
RASIO.CO, Aceh Utara — Bea Cukai Lhokseumawe menyalurkan bantuan kemanusiaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Aneuk Nanggroe kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pada Minggu (7/12).
Bantuan tersebut berupa beras, air mineral, mie instan, pampers, ikan dalam kemasan, minyak goreng, biskuit, lampu darurat, telur, serta pembalut wanita.
Penyaluran dilakukan ke sejumlah gampong dan dusun yang mengalami dampak banjir cukup parah. Di antaranya Gampong Langkahan, Gampong Rumoh Rayeuk, Gampong Tanjung Dalam Selatan, Dusun Tanjung Selamat, Dusun Bukit Sentang, Dusun Tanjung Balai, Gampong Meunasah Blang, Dusun Makmur, Gampong Alue Krak Kaye, Gampong Tanjung Jawa, Gampong Padang Meriah, Gampong Matang Tengoh Selatan, Gampong Leubuk Mane 270, serta Dusun Simpang.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan dalam kondisi medan yang cukup berat. Banyak titik lokasi sulit diakses akibat kerusakan jalan dan tingginya genangan banjir. Meski demikian, tim Bea Cukai Lhokseumawe tetap berupaya memastikan seluruh bantuan tersalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan.
“Meski akses menuju beberapa lokasi cukup menantang, kami berkomitmen untuk hadir dan menyalurkan bantuan secara langsung. Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah,” ujar Vicky.
Warga setempat menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut, terutama keberadaan lampu darurat yang sangat membantu aktivitas mereka di malam hari. “Lampu emergency dari Bea Cukai ini sangat bermanfaat. Selama banjir listrik padam dan kami hidup dalam gelap. Alhamdulillah, lampu ini bisa menerangi rumah kami,” ungkap salah satu warga Langkahan.
Vicky berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berupaya memulihkan kondisi pascabanjir dan membantu mereka kembali bangkit.
YD


