Aunur Rafiq Tinjau Ketersedian Oksigen

0
537
foto/Bupati Karimun tinjau stok oksigen ke PT Central Jaya, Kamis (22/7) kemarin.

RASIO.CO , Karimun – Bupati Karimun tinjau stok oksigen ke PT Central Jaya, Kamis (22/7) kemarin.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun kembali mengalami kenaikan yang tinggi, sehingga terjadi penambahan tingkat ketersediaan tempat tidur atau Bed Occupancy Rate Rumah Sakit Penanganan Covid-19.

“Setelah kita tinjau langsung, Alhamdulillah ketersediannya Oksigen cukup banyak untuk meleyani pasien di Rumah sakit khusunya pasien Covid dan juga penyakit lainnya” ujar Bupati Karimun.

Ia mengatakan cukup banyaknya ketersediaan tabung oksigen itu dikarenakan PT Central Gas mampu memproduksi sebanyak 300 tabung setara dengan 7.5 ton gas oksigen dalam sehari.

“Sehingga, ketersediaan tabung oksigen di Karimun tergolong sangat aman,” katanya.

Selain ketersediaan tabung oksigen yang menjadi perhatian di Kabupaten Karimun saat ini adalah tingkat keterisian tempat tidur atau BOR Rumah Sakit penanganan Covid-19. Menanggapi hal itu, Bupati menjelaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan menambah BOR tersebut.

“BOR Rumah Sakit di Karimun terus kita tambah, dari 107 yang kita punya saat ini akan kita tingkatkan menjadi 140 karena ruang serbaguna RSUD Muhammad Sani Karimun juga akan kita siapkan menjadi tempat penangan Covid-19, Kemudian di hotel gembira bagian dari RSUD Kundur juga akan kita jadikan ruang untuk rawat kasus sedang dan ringan, sedangkan kasus berat tetap berada di RSUD M. Sani,” sambungnya.

Usai meninjau Ketersediaan Oksigen di PT. Central Jaya, Bupati Karimun beserta Rombongan melakukan peninjauan di MAN Karimun dan SMK Negeri 1 Karimun.  Dari hasil peninjauan itu, menurut Bupati Karimun SMK Negeri 1 Karimun tergolong layak untuk menjadi lokasi isolasi terpusat bagi pasien terkonfirmasi Covid 19.

Terakhir, Ia mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam pengendalian kasus Covid-19 dengan terus mematuhi protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi massal.

Pemkab karimun.







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini