KNPI dan HNSI Serukan Seluruh Pihak Duduk Bersama Cari Solusi

0
427
Yudi Saputra Ketua PKK KNPI Lingga.

RASIO.CO, Lingga – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sangat berdampak dengan terpuruknya perekonomian, di tambah lagi sulitnya lapangan pekerjaan di rasakan masyarakat Kabupaten Lingga, membuat gelisah kalangan organisasi kepemudaan, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

“Kami rasa pemerintah daerah Kabupaten Lingga dan stakeholder, perlu untuk duduk bersama dalam mengatasi persoalan ini segera, terkait melemahnya ekonomi dan susahnya lapangan pekerjaan,” kata Yudi Saputra, Ketua OKK KNPI Lingga. Rabu (20/9).

Sebelum kenaikan harga BBM, jelas Yudi, ada trand positif peningkatan perekonomian di Lingga, terutama di Pulau Singkep dengan aktifnya pekerja timah yang tergabung dalam koperasi. Hal ini mampu secara perlahan meningkatkan ekonomi masyarakat.

“Namun semenjak kenaikan harga BBM, lapangan pekerjaan menjadi tutup, tentunya hal ini sangat memperihatinkan bagi kita semua,” terangnya.

Yudi melanjutkan, dengan tutupnya lapangan pekerjaan yang menjadi andalan mereka, berapa banyak keluarga yang kehilangan mata pencaharian.

“Kasihan mereka nganggur, dengan naiknya minyak harga barang kebutuhan lainnya juga ikut naik. kalau kondisi ini di biarkan terus menerus, bisa menciptakan pengangguran baru nantinya,” ungkapnya.

KNPI Lingga juga menyerukan dan berharap, pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lingga, beserta jajaran pemangku kebijakan yang ada di Bunda Tanah Melayu ini, untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

“Mencari solusi terbaik, karena ini berbicara masalah periuk nasi orang banyak, merupakan masyarakat kita juga,” harapnya.

Hal senada juga di sampaikan, Ruslan Ketua HNSI Kabupaten Lingga, yang meminta kepada Pemkab Lingga bisa hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Hari ini secara nasional perekonomian memang lagi tidak stabil, pengusaha sudah cukup baik dari tahun-ketahuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarkat.

“Mudah-mudahan jika ada solusi dari semua pihak, persolan lapangan pekerjaan di Dabo, khususnya pulau Singkep ini di selesaikan. dan mereka bisa beraktifitas kembali memulihkan perekonomian masyarakat Kabupaten Lingga secara menyeluruh,” tutup pria yang akrab dengan sapaan Jagat ini.

Puspan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini