
RASIO.CO, Lingga – Kepala Disdikpora, Armia M.IP, secara resmi membuka Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) dalam rangka Peringatan Maulid Nabi 1444 H, yang diselenggarakan di SD Negeri 006 Lingga, Desa Merawang, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Kepri. Rabu (4/10).
Kegiatan Pentas PAI tersebut, diikuti lebih kurang 19 sekolah di Kecamatan Lingga, dengan 5 cabang perlombaan, yakni, Lomba Pidato putra-putri, Hifzil Surah Pendek putra-putri, Shalawat, Adzan dan Busana Muslim serta lomba praktek sholat fardhu.
Kepala Disdikpora Lingga, Armia mengatakan, adapun tema yang diusung “Melalui Kegiatan Pentas PAI Diharapkan Mampu Menumbuhkan Kembangkan Bakat dan Minat Peserta Didik, Membangun Kreativitas, Sportifitas dan Inovasi Dalam Rangka Memperingati Generasi yang Unggul, Mandiri, Berdaya Saing, serta Berakhlakul Karimah”.
“Adapun kegiatan ini dibuat, karena memang anak-anak untuk meningkatkan bakat dan minat, memotivasi anak yang suka hal-hal keagamaan. Kalau yang suka olahraga, kita adakan kompetisi olahraga,” Armia kepada media.
Armia menjelaskan, kegiatan keagamaan yang digelar oleh SDN 006 Lingga tersebut, merupakan yang pertama, dengan pendanaan secara swadaya. bahwasanya lomba seni keagamaan ini sangat positif, sebab akan mengasah potensi dan bakat peserta, khususnya para anak-anak. mewakili pemerintah daerah, mengapresiasi atas penyelenggaraan lomba yang dirangkaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Jadi anak-anak kita paham rekam jejak Rasulullah. terimakasih kepada sekolah penyelenggara dan yang sudah berpartisipasi, karena kegiatan ini tidak dianggarkan oleh dinas apalagi sekolah,” terangnya.
Cabang yang diperlombakan, lanjut Armia, juga berbeda dengan perlombaan STQ maupun MTQ, Kedepannya kegiatan serupa akan diagendakan menjadi kegiatan tahunan yang dilakukan secara bergiliran dari sekolah ke sekolah di setiap kecamatan. pelaksanaannya juga lebih meneladani lagi kebiasaan maupun tindakan dari Nabi Muhammad SAW, yang merupakan revolusioner sejati dalam sejarah peradaban umat manusia.
Armia menekankan agar sekolah mampu memotivasi minat dan bakat anak didik, misalnya keagamaan maupun olahraga. Pemerintah daerah juga merencanakan perlombaan-perlombaan sebagai media anak berpartisipasi.
“Pesertanya juga harus anak-anak didik sekolah terkait. Jadi tidak diharuskan memakai peserta dari lain sekolah. Ada atau tidak, memang kita fokuskan itu,” ungkapnya.
Hal yang sama disampaikan Kepala Sekolah SDN 016 Lingga, Saita, tujuan dari kegiatan ini adalah upaya meningkatkan gerasi yang unggul, mandiri, berdaya saing, serta berakhlakul karimah, terutama pada bidang keagamaan.
Terkait pendanaan kegiatan, Saita mengaku dilakukan secara swadaya. dengan rasa kekeluargaan bersama, tercetus kegiatan yang melibatkan partisipasi banyak sekolah.
“Alhamdulillah, terima kasih semangat rekan majelis guru untuk melaksanakan, dan banyak bantuan dari guru yang pernah mengajar di sini. juga dari rekan guru yang sudah definitif pegawai kantor. dari kepala dinas dan lainnya yang tak dapat disebutkan satu persatu,” tutupnya.
***

