DPP Gempar Demo Kantor BPK FTZ Bintan

0
1018
foto/jhon bintan, kepri

RASIO.CO, Bintan – Puluhan pelajar yang tergabung dalam Gerakan Muda Terpelajar(Gempar) melakukan aksindemo di depan Kantor BPK FTZ Bintan di Batu 16 Jalan Raya Tanjung Uban, Kamis (6/2).

Aksi demo Gemper ini , menuntut Kepala BP Kawasan Bintan, Saleh Umar, segera mundur dari jabatannya, pasalnya DPP Gempar  meminta kejelasan pihak BPK FTZ Bintan atas dasar dugaan mengeluarkan surat izin ekspor PT MIPI yang berlolasi di Galang Batang. Dimana Pemkab Bintan sendiri tidak mengeluarkan izin ekspor.

Menurut Ketua Gempar Jasman, didepan awak media mengungkapkan izin yang hanya dikeluarkan oleh pemkab bintan hanya izin gudang yang lokasinya di batu 23 Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Kami mempertanyakan izin yang dikeluarkan oleh BP Kawasan terkait izin kawasan, apa boleh yang hanya dapat izin gudang lantas dikeluarkan izin lain yang dikeluarkan oleh BP kawasan.

Hulunya ada di BP kawasan, hilirnya ada di beacukai. Kami meminta kepala BP kawasan segera mundur, pihaknya  meminta kajari Bintan segera mengusut kerugian negara.

” kami tanyakan seputar kegiatan PT MIPI, Bp kawasan jawabannya terlalu ngawur dan terlalu lebar, artinya apa yang kita tanyakan tidak sesuai yang di jawab,” ungkap Jasman.

Dia menyebut, salah satu dugaan kelalaian dilakunan BPK FTZ BintanPerdagangan  seperti yang tertuang dalam surat Kementerian  bahwa setiap Pemilik Modal Asing (PMA) hanya memiliki satu angka pengenalan Impor (API).

Namun pada kenyataanya dilapangan bahwa PT MIPI memiliki Dua API.

“Disini sudah jelas bahwa lemahnya pengawasan atau pemantauan BP Kawasan terhadap atas keluarnya izin API yang dimiliki oleh PT MIPI, tampaknya ada pembiaran,” sebut Jasman.

Jhon(cr biro bintan).







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini