Jepang Butuh Ribuan Tenaga Kerja dari Indonesia

0
808
Pemerintah Jepang membutuhkan ribuan tenaga kerja asal Indonesia untuk mengisi 14 sektor pekerjaan. (F: net)

RASIO.CO, Jakarta – Negeri Matahari Terbit, Jepang, membutuhkan ribuan tenaga kerja asal Indonesia untuk mengisi berbagai sektor lapangan pekerjaan. Total kuota tenaga kerja yang dibutuhkan Jepang tahun ini sebanyak 345.150 orang.

Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Jepang telah menandatangani kerja sama soal penempatan tenaga kerja berketerampilan spesifi atau Specified Skilled Worker (SSW). Ada 14 sektor yang disiapkan Jepang untuk tenaga kerja asing.

“Kerja sama ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja usia produktif di Jepang. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengisi jabatan-jabatan di sektor formal yang banyak dibutuhkan di Jepang,” kata Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri di kantornya, Jakarta, Selasa (25/06) seperti dikutip dari Detik.com.

Hanif mengatakan, pihaknya diarahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk dapat mengisi 20 persen dari total kebutuhan tenaga kerja khusus di Jepang.

“Berdasarkan arahan Wakil Presiden, Pemerintah Indonesia menargetkan agar tenaga kerja Indonesia dapat memenuhi 20 persen atau sekitar 70 ribu orang dari kuota yang disiapkan Pemerintah Jepang,” katanya.

Dirjen Binapenta dan PKK Kemennaker, Maruli Hassoloan menambahkan, kandidat tenaga kerja berketerampilan spesifik terbagi ke dalam 4 kategori. Pertama, new comer alias calon pekerja dari Indonesia yang sama sekali tidak memiliki pengalaman magang di Jepang.

Kedua, Ex-TIT in Indonesia, calon pekerja Indonesia yang memiliki pengalaman magang atau Technical Intern Trainee (TIT) di Jepang. Ketiga, Ex-TIT di Japan pekerja Indonesia yang sudah memiliki pengalaman magang dan meneruskan pekerjaan di Jepang.

Yang terakhir kategori student, maksudnya calon pekerja Indonesia yang baru saja lulus dari pendidikan formal di Jepang dan berencana melanjutkan bekerja di Jepang.

Maruli mengatakan Kemennaker akan fokus menyalurkan tenaga kerja yang pernah magang ataupun sekolah di Jepang. Tenaga kerja kategori tersebut menurutnya dapat lebih mudah diterima.

“Di Jepang kan masalah besarnya soal bahasa, makanya kita fokus ke yang sekolah dan pernah magang di sana. Jadi mereka bahasa sudah bagus, lalu skillnya ada, ya sudah mereka bisa mudah diterima,” kata Maruli.

“Untuk pendaftarannya pantau saja Disnaker, atau Kemenaker, kami akan update infonya nggak lama lagi,” tambahnya.

Berikut 14 sektor yang disiapkan Pemerintah Jepang untuk tenaga kerja asing:

1. Care worker
2. Building Cleaning Management
3. Machine Parts and Tooling Industries
4. Industrial Machinery
5. Industry Electric
6. Electronics
and Information Industries
7. Construction Industries Shipbuilding and Ship Machinery Industry
8. Automobile repair and maintenance
9. Aviation Industry
10. Accomodation Industry
11. Agriculture
12. Fishery and Aquacultur
13. Manufacture of food and beverages
14. Food service industry.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini