Hadapi Nataru 2025, ASDP Batam Perkuat Armada dan Fasilitas Pelabuhan

0
227
PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam menyiapkan sembilan kapal dan memperbaiki fasilitas pelabuhan guna menghadapi lonjakan penumpang Natal dan Tahun Baru 2025 yang diperkirakan naik 15 persen. (Foto/Gokepri)

RASIO.CO, Batam – Menghadapi potensi lonjakan arus penumpang pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Batam menyatakan kesiapan penuh dengan mengoperasikan sembilan kapal di sejumlah lintasan penyeberangan utama.

General Manager ASDP Batam, Andri Setiawan, menyebutkan bahwa peningkatan jumlah penumpang pada periode Nataru tahun ini diperkirakan mencapai 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk itu, berbagai langkah antisipatif telah disiapkan sejak dini, baik dari sisi armada, infrastruktur, maupun pelayanan.

“Kami telah melakukan berbagai pembenahan agar operasional penyeberangan selama libur Nataru dapat berjalan aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Andri, Rabu (17/12) sore.

Dari sisi armada, ASDP Batam menyiagakan lima kapal pada lintasan Telaga Punggur–Tanjung Uban. Empat kapal dioperasikan setiap hari, sementara satu kapal disiapkan sebagai cadangan. Selain itu, dua kapal disiapkan untuk lintasan Telaga Punggur–Tanjung Buton (Mengkapan) dan dua kapal lainnya melayani rute Telaga Punggur–Kuala Tungkal.

Menurut Andri, seluruh kapal dalam kondisi laik laut dan tidak ada armada yang menjalani docking selama masa posko Nataru. “Total sembilan kapal aktif beroperasi di Pelabuhan Telaga Punggur selama masa Nataru,” katanya.

Selain armada, kesiapan juga difokuskan pada pembenahan infrastruktur pelabuhan. Perbaikan dilakukan di dua pelabuhan utama, yakni Pelabuhan Telaga Punggur dan Pelabuhan Tanjung Uban. Pembenahan meliputi pengaturan ulang alur kendaraan, perbaikan dermaga, serta peningkatan aspek keselamatan penumpang dan kendaraan.

“Perbaikan dilakukan secara menyeluruh, baik untuk kelancaran arus kendaraan maupun kenyamanan penumpang, agar puncak liburan Nataru bisa terlayani dengan baik,” ujar Andri.

Fasilitas penumpang turut menjadi perhatian. Ruang tunggu pelabuhan diperbarui melalui pengecatan ulang, perbaikan ramp, dan penambahan kursi untuk mengantisipasi kepadatan penumpang selama libur panjang.

Untuk mendukung operasional harian, ASDP Batam mengerahkan 63 petugas yang akan bertugas selama masa posko Nataru 2025. Khusus rute Tanjung Buton, dua kapal akan dioperasikan secara bergantian dengan pola keberangkatan menyesuaikan kebutuhan penumpang.

“Setiap hari ada satu kapal berangkat ke Buton, dan keesokan harinya kapal tersebut kembali ke Batam,” jelas Andri.

ASDP Batam memprediksi arus penumpang mulai meningkat pada Kamis, 18 Desember, terutama pada rute Batam–Tanjung Uban. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Natal, yakni 25 Desember, sedangkan arus balik diproyeksikan berlangsung pada 4 Januari 2026.

Sebagai langkah antisipasi kepadatan, ASDP Batam mengimbau masyarakat untuk membeli tiket penyeberangan secara daring melalui situs resmi ASDP. Apabila mengalami kendala, pengguna jasa dapat menghubungi kanal media sosial resmi ASDP melalui Instagram.

“Kami mengimbau penumpang membeli tiket online sesuai data keberangkatan, karena lonjakan tahun ini diperkirakan naik sekitar 15 persen,” pungkas Andri.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini