RSBP Batam Gelar Edukasi Penyakit Jantung Bawaan, Dorong Deteksi Dini

0
297
Foto/RSBP Batam menggelar edukasi terbuka tentang Penyakit Jantung Bawaan (PJB) pada 12 Februari 2026 untuk meningkatkan literasi, deteksi dini, dan peran keluarga dalam penanganan pasien.

RASIO.CO, Batam – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) menggelar edukasi terbuka mengenai Penyakit Jantung Bawaan (PJB) guna meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, Kamis (12/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang tunggu Poliklinik Jantung RSBP Batam dan diikuti oleh pasien serta keluarga pasien.

Edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait deteksi dini, metode pengobatan, hingga peran keluarga dalam proses penanganan penyakit jantung bawaan. Selain aspek kuratif, kegiatan ini juga menekankan pentingnya pendekatan preventif dan edukatif dalam layanan kesehatan jantung.

Ketua Tim Proctorship PJB RSBP Batam, dr. Priyandini Wulandari, Sp.JP(K), FIHA, FASCC, menjelaskan bahwa edukasi publik menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam.

“Selain itu, edukasi ini merupakan bagian penting dari keberhasilan pelayanan PJB di RSBP Batam, sekaligus membangun kewaspadaan serta kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi, khususnya saat sesi diskusi mengenai prosedur tindakan medis dan pola hidup yang perlu dijalani pasien pascapenanganan PJB.

Pada kesempatan terpisah, Ketua FErKI Batam, dr. Fandi Ahmad, menyampaikan bahwa edukasi publik merupakan pelengkap penting dari upaya deteksi dini dan pelayanan medis. Menurutnya, pemahaman yang baik di tingkat keluarga akan mempercepat proses penanganan sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien.

Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto, SpJP, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian layanan jantung RSBP Batam pada awal tahun 2026.

“Sesuai arahan pimpinan BP Batam, kami berkomitmen agar RSBP Batam tidak hanya fokus pada layanan kuratif, tetapi juga edukatif dan preventif,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Inovatif, Mahir, dan Akurat) yang diusung RSBP Batam dalam menghadirkan pelayanan kesehatan berorientasi pada keselamatan pasien serta kebermanfaatan sosial bagi masyarakat.

YD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini