
RASIO.CO, Lingga – Pemerintah Kelurahan Sungai Lumpur, menggelar pelatihan pemasaran digital dan strategi pengembangan produk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar dan mengembangkan usaha. Bertempat diruang Kantor Lurah Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga. Selasa (27/10).
Pelatihan tersebut dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Singkep, Agustiar, yang mewakili Camat Singkep. Kegiatan ini turut dihadiri narasumber dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kabupaten Lingga, Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Sungai Lumpur Teddy Andika, S.IP., Ketua TP-PKK Kelurahan Sungai Lumpur, Bhabinkamtibmas, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat.
Sekcam Singkep, Agustiar menegaskan bahwa pemasaran digital perlu diiringi dengan penerapan sistem pembayaran digital agar proses transaksi usaha semakin mudah dan mampu mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen.
Menurut Agustiar, pemanfaatan platform digital seperti Facebook dan TikTok dapat menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku UMKM. Namun, upaya tersebut perlu didukung metode pembayaran non-tunai, seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), maupun layanan pembayaran digital lainnya.

“Pemasaran melalui digital juga harus dibarengi dengan pembayaran digital, apakah itu melalui QRIS maupun metode pembayaran lainnya,” kata Agustiar dalam sambutannya.
Agustiar berharap materi yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti sebatas pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas usaha masing-masing peserta.
“Dengan demikian, pelatihan tersebut dapat memberikan dampak nyata terhadap pengembangan usaha masyarakat,” ujar Agustiar.
Sementara itu, Plt. Lurah Sungai Lumpur, Teddy Andika, S.IP., menjelaskan bahwa pelatihan pemasaran digital dan strategi pengembangan produk merupakan salah satu dari lima kegiatan yang direncanakan oleh pihak kelurahan.
Teddy menjelaskan, dari lima kegiatan tersebut, dua di antaranya berupa pembangunan fisik yang telah selesai dilaksanakan, yakni pembangunan drainase di RW 006 dan RW 007. Adapun tiga kegiatan lainnya berfokus pada pemberdayaan masyarakat.
“Tiga kegiatan pemberdayaan tersebut meliputi Musyawarah Masyarakat Desa/Kelurahan (MMD/K), pelatihan pemasaran digital dan strategi pengembangan produk bagi pelaku UMKM yang saat ini dilaksanakan, serta satu kegiatan lainnya yang akan menyusul,” ungkap Teddy.
Teddy menyebutkan, kegiatan pelatihan tersebut menggunakan anggaran dana kelurahan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) khusus yang melekat pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kecamatan Singkep.
“Sebanyak 36 pelaku UMKM mengikuti pelatihan ini. Mereka berasal dari beragam sektor usaha, mulai dari kuliner, perabotan, hingga usaha minuman,” papar Teddy.
Teddy mengatakan, kegiatan ini dirancang untuk mendukung pengembangan UMKM sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di Kelurahan Sungai Lumpur dan Kabupaten Lingga secara umum.
Teddy mengungkapkan, pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari aspirasi pelaku UMKM yang mengusulkan adanya kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan usaha. Antusiasme peserta, dalam kegiatan ini menunjukkan adanya kebutuhan terhadap pendampingan dan pembelajaran yang relevan dengan tantangan usaha saat ini.
“Awalnya kegiatan ini dirancang berdasarkan usulan beberapa pelaku UMKM yang menginginkan adanya pelatihan untuk pengembangan usaha,” terang Teddy.
Teddy juga mengingatkan peserta agar memanfaatkan materi yang disampaikan narasumber sebagai bekal untuk memperbaiki strategi pemasaran, mengembangkan produk, dan meningkatkan daya saing usaha.
Teddy berharap hasil pelatihan dapat langsung dipraktikkan setelah kegiatan selesai, bukan sekadar menjadi pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti acara.
“Pesan kami kepada pelaku usaha yang hadir, agar materi yang disampaikan narasumber dapat menjadi acuan dan dipraktikkan setelah pelatihan ini selesai. Jangan hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar diterapkan dalam kegiatan usaha,” tutupnya.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kelurahan Sungai Lumpur berharap pelaku UMKM semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi digital. Namun, keberhasilan program tersebut pada akhirnya akan ditentukan oleh sejauh mana pengetahuan yang diperoleh mampu diterapkan secara konsisten untuk memperluas pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan memperkuat keberlangsungan usaha.
Puspan

