMA. Dengan mencuci tangan menggunakan sabun 80 persen kuman yang berada dikulit akan mati. Diperbolehkan juga untuk menggunakan hand sanitizer, tapi penggunaan sabun lebih dianjurkan.

“Prinsipnya kuman akan mati jika bertemu zat basah dan menghancurkan kulit kuman. Sabun cair atau batang sebenarnya sama saja, tapi cair lebih terjaga. Untuk sabun batangan harus ada perlakuan khusus jangan sampai terendam,” lanjutnya.

Eni juga melihat sudah terdapat peningkatan dalam kesadaran mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dan bersih. Perilaku cuci tangan yang benar juga mengalami peningkatan dari 23,20 persen pada 2007 menjadi 47 persen pada 2013.

“Sudah banyak peningkatan untuk mencuci tangan pakai sabun, seperti yang ada di Timur Indonesia mereka mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun batangnya diikat agar kering,” tuturnya.

Dengan menanamkan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun setiap sebelum dan sesudah makan, beraktivitas, serta buang air besar maupun kecil diharapkan menjadi kunci untuk menurunkan tingkat kematian akibat diare pada anak.

Sumber:CNN Indonesia

MotoGP Jepang: Zarco Rebut Pole, Rossi Kembali Melempem

0

RASIO.CO, Motegi – Pebalap Yamaha Tech 3, Johann Zarco, membuat kejutan dengan merebut pole position MotoGP Jepang pada sesi kualifikasi di Sirkuit Twin Ring Motegi, Sabtu (13/10/2017).

Dia mengungguli Marc Marquez (Repsol Honda) yang menempati posisi ketiga, sedangkan Valentino Rossi gagal start di posisi 10 terdepan.

Zarco unjuk gigi pada saat sesi kualifikasi hanya tersisa satu menit. Dia mampu mengukir waktu lap tercepat 1 menit 53,469 detik. Catatan waktu tersebut tak dapat dilampaui pebalap lain hingga sesi kualifikasi berakhir.

Posisi start kedua dan ketiga ditempati Danilo Petrucci (+0,318 detik) dan Marquez (+0,434 detik), diikuti Aleix Espargaro dan Jorge Lorenzo pada urutan keempat dan kelima.

Pesaing terberat Marquez dalam perburuan gelar juara dunia, Andrea Dovizioso, tampil kurang bertaji sehingga terpaksa puas start dari posisi ke-9. Namun, dia lebih beruntung daripada duo Yamaha, Rossi dan Maverick Vinales, yang hanya menempati posisi start ke-12 dan 14.

Jalannya Kualifikasi 

Kejutan pada kualifikasi tersaji saat duo pebalap KTM, Pol Espargaro dan Bradley Smith, secara tak terduga mampu melaju ke Q2. Hasil ini disambut gembira oleh kru KTM. Kesialan dialami Vinales yang gagal lolos ke kualifikasi kedua.

Kejutan berikutnya datang dari pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi. The Doctor di luar dugaan memilih ban slick pada kualifikasi kedua (Q2). Pilihan ini jelas berisiko bagi The Doctor. Tapi, sepertinya Rossi tak gentar meskipun belum lama pulih dari cedera patah kaki dan baru saja terjatuh pada sesi latihan bebas keempat.

Namun, strategi Rossi tak membuatnya mudah mencatat waktu lap tercepat. Marc Marquez yang justru mencuri perhatian dengan mengukir waktu tercepat sementara.

Ban slick yang dipilih Rossi benar-benar menyulitkannya pada trek yang masih basah. Buntutnya, Rossi memutuskan kembali masuk ke pits untuk mengganti ban basah. Yang menarik, Marquez justru melakukan yang sebaliknya. Dia justru mengganti ban basah menjadi ban slick!

eputusan Marquez mengganti ban ternyata tak membuat performanya semakin cemerlang. Di luar dugaan, Johann Zarco berhasil menyodok ke posisi teratas. Sementara itu, Marquez terpaksa puas start dari posisi ketiga.

Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang, Sabtu (14/10/2017):

1. Johann Zarco (Yamaha Tech3) 1 menit 53,469 detik

2. Danilo Petrucci (Octo Pramac) +0,318 detik

3. Marc Marquez (Repsol Honda) +0,434 detik

4. Aleix Espargaro (Aprilia) +0,478 detik

5. Jorge Lorenzo (Ducati) +0,766 detik

6. Dani Pedrosa (Repsol Honda) +0,873 detik

7. Bradley Smith (KTM) +1,403 detik

8. Pol Espargaro (KTM) +1,437 detik

9. Andrea Dovizioso (Ducati) +1,595 detik

10. Alex Rins (Suzuki Ecstar) +2,014 detik

11. Andrea Iannone (Suzuki Ecstar) +2,148 detik

12. Valentino Rossi (Movistar Yamaha) +4,317 detik

13. Loris Baz (Avintia) 1 menit 55,862 detik

14. Maverick Viñales (Movistar Yamaha) 1 menit 55,916 detik

15. Cal Crutchlow (LCR Honda) 1 menit 55,952 detik

16. Alvaro Bautista (Aspar) 1 menit 56,692 detik

17. Hector Barbera (Avintia) 1 menit 56,668 detik

18. Sam Lowes (Aprilia Gresini) 1 menit 56,771 detik

19. Tito Rabat (Marc VDS) 1 menit 56,903 detik

20. Karel Abraham (Aspar) 1 menit 57,144 detik

21. Hiroshi Aoyama (Marc VDS) 1 menit 57,157 detik

22. Scott Redding (Octo Pramac)  1 menit 57,787 detik

23. Katsuyuki Nakasuga (Yamaha Factory) 1 menit 57,861 detik

24. Kohta Nozane (Yamaha Tech) 2 menit 1,730 detik

Sumber: bola

Bakti Sosial Relawan Muda di Pemukiman Batam

0

RASIO.CO, Batam – Untuk mencegah penyebaran penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam , Relawan Hasanudin Muda melakukan fogging(pengasapan) sekaligus sosialisasi “Lingkungan Bersih Bebas Nyamuk” yang dilakukan di Perumahan PKJ Bengkong Sadai.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Relawan Muda terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sebelumnya mereka melakukan fogging di Bengkong, Tanjung Riau, Batam Centre, kini beralih ke komplek PKJ Sadai dan akan berlanjut daerah lainnya yang ada di Batam.

Ketua Relawan Hasanudin Muda, Hasanudin mengatakan, fogging yang mereka lakukan bisa memberikan manfaat banyak masyarakat sekitar. Karena tujuan fogging tak lain memberantas penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

” Ini akan terus kita lakukan. Bagi masyarakat yang ingin di tempat tinggalnya dilakukan fogging agar segera berkoordinasi dengan kita,” imbaunya.

Ia menambahkan, foging yang mereka lakukan disambut antusias warga sekitar.

“Alhamdulillah kegiatan tersebut disambut masyarakat Baloi Ditpam dan komplek Rutan dikarenakan sekarang lagi musim demam berdarah. Semoga dengan adanya kegiatan tersebut dapat membantu untuk membasmi penyebaran demam berdarah di komplek tersebut,” katanya.

Dikatakan dia, dengan seringnya dilakukan fogging maka lingkungan yang sehat dapat terwujud.

Salah seorang warga PKJ Bengkong Sadai, Desi mengatakan, sangat menyambut baik kegiatan relawan muda ini, pasalnya dilingkungannya saat ini memang musim nyamuk sehingga dapat berbahaya bagi kesehatan kita.

“Kita berterimakasih pada RHM yang telah memperhatikan kesehatan warga di sini, tentu ini kita harap tidak berhenti hari ini saja, kita berharap dapat terur dilakukan kedepannya agara lingkungan warga menjadi aman dari berbagai penyakit,” harapnya.

APRI@www.rasio.co

Skandal Seks Harvey Weinstein Bikin Bisnis Istrinya Anjlok

0

RASIO.CO, Jakarta – Skandal kecanduan seks Harvey Weinstein yang dihujat banyak orang ternyata juga berimbas pada calon mantan istrinya, Georgina Chapman.

Di awal minggu ini, Chapman menggugat cerai Weinstein.

Gangguan yang muncul pada Chapman mungkin bukan berimbas pada pribadinya, melainkan pada bisnis bajunya dengan merk Marchessa. Chapman sendiri adalah pemimpin di perusahaan fesyen tersebut.

“Seorang teman mengingatkan bahwa cepat atau lambat tak akan ada orang yang memakai Marchessa lagi. Ini adalah sebuah sentimen yang sudah saya dengar beberapa kali beberapa waktu belakangan sejak perilaku seks Harvey Weinstein terkuak,” kata Chapman.

Chapman pun memutuskan untuk berpisah dari Weinsten dan berusaha untuk memulihkan reputasinya. Dia pun mencari tim atau publisis untuk memutihkan namanya dan menghentikan sentimen akan perusahaan fesyennya karena aib Weinsten yang terjadi dalam pernikahannya.

Tak dimungkiri, bukan cuma soal penjualan fesyen Marchessa yang bakal anjlok, tapi ini juga berpengaruh pada jumlah selebriti yang mau memakainya. Kasus Weinstein akan membuat banyak selebriti mungkin berpikir ulang untuk mau memakai baju-baju Marchessa di karpet merah ajang penghargaan dunia.

Mengutip Metro, tak dimungkiri kalau banyak perempuan yang diperlakukan tak adil karena dinilai ikut ‘bertanggung jawab’ atas perbuatan suaminya, bukan karena apa yang dilakukannya.

Sumber:CNN Indonesia

Warga Australia Bawa Narkotika Diamankan Beacukai

0

RASIO.CO, Bali – Seorang pria Australia berusia 32 tahun telah ditahan di Bali setelah diduga memiliki ganja yang dicampur dengan tembakau. Pria ini juga membawa puluhan pil obat penenang di Bandara Ngurah Rai.

Dilansir Airmagz.com, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai, Budi Harjanto, mengatakan, Joshua James Baker dari Mount Isa, Queensland, Australia, ditahan setelah tas plastik itu ditemukan di barang bawaannya.

Budi Harjanto mengatakan, Baker berusaha melewati jalur ‘tanpa deklarasi kepabeanan’, namun petugas menjadi curiga dan memutuskan untuk memeriksa tasnya.

Setelah diperiksa, Budi mengatakan, petugas kemudian menemukan kantong plastik yang berisi 36 gram ganja bercampur tembakau, dan juga 37 Diazepam atau pil penenang yang harus disertai resep dokter.

Ganja adalah narkoba kelas satu di Indonesia dan Diazepam termasuk ilegal kecuali penggunanya memiliki resep dokter. Baker mengatakan kepada petugas bahwa tas itu milik pacar Rusia-nya yang ia temui di Bali.

Media lokal di Bali melaporkan, Baker sempat melarikan diri dari tahanan sebelum ditangkap dan sekarang berada dalam tahanan polisi.

Pria itu terbang dari Bangkok ke Bali dengan maskapai Lion Air.(red/di)

Sumber: Airmagz