
RASIO.CO, Lingga – Kelurahan Sungai Lumpur bersama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kabupaten Lingga, gelar Kegiatan pemuktahiran DTKS dan Verifikasi dan Validasi P3KE bagi RT/RW se-Kelurahan Sungai Lumpur, di Kantor Lurah Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Selasa (15/11) siang.
Lurah Sungai Lumpur, Raja Roni Wahyudin mengatakan, kemiskinan ektrem sebagai mana yang telah dilakukan Verifikasi dan juga melihat masyarakat dilapangan, untuk kemiskinan ektrem ini dilihat dari struktur yang ada di masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur belum tergolong ektrem.
Raja Roni menjelaskan, hal ini karena untuk kriteria ektrem itu seperti tidak mendapatkan kebutuhan dasar, misalkan makan dan minum, pendidikan, air bersih dan apa yang dapat di kosumsi masyarakat, namun mereka tidak mendapatkannya.
“Untuk Kelurahan Sungai Lumpur kemiskinan ektrem ini belum masuk kriteria, hanya saja kalau kita melihat dari kondisi wilayah masyarakat, bukan tidak mungkin yang miskin tersebut ada, tapi sampai tidak makan dan anak-anak mereka tidak sekolah itu belum ditemukan, tapi yang kita temukan ada orang tuanya yang mampu namun anak mereka yang tidak mau sekolah dan bukan karena kemiskinan ektrem,” kata Raja Roni ketika wawancarai usai kegiatan di Kantor Lurah Sungai Lumpur.
Ditempat yang sama, Kabid Pemberdayaan Sosial (Dayasos) dan Fakir Miskin, Dinsos-PPPA Lingga, Aswin menyampaikan, untuk memvalidkan data maka dilakukan turun lansung ke kecamatan, kelurahan dan desa untuk merevisi data-data yang ada. makanya data tersebut dikembalikan ke kelurahan dan desa untuk diperbaiki, kalau dilihat data tersebut memang tidak valid untuk itu perlu validasi, agar data tersebut valid sesuai dengan data kelurahan dan desa.
“Karena RT/RW tentu mereka mengetahui kalau warganya masuk atau tidak dalam kemiskinan ektrem, disini kita tidak mencari salah siapa tetapi mencari solusinya dan pencerahan seperti apa bagus kedepannya, kalau memang data ini valid kita menunggu surat untuk memvalidasi kembali kemiskinan ektrem yang sebenarnya,” ungkapnya.
Aswin melanjutkan, ini adalah kumpulan informasi dan data keluarga serta induvidu anggota keluarga hasil pemutahiran basis data keluarga Indonesia, yaitu pendataan keluarga Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) 2021, yang setiap wilayah pemutahirannya di Dusun, RT dan RW.
“Jadi kegiatan di Kelurahan Sungai Lumpur ini, untuk memvalidasi betul apa tidak data ini keberadaannya, maka dari itu data ini dikembalikan ke kelurahan agar dibenarkan supaya datanya tepat sasaran, kalau memang data tersebut tidak benar maka dikurangkan dan kita validkan, sesuai dengan keadaan dan kondisi saat ini,” imbuhnya.
Puspan

