Buruh Batam Gelar Aksi, Suarakan 9 Tuntutan Nasional dan Daerah

0
404

RASIO.CO, Batam – Ratusan buruh yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Batam (KRB) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (28/8). Massa mulai berkumpul sejak pagi di kawasan Stadion Temenggung Abdul Jamal sebelum bergerak menuju lokasi aksi sekitar pukul 09.00 WIB.

Dikutip tribunbatam, para buruh kompak membawa atribut serikat pekerja, mulai dari spanduk berisi tuntutan, bendera, seragam Pengurus Unit Kerja (PUK), hingga mobil komando dan pengeras suara.

Selama perjalanan menuju Kantor Wali Kota Batam, arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani sempat padat. Namun, pengaturan lajur dilakukan oleh Satlantas Polresta Barelang dengan mengarahkan dua lajur sebelah kiri untuk massa aksi, sementara lajur lainnya tetap digunakan pengendara umum.

Ketua KRB, Yafet Ramon, menyebutkan pihaknya membawa sembilan tuntutan dalam aksi kali ini, terdiri atas enam isu nasional yang digaungkan serentak di 38 provinsi dan tiga isu lokal yang diangkat khusus di Batam.

Sembilan tuntutan tersebut antara lain: menghapus sistem outsourching dan menolak upah murah, menghentikan pemutusan hubungan kerja (PHK) serta membentuk Satgas PHK, melakukan reformasi pajak perburuhan, serta mendesak pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa omnibuslaw.

Selain itu, buruh juga meminta pemberantasan korupsi dengan mengesahkan RUU Perampasan Aset, revisi RUU Pemilu, manajemen PT Djitoe Mesindo menandatangani dan mendaftarkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB), penghapusan Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) untuk lahan di bawah 200 meter persegi yang dianggap memberatkan masyarakat, serta peningkatan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kota Batam.

***

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini