Gantangan, Wadah Silahturahmi Para Pecinta Burung

0
3707

RASIO.CO, Batam – Bagi orang yang tidak hobby dengan burung, tentu akan asing mendengan istilah Gantangan, tetapi bagi para Kicau mania, sebutan bagi para penghobi lomba burung berkicau, istilah Gantangan justru sangat lekat.

Karena gantangan ini adalah sebuah tempat yang menjadi ajang perhelatan lomba burung berkicau, dimana di tempat inilah para kicau mania mengadu kicauan burung jagoannya, untuk memenangkan sebuah kontes yang diselenggarakan pihak pengelola gantangan.

Priyo, orang yang cukup berpengalaman di dunia kontes burung berkicau ini menuturkan, Hadiah uang tunai yang diperebutkan dalam sebuah kontes biasanya terhitung lumayan hingga mencapai jutaan rupiah.

Namun ternyata para kicau mania tidak sekedar mengejar hadiah, namun mereka justru lebih mengejar nilai bisnis dari hasil memenangkan sebuah kontes.

Dimana ketika burung jagoannya menang ataupun mendapatkan peringkat dalam sebuah kontes ternyata dapat menaikkan nilai jual burung tersebut yang konon harganya bisa mencapai jutaan rupiah.

Inilah salah satu yang menjadi daya tarik di dunia burung berkicau ini. Hingga tak heran penggemar burung berkicau di kota Batam berkembang cukup pesat, hal itupun terpantau awak rasio.co saat berkesempatan mengunjungi kontes burung berkicau di salah satu gantangan, yakni Gantangan Fenomena yang berlokasi dikawasan Golden Prawn Bengkong yang kebetulan sedang mengadakan kontes burung berkicau, pada Minggu (22/01).

Terpatau di tempat cukup ramai dipadati pengunjung baik para peserta kontes maupun penonton yang turut menyaksikan.

H.Sutardi,SE, selaku pemilik dan pembina Gantangan Fenomena ini menjelaskan tujuan didirikannya gantangan di kawasan ini adalah untuk memberi wadah bagi para penggemar burung berkicau di Kota Batam.

Selain itu, Ia juga ingin memberikan berkontribusi bagi perkembangan wisata di Kota Batam melalui kontes  burung berkicau yang rutin diselenggarakan di Gantangannya ini, Ia berharap bisa menarik wisatawan datang berkunjung.

Sutardi, yang merupakan bacaleg Gerindra DPRD Kota Batam di Pileg 2024 mendatang menambahkan walaupun belum menjadi anggota Dewan dirinya ingin bisa banyak berbuat yang terbaik untuk warga masyarakat.

“Saya ingin mengisi sisa usia saya ini untuk membantu masyarakat, apalagi ketika terpilih menjadi anggota dewan nanti, tentu akan lebih maksimal saya bisa berbuat dan memperjuangkan kepentingan masyarakat”, ujarnya.

Selanjutnya Anggota Pengurus Gantangan Fenomena, Widodo yang juga merangkap Ketua Penjurian Burung ABN Provinsi Kepri, menjelaskan bahwa gantangan Fenomena yang telah didirikan sejak 2016 ini, tidak hanya sebagai tempat kontes burung tetapi juga sebagai wadah silahturahmi bagi para anggota pecinta burung, dimana mereka juga sering mengadakan kegiatan-kegiatan lain diluar konteks hobby.

“Fenomena ini selain sebuah gantangan juga sebuah wadah komunitas para pecinta burung yang selain rutin mengadakan kegiatan Latihan bersama dan Latihan Prestasi setiap minggunya, juga sering mengadakan acara sosial seperti memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu”, ujarnya.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan gantangan di Kota batam ada tersebar di 4 wilayah yang kesemuanya cukup aktif mengadakan kegiatan kontes burung berkicau, dimana ABN selalu diminta menangani penjuriannya.

“ABN ini berkantor pusat di Jakarta dan sudah memiliki beberapa cabang di semua provinsi di Indonesia termasuk di Kepri dan kota Batam ini”, pungkasnya. (rahyudo)







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini