
RASIO.CO, Lingga – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak di Kabupaten Lingga dan sejumlah daerah di Kepulauan Riau, Wakil Bupati Lingga didampingi Kepala Bagian Perekonomian Lingga – Sumber Daya Alam dan Ketua Hiswana Kepri sambangi BPH Migas di Jakarta. Selasa (9/8).
“Kunjungan kita ke BPH Migas sebagai tindak lanjut dari kelangkaan BBM yang terjadi di beberapa wilayah di Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Lingga, yang dampaknya sangat besar bagi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Lingga,” kata Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy melalui rilis yang diterima media. Rabu (10/8).
Neko mengaku, setelah mendapat informasi soal kelangkaan BBM di beberapa wilayah di Kepri, dirinya sempat memanggil beberapa pihak-pihak terkait untuk mengetahui berbagai persoalan yang terjadi dan penyebab kelangkaan BBM yang terjadi di Kepulauan Riau dan Kabupaten Lingga khususnya.
Untuk itu, lanjut Neko, dirinya berharap agar BPH Migas dapat memberikan tambahan kuota kepada Kabupaten Lingga dan Kepulauan Riau pada umumnya, sehingga kebutuhan BBM bersubsidi di masyarakat dapat segera terpenuhi.
“Dari hasil yang kami dapatkan ada beberapa persoalan yang kita hadapi tentang kelangkaan BBM ini, salah satunya adanya peningkatan konsumsi masyarakat terhadap BBM, seiring mulai tingginya mobilitas masyarakat pasca pandemi COVID-19, baik itu di sektor UMKM maupun transportasi darat dan laut,” terangnya.
Menanggapi hal itu, Direktur Bahan Bakar Minyak, Patuan Alfon mengatakan, bahwa saat ini pihaknya sedang berupaya melakukan berbagai hal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan BBM Bersubsidi baik itu Pertalite maupun solar, BPH Migas berharap agar pemerintah daerah dapat berperan aktif dalam pengawasan pendistribusian BBM bersubsidi di daerah.
“Peningkatan pengawasan ini tentunya sangat membantu dalam menjaga kecukupan kebutuhan kuota yang sudah diberikan, apalagi kedepan pemerintah akan melakukan pembatasan pembelian bbm di SPBU maupun SPBB penyalur,” tutupnya.
Adapu bentuk pembatasan itu nantinya akan dibagi berdasarkan kriteria besar-kecil kendaraan, baik itu kendaraan umum, kendaraan pribadi, maupun kendaraan dinas, termasuk juga juga alat transportasi laut.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kabag Perekonomian-SDA Kabupaten Linga Yulius, SKM. Subbag SDA dan Ketua Hiswana Migas Kepri dan Staf Direktur Bidang BBM BPH Migas Ketut.
*

