Minggu, November 8, 2026
No menu items!
Beranda blog Halaman 1554

Timnas Pelajar U-16 Raih Juara Malaysia – Borneo Cup

0

RASIO.CO, Kinabalu – Tim Pelajar U-16 Indonesia meraih target juara Malaysia-Borneo Cup setelah menekuk DPM Sport School 1-0 pada final yang berlangsung di Stadion Likas, Sabtu (7/10/2017).

Bagi skuat Maman Suryaman, sukses di final ini melengkapi empat kemenangan sebelumnya di penyisihan grup dan semifinal. “Saya memberi apresiasi kepada para pemain yang mampu keluar dari tekanan tuan rumah,” ujar Maman usai pertandingan.

Gol tunggal kemenangan tim pelajar Indonesia dicetak striker asal Dilkat Persib, Ilham Mahfudzillah dimenit ke-10. Selain meraih trofi juara, gelandang serang tim pelajar Indonesia Alif Jaelani jadi top skorer turnamen dengan lima gol.

Manajer tim pelajar Indonesia, Fary D. Francis mengaku salut dengan kerjasama dan kekompakan yang diperlihatkan para pemain selama turnamen. “Sukses ini membuktikan bahwa para pemain usia muda kita memang punya kualitas yang dibanggakan,” kata Fary usai penyerahan trofi.

Fary menambahkan, sukses ini juga tidak lepas dari dukungan penuh Menpora Imam Nahrawi yang terus memantau perkembangan tim selama turnamen.

“Saya berterima kasih kepada Menpora yang telah menunjuk saya sebagai manajer. Saya berharap prestasi ini dikuti oleh tim usia muda Indonesia lainnya,” papar Fary.

Kebanggaan serupa juga ditunjukkan Ahmad Latando Paturusi, bek tengah yang selalu jadi starter pada lima partai yang dilakoni timnya.

“Ini adalah prestasi pertama saya di level internasional. Saya berharap bisa kembali memperkuat Indonesia pada turnamen selanjutnya,” kata Latando yang juga tercatat sebagai pemain SSB Bank Sulselbar ini.

 Sumber:bola

Sebuah Keniscayaan Itu Bernama Teknologi

0

RASIO.CO, Batam – Kemajuan teknologi di sebuah kota metropolis tak bisa dipungkiri lagi. Hal itu adalah sebuah keniscayaan. Dengan teknologi, masyarakat diberi pilihan. Kota yang modern harus memiliki visi bagaimana inovasi harus dijalankan.

Masyarakat secara alamiah memilih yang lebih kompetitif, nyaman, dan mudah diakses, termasuk di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Meski demikian tak dapat dipungkiri, teknologi ternyata menimbulkan masalah sosial yang baru. Terutama bagi pelaku usaha lainnya yang tidak siap dengan visi tersebut.

Di sinilah visi kota berperan. Memberikan solusi. Baik bagi semua. Adil. Demi menjaga konsep sebuah kota.

Permasalah tersebut tidak saja terjadi di Batam. Ini juga pernah terjadi di London, Inggris. Saya melihat sendiri bagaimana Wali Kota London memberikan solusi terkait hal tersebut.

Dia kemudian hadir di tengah-tengah belasan ribu buruh transportasi yang komplain dengan dampak yang ditimbulkan perkembangan teknologi, terutama kehadiran aplikasi transportasi.

Mereka terancam dan mengekspresikan protes itu dengan mogok dan demo. Semua aktivitas transportasi lumpuh. Tentu saja Wali Kota London tak bisa menampik, kemajuan teknologi adalah sebuah keniscayaan.

Sementara tidak bisa juga serta merta mematikan transportasi konvensional kendati sudah terbilang modern.

Lantas apa yang dilakukannya?

Tentu saja ia mengkaji lebih paripurna bagaimana agar buruh tersebut tetap memiliki kesejahteraan, namun dengan tidak mematikan atau membunuh teknologi yang menjadi visi Smart City-nya London.

Bagaimana tidak. Di London warga meskipun transportasi seperti kereta api sekalipun sangat modern. Terintegrasi ke semua wilayah. Ternyata itu saja tidaklah cukup.

Calon penumpang terpaksa harus ke stasiun. Menghabiskan waktu dan kurang efektif.
Kehadiran transportasi online ternyata menjadi sebuah solusi. Mereka tak perlu capai-capai ke stasiun dan harus mencari tempat parkir. Lebih kompetitif secara harga dan efisien waktu.

Pemerintah tentu saja punya otoritas agar visi kota tetap berjalan dengan cara membantu dan mendorong pelaku usaha konvensional untuk mengimpelementasikan sesuai dengan visi kota.

Di Indonesia, Blue Bird membaca permasalah itu. Begitu gempuran transportasi online berbasis aplikasi, Blue Bird cepat berbenah. Dengan hadirnya online dia menyesuaikan. Menjadi lebih kompetitif. Bergabung dengan aplikasi yang sudah ada.

Tentulah, permasalah kemajuan teknologi di seluruh negara itu sama. Tapi pemimpin harus menjaga visi yang maju kedepan.

Selain itu, pemerintah juga bertanggungjawab memberikan pemahaman dan mengkoordinasikan semua kebijakan visi kota dengan semua pihak, termasuk kepada pelaku usaha konvensional.

Artinya, permasalah ini harus sudah dimengerti semua stakeholder demi mendukung implementasi visi Smart City Batam.

Tentu saja sebuah kota yang memiliki fasilitas nyaman, murah, gampang diakses, terintegrasi, dalam sejumlah bidang. Ketika sebuah kota sudah memiliki izin yang baik, tentu saja pemerintah bertanggungjawab menjaganya. Tidak menyalahkan masyarakat yang ingin maju dan memberikan pelayanan terbaik.***

Ditulis Oleh : Yudi Kurnain Ketua Komisi II DPRD Batam

Basaria: Ditemukan Mata Uang Asing dalam OTT Ketua PT Sulawesi Utara

0

RASIO.CO, Jakarta – Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyatakan sejumlah uang asing ditemukan dalam OTT yang diduga melibatkan Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara dan DPR.

Basaria juga mengkonfirmasi OTT dilakukan lembaga anti-korupsi itu menjelang Sabtu dini hari di Jakarta. Dia menuturkan ada penegak hukum dan politikus yang diamankan dalam operasi tersebut.

“Sejumlah mata uang asing juga diamankan sebagai barang bukti di lokasi,” kata Basaria dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (7/10).

Walaupun demikian, dia menuturkan, pihaknya belum bisa menginformasikan lebih lanjut mengenai hal tersebut. Sesuai dengan KUHAP, KPK akan menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut maksima 1 x 24 jam kemudian.

Tim Satgas KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Sabtu (7/10). Ada beberapa orang yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

Kali ini, Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap seorang hakim, yakni Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara dan anggota DPR.(red/di)

Sumber:CNN Indonesia

KPK Tangkap Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara

0

RASIO.CO, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melalukan operasi tangkap tangan (OTT), Sabtu (7/10). Ada beberapa orang yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

Dilansir CNN Indonesia, Kali ini, Tim Satgas KPK dikabarkan menangkap seorang hakim, yakni Ketua Pengadilan Tinggi Sulawesi Utara dan anggota DPR.

“(Yang ditangkap) Ketua PT Sulut dan Anggota DPR,” kata sumber CNNIndonesia.com di KPK.

Dari informasi yang dihimpun, ada lima orang yang diciduk, termasuk hakim dan anggota DPR, sejak semalam. Mereka pun sudah menjalani pemeriksaan awal.

Belum diketahui pasti OTT tersebut terkait kasus apa dan berapa jumlah uang yang diamankan bersama Ketua PT Sulut dan anggota dewan itu.

Belum ada informasi resmi dari KPK. Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan belum merespons pesan singkat yang dikirim CNNIndonesia.com.

Sumber: CNN Indonesia

Internet Perkecil Kesenjangan Ekonomi

0

RASIO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menuturkan bahwa kehadiran internet bisa memeratakan ekonomi di masyarakat. Ia lantas mencontohkan bagaimana internet bisa melahirkan idola-idola baru lewat video, misalnya.

Profesi semacam ini memang menjadi fenomena yang sedang tumbuh di tanah air, hingga lahir istilah vlogger atau Youtuber yang terkenal dan menghasilkan penghasilan dari konten yang mereka buat.

Dengan cara ini, Sri Mulyani berharap ekonomi yang tumbuh bisa lebih inklusif. Sehingga, tak ada lagi anggapan bahwa pertumbuhan ekonomi itu elitis, alias hanya bisa dinikmati segelintir golongan saja.

“Dengan inklusi ekonomi, pertumbuhan tidak hanya dinikmati sekelompok kecil. (Tapi), jadi tempat bagi seluruh rakyat, sehingga aktivitas ekonomi bisa dipakai banyak orang agar tidak elitis,” tuturnya di atas panggung IdeaFest 2017 di Jakarta, Kamis (6/10).

Sebelumnya, BPS mengumumkan rasio gini Indonesia adalah 0,4 persen. Angka 1 menunjukkan ketimpangan pendapatan sempurna dan angka 0 untuk pemerataan sempurna. Dengan angka ini, ketimpangan di Indonesia disebutkan BPS ada di level menengah.

Inklusi ekonomi ini menjadi penting, karena menurutnya kesenjangan ekonomi yang tinggi malah akan menjadi ancaman bagi kestabilan dan keberlangsungan ekonomi itu sendiri.

Dukungan infrastruktur dan pendidikan

Untuk meningkatkan pemerataan ekonomi ini, Sri Mulyani yang pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia menyebutkan kalau pemerintah memberikan dukungannya lewat pembangunan infrastruktur.

“Kreativitas semacam itu bisa dikonsumsi masyarakat karena ada konektivitas. Maka pemerintah mau bangun infrastruktur. Sehingga ide bisa terhubung dengan yang mengkonsumsinya.”

Selain itu, pemerintah juga berusaha meningkatkan jumlah orang yang bisa menghasilkan ide.

“Yang menghasilkan ide harus didorong agar semakin banyak. Pemerintah bilang pendidikan penting agar masyarakat jad inovatif. Maka anggaran pendidikan dibesarkan.”

Selain pendidikan, hal lain yang menurutnya tak kalah penting untuk tumbuhnya ide kreatif adalah 3C, confidence (kepercayaan diri), creativity (kreativitas), connectedness (konektivitas).

Agar ketiganya tumbuh, maka ia menilai adalah tugas pemerintah menciptakan situasi yang aman dan adil agar masyarakat morasa bebas, aman, dan percata diri untuk menghasilkan karya terbaik.

Sumber:CNN Indonesia

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Jantung Berhenti?

0

RASIO.CO, Jakarta – Sebuah film bertajuk Flatliners diluncurkan pada akhir September lalu di Amerika Serikat. Film ini berkisah tentang 5 mahasiswa kedokteran yang memutuskan menghentikan jantung mereka untuk mengetahui kehidupan setelah kematian. Mereka mendapati bahwa, bermain-main dengan kematian besar sekali konsekuensinya.

Tapi dari sudut pandang ilmu pengetahuan, apa sih yang terjadi pada tubuh dan otak ketika jantung kita berhenti? Benarkah kita langsung sadar dan berada di dunia yang lain?

Kondisi jantung berhenti terjadi saat kita mengalami kondisi bernama gagal jantung. Ini berbeda dengan serangan jantung lho ya. Dalam kondisi gagal jantung, sinyal listrik yang mendorong pemompaan jantung terganggu. Jantung berhenti berdetak dan kematian pun datang.

“Secara teknis, kamu disebut mati pada saat jantungmu berhenti berdetak,” tutur Dr. Sam Parnia dari Sekolah Kedokteran Langone di NYU, di New York City, seperti dilansir Live Science.

Saat itu, darah tak lagi bersirkulasi ke otak, dan fungsi otak pun terhenti hampir seketika. Semua refleks batang otak hilang.

Cerebral cortex di otak, yakni bagian otak untuk berpikir, melambat, dan diam. Di monitor, tak terdeteksi lagi gelombang otak, dalam 2-20 detik. Ini melahirkan reaksi berantai yaitu matinya sel-sel otak, yang terjadinya bisa berjam-jam setelah jantung berhenti.

Kalau kamu melakukan tindakan cardiopulmonary resuscitation (CPR), itu akan mengirimkan darah ke otak, sebanyak 15 persen dari yang dibutuhkan. Tapi cukup untuk memperlambat lagi proses kematian sel otak, meski tak cukup untuk membuat otak segera berfungsi lagi atau mencegah kerusakan yang lebih besar lagi.

Kembali ke pertanyaan semula, apakah kita sadar setelah kematian? Untuk mencari tahu hal ini, Sam Parnia dan koleganya sedang melakukan penelitian terhadap banyak orang yang mengalami gagal jantung di Amerika Serikat dan Eropa.

Mereka juga memantau aktivitas otak saat terjadinya periode gagal jantung, kematian, dan kemudian bangkit lagi. Untuk mengetahui seberapa banyak oksigen yang mencapai otak, kapan cortex kembali online, dan bagaimana pengalaman itu terkait dengan aktivitas otak sendiri.

Kita tunggu saja hasilnya ya

Sumber:CNN Indonesia

Geliat Industri Penerbangan Asia Tenggara Tunjukkan Trend Positif

0

RASIO.CO, Jakarta – Asia Tenggara diperkirakan akan membeli 10% jet baru di dunia selama dua dekade ke depan, pada saat bandar udara regional sudah tekuk di bawah tekanan volume penerbangan.

Dilansir airmagz.com, Pabrik pesawat terbang AS Boeing memperkirakan tujuh pasar terbesar – Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina, Brunei dan Vietnam, semua anggota kelompok regional Asosiasi Asean (ASEAN) – akan membutuhkan 4.210 pesawat terbang, dari total permintaan global. dari 41.030, selama periode tersebut.

Boeing memproyeksikan pertumbuhan penumpang dan kargo sebesar 6,2% per tahun pada saat itu, tercepat di wilayah manapun. Pada 2016, perusahaan meramalkan permintaan 3.750 pesawat dengan biaya US $ 550 miliar. Sekitar 75% jet untuk ekspansi maskapai regional dan sisanya untuk penggantian.

Permintaan bisa lebih tinggi lagi, karena konsorsium Airbus Eropa mengharapkan pertumbuhan penumpang tahunan 7% di Asia Tenggara selama 20 tahun ke depan. Ini, bagaimanapun, belum merilis rincian pesanan pesawat yang diproyeksikan.

Operator penerbangan berbiaya rendah Lion Air memiliki buku pesanan terbesar untuk lebih dari 400 pesawat terbelah antara Boeing dan Airbus. Saat ini merupakan pembeli pesawat terbesar di seluruh dunia. Pesaing BUMN Garuda Indonesia memiliki 90 jet.

Di Malaysia, maskapai penerbangan hemat AirAsia memiliki sekitar 300 pesawat baru di jalur pipa dan Malaysian Airlines hampir 60, dengan 41 pesawat yang terakhir digolongkan sebagai pesanan perusahaan.

Sebuah nota kesepahaman ditandatangani dengan Boeing pada awal September, secara diplomatis bertepatan dengan kunjungan perdana menteri Malaysia Najib Razak dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih, untuk pesawat berkapasitas 16 pesawat terbaru.

Maskapai penerbangan Vietnam VietJet memiliki lebih dari 200 pesawat terbang secara berurutan, meskipun ada beberapa laporan yang beberapa dapat dijadwal ulang. Perusahaan penerbangan negara bagian yang bersaing dengan Vietnam Airlines menunggu delapan pesawat baru, dan 11 lainnya sudah mengirimkannya, dan anak perusahaannya Jetstar Pasifik, yang dimiliki 30% oleh Qantas, memiliki 10 pesawat secara berurutan.

Thai Airways akan menerima pengiriman hampir 30 pesawat pengganti dalam lima tahun ke depan sebagai bagian dari program modernisasi armada. Singapore Airlines mengumumkan pada bulan Februari bahwa pihaknya akan membeli 39 pesawat Boeing untuk memenuhi pertumbuhan di masa depan dan mengganti jet tua.

Perintah Malaysia, Thailand dan Vietnam diyakini sebagian gerakan politik, yang ditujukan untuk meratakan ketegangan atas surplus perdagangan masing-masing negara dengan AS. Trump telah memprioritaskan mempersempit defisit perdagangan bilateral dalam kebijakan Asia-nya.

Menemukan tempat untuk meletakkan semua bidang baru ini, bagaimanapun, tidak akan mudah. Setiap bandara gateway di wilayah selain Kuala Lumpur akan menghadapi kemacetan landasan pacu atau terminal jenuh pada tahun 2020, dan bahkan ada keraguan bahwa tersedia cukup aircrew: pada tahun 2035, maskapai Asia-Pasifik sendiri perlu menyewa 245.000 pilot.

Runway di Bandara Changi Singapura, yang menangani 58,7 juta penumpang pada tahun 2016, akan mencapai kapasitas maksimum pada tahun 2019. Manila sudah pada saat itu, dan sekarang membatasi pergerakan pesawat menjadi hanya 40 per jam.

Bangunan terminal di bandara utama Bangkok Suvarnabhumi (56 juta penumpang pada 2016), Jakarta (54,1 juta) dan Manila (39,5 juta) juga memiliki kapasitas penuh. Pintu gerbang bekas Bangkok di Don Muang dibuka kembali untuk mengambil beberapa muatan, kebanyakan dengan menggeser layanan berbiaya rendah, namun kedua fasilitas tersebut tersumbat lagi.

Tan Son Nhat Ho Chi Minh, bandara tersibuk di Vietnam, menangani 32 juta penumpang pada tahun 2016, naik 28% pada tahun 2015, namun dirancang hanya 25 juta. Hanoi memiliki kapasitas 25 juta dan membawa 20,5 juta penumpang pada tahun 2016; Dengan proyeksi pertumbuhan penumpang 20%, itu juga akan diuji.

Satu-satunya bandara besar dengan kapasitas cukup adalah Kuala Lumpur, yang digunakan oleh 52,6 juta penumpang pada tahun 2016, yang memiliki tiga landasan pacu dan dapat menangani 70 juta menyusul perluasan terminal pada tahun 2014.

Penundaan adalah mengambil beban keuangan yang berat, kebanyakan pada operator dengan layanan terjadwal yang memiliki fleksibilitas lebih sedikit untuk beralih perutean. Philippine Airlines mengatakan tahun lalu bahwa mereka kehilangan US $ 60 untuk setiap menit sebuah pesawat diadakan – sebuah kesenjangan pendapatan tahunan sebesar US $ 40-US $ 45 juta.

Mengalihkan penerbangan berbiaya rendah ke bandara sekunder akan membantu meringankan beban di gerbang, namun hanya sedikit yang dilengkapi untuk menangani volume penumpang yang dihasilkan oleh perusahaan penerbangan seperti AirAsia dan VietJet. Hub yang lebih besar akan terus menarik sebagian besar investasi terkait ekspansi.

Ada 18 proyek bandara utama di jaringan regional dengan total nilai US $ 34 miliar, termasuk tujuh di Vietnam dan empat di Indonesia. Salah satu proyek Vietnam, di Long Thanh dekat Ho Chi Minh City, telah dipulihkan dua tahun dan kesulitan pembiayaan juga dapat mempengaruhi pekerjaan di Indonesia dan Malaysia.

Miliaran dolar lebih banyak akan dibutuhkan untuk memperbaiki hubungan transportasi ke bandara dan meningkatkan sistem penanganan dan komunikasi. Pilihan sementara, saat ini sedang dieksplorasi oleh Filipina, adalah untuk meningkatkan kapasitas dengan membuat fasilitas yang ada lebih efisien.

Airlines telah mengakui bahwa mereka tertangkap oleh ledakan dalam perjalanan udara, meski mungkin seharusnya tidak demikian. Asia Tenggara memiliki kelas menengah yang membengkak sekitar 200 juta, diperkirakan meningkat dua kali lipat pada tahun 2020, dengan banyak pendapatan sekali pakai dan gatal perjalanan.

China memiliki 784 juta orang dengan dana yang cukup untuk tur dan sekarang menjadi sumber wisatawan terbesar untuk destinasi seperti Thailand dan Malaysia. Sebagian besar tiba di maskapai penerbangan anggaran yang memanfaatkan sebuah ‘Open Skies’ kebijakan liberalisasi rute udara.

Titik tersedak akan datang setelah pembawa diskon, yang sekarang menawarkan layanan jarak jauh yang dominan ke tempat tujuan yang lebih kecil, mulai menawarkan penerbangan internasional ke kota-kota besar. AirAsia telah menyebar sayapnya di Asia, dan VietJet dan Lion Air tidak jauh ketinggalan.

Salah satu solusi yang jelas adalah meng-upgrade lebih banyak gerbang sekunder ke standar internasional dan menyediakan koneksi transportasi cepat ke hub. Thailand dan Indonesia sudah bergerak ke arah itu, namun infrastrukturnya masih di papan gambar.

Sementara itu, antrian panjang di loket check-in bandara dan penundaan penerbangan akan menjadi bagian dari pengalaman perjalanan di Asia Tenggara, bahkan saat penumpang ditawarkan pilihan destinasi dan maskapai yang lebih besar daripada sebelumnya.

Sumber: Airmagz

Pemko Akan Data Ruli di Batam untuk Penataan

0

RASIO.CO, Batam – Pemerintah kota(Pemko) Batam melalui Dinas Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman, dan Pertamanan akan melakukan pendataan Ruli lebih rinci supaya tidak ada kepala keluarga yang memiliki lebih dari satu rumah liar.

“Mengawali penataan, kita mulai dengan pendataan. Kita data by NIK (nomor induk kependudukan) by address (alamat), dan Kartu Keluarga,” kata Kepala Disperakimtan, Herman Rozie usai rapat bersama camat dan lurah di Kantor Walikota Batam, Kamis (5/10).

Berdasarkan data yang dikumpulkan dari camat dan lurah, terdapat 30.868 rumah liar di Batam. Tersebar di sembilan kecamatan pulau utama (mainland), dengan jumlah paling banyak 5.699 rumah liar di Kecamatan Batuaji.

Dari total 30 ribuan itu, sebanyak 21.841 sudah ada NIK dan masuk ke database. Sementara 9.027 masih harus diverifikasi kembali karena ada yang tidak memiliki NIK atau NIK-nya ganda. Setelah itu baru dilakukan verifikasi faktual di lapangan dengan bukti foto.

“Data ini kan akan digunakan sebagai dasar penataan nantinya. Tentu kita tidak mau satu orang punya rumah liar di beberapa tempat supaya dapat ganti rugi,” kata dia.

Herman mengatakan jumlah 30 ribuan itu belum final. Masih mungkin bertambah karena ada kawasan rumah liar yang tidak mau didata saat ini. Warga setempat khawatir setelah pendataan akan langsung digusur. Ada juga kawasan yang masih dalam tahap negosiasi dengan pemilik lahannya.

“Ada juga lahan yang batasnya belum jelas. Contohnya di Tiban Kampung, karena sebagian sudah masuk yang pemutihan. Di arsirannya itu ada ratusan rumah juga. Juga ada pemindahan baru seperti di Tiban Baru beberapa kepala keluarga, di Marina ada 30 rumah,” paparnya.

Pasca pendataan benar-benar rampung kelak, barulah disusun prosedur penataannya. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk penanganan warga yang tinggal di rumah liar ini.

“Bisa dipindah ke rumah susun yang kita bangun misalnya. Atau developer beri kavling, bank siapkan pinjaman lunak atau tanpa agunan. Tanggal 10 kita rapat lagi, undang seluruh pihak yang berkepentingan. Developer, BP Batam, REI, BPN, tim terpadu,” ujarnya.

Penataan akan dilakukan secara bertahap. Karena terkait rencana pembangunan tiap pemilik lahan(red/mcb).

Sumber: Media Centre Batam

Jokowi Minta PLN Efisienkan Biaya Batu Bara

0

RASIO.CO, jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLN mengefisiensikan biaya batu bara untuk pembangkit tenaga uap (PLTU). Dengan begitu harapannya harga listrik tidak membebani masyarakat. 

Permintaan Jokowi ini disampaikan saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) dan peresmian sejumlah infrastruktur ketenagalistrikan di Serang, Banten.

“Saya titip kepada PLN, ini masalah efisiensi agar semua biaya yang ada dicek betul secara detail baik yang berkaitan dengan harga batu bara,” kata dia dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (6/10).

Menurut Jokowi, salah satu yang harus diperhatikan PLN adalah biaya transportasi pengiriman batu bara, seperti dari Sumatera atau Kalimantan ke Jawa. Jika biaya tinggi bisa menyebabkan tidak efisien. Ujungnya masyarakat yang akan menanggung beban itu dari harga listrik.

Pada acara itu, Presiden Jokowi melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) IPP Jawa 7, 9 dan 10. Selain itu juga meresmikan PLTU IPP Banten, serta peninjauan terminal batu bara (Coal Terminal) berkapasitas 20 juta ton.

Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini penting karena selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan industri, bisa untuk menunjang pariwisata. Alhasil bisa menciptakan lapangan kerja. “Proyek pembangkit listrik juga dapat menyerap tenaga kerja 10 ribu orang,” ujar Jokowi.

Harapannya pada 2019, seluruh wilayah di Indonesia dari Sabang hingga Merauke bisa menikmat listrik. Target tersebut optimistis bisa tercapai. Apalagi kerja PLN sudah mulai terasa di beberapa wilayah. Hal itu ditandai dengan berkurangnya protes yang datang kepadanya saat berkunjung ke banyak daerah di Indonesia.

Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)/PLNSofyan Basir mengatakan PLTU Jawa 7 ini dibangun pengembang konsorsium PT Shenhua Energy Company Limited dan anak perusahaan PT PLN yaitu PT Pembangkitan Jawa Bali. Progress pembangunan pembangkit ini telah mencapai sekitar 35%.

Dalam pelaksanaan pembangunan, PLTU Jawa-7 diharapkan dapat menyerap tenaga kerja sekitar 2.000 – 4.500 orang sesuai dengan klasifikasi dan ketrampilan. PLTU Jawa-7 juga didukung oleh terminal batubara yang akan dibangun oleh PLN dan mampu menampung 20 Juta Ton batubara.

Adapun PLTU Jawa 9 dan 10 digarap PT Indo Raya Tenaga. PT. Indo Raya Tenaga merupakan konsorsium dari PT Indonesia Power (51%) yang merupakan anak perusahaan PLN dengan PT. Barito Pacific Tbk (49%).(red/kd)

APRI@www.rasio.co

Balita Terjepit Mesin X-Ray di Bandara Kualanamu

0

RASIO.CO, Bandara Kuala Namu international Airport (KNIA), Kamis (5/10/2017) mendadak geger. Tangan kiri seorang bocah berusia 2 tahun, Alvaro Gabriel Simarmata terjepit roda roll karet mesin X ray di Security Chek Point (SCP) 1 lantai III, Bandara KNIA, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Dilansir airmagz.com, Sebelumnya, Alvaro tiba di Bandara Kuala Namu bersama orang tuanya, Jhoni Eka Syahputra Simarmata serta keluarganya di drop zone lantai III bandara pukul 13.55 WIB. Sesampainya di drop zone, Alvaro bersama keluarganya berjalan menuju mesin X Ray SCP I untuk pemeriksaan bagasi.

Namun setelah body scan (pemeriksaan badan) dan pemeriksaan bagasi, keluarga dikejutkan dengan teriakan kesakitan dan tangisan Alvaro yang tangan kirinya terjepit di roda roll karet mesin X Ray. Mendengar teriakan dan tangisan serta melihat tangan kiri Alvaro terjepit di roda roll karet mesin X Ray, Jhoni serta keluarganya pun teriak minta tolong.

Petugas Avsec dibantu petugas keamanan dan teknisi berusaha menolong Alvaro. Petugas membongkar roll penghantar dan penampung bagasi mesin X Ray. Setelah berhasil mengeluarkan tangan kiri Alvaro terjepit. Akibat musibah ini, tangan kiri Alvaro mengalami luka robek.

Petugas pun membawa Alvaro ke Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Kuala Namu untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena kondisi luka tangan kiri cukup parah, Alvaro dirujuk ke RS Patar Asih Kecamatan Beringin.

Aiport Duty Manajer Bandara Kuala Namu, Hendry L Tobing mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti kronologis kejadian siang tadi. Namun, karena peristiwa itu terjadi di lingkungan PT AP II, pihaknya bertanggung jawab pada penanganan korban hingga sembuh.

“PT AP II bertanggung jawab pada penanganan korban, sudah dibawa ke RS Patar Asih untuk pertolongan medis,” terangnya.

Menurutnya, korban datang ke Bandara Kuala Namu, bersama orangtua serta keluarganya untuk mengantar tante Alvaro yang akan berangkat ke Jakarta dengan pesawat Lion Air dengan jadwal keberangkatan pukul 17.00 WIB. “Dalam hal ini kita menduga ada kelalaian, sehingga peristiwa tersebut terjadi. Ke depan kita harapkan peristiwa ini tidak terulang kembali,” harapnya.

Dia juga mengimbau petugas keamanan dan pengguna jasa bandara agar lebih berhati-hati terutama yang membawa anak kecil. Sebab, kalau tidak hati-hati peristiwa seperti ini akan terus berulang.

“Bagi orang tua yang membawa anak hendaknya dilakukan pengawasan, sehingga hal seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Pernyataan tidak jauh berbeda disampaikan oleh Manajer Humas Bandara Kuala Namu, Wisnu Budi Setianto, untuk biaya pengobatan Alvaro sampai sembuh akan ditanggung PT AP II. Dia menegaskan kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi pihaknya.

“Akan kita evaluasi, kita juga akan menambah pengamanan di sekitar mesin X Ray sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ujar Wisnu seraya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini.

Sumber:airmagz