RASIO.CO, Batam – BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama dengan 21 Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dalam rangka memperkuat sinergitas dan soliditas unsur pengamanan untuk menjaga investasi dan keamanan wilayah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam. Kegiatan berlangsung pada Selasa (18/11) di Grand Mercure Hotel Batam.
Penandatanganan Komitmen Bersama dipimpin oleh Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, bersama 21 komandan dan pimpinan instansi strategis yang tergabung dalam FKPD. Komitmen ini bertujuan memperkuat pola pengamanan lintas sektor agar lebih efektif, responsif, dan konsisten dalam menjaga kawasan strategis Batam.
Komitmen tersebut juga diarahkan untuk mempercepat upaya pencegahan aktivitas ilegal, mengantisipasi potensi konflik, serta meningkatkan koordinasi dalam penindakan pelanggaran seperti perambahan hutan, pencemaran lingkungan, dan berbagai tindakan destruktif lainnya yang mengancam aset negara di Batam.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur FKPD yang telah bekerja sama dalam menjaga keamanan daerah. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan mendukung capaian pembangunan di Batam.
“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi serta kolaborasi agar program pembangunan berjalan dengan baik. Saya berterima kasih atas keberhasilan seluruh stakeholders sehingga Batam tetap aman dan kondusif,” ujar Amsakar.
Amsakar mengingatkan bahwa sinergi tersebut tidak boleh berhenti. Sebagai pusat industri dan investasi nasional yang ditargetkan berkontribusi lebih dari 2% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, Batam menghadapi tantangan besar, terutama terkait ancaman perambahan hutan, pencemaran, hingga aktivitas ilegal lainnya.
Ia berharap penandatanganan komitmen bersama ini akan memperkuat respons cepat dan meningkatkan efektivitas pengamanan kawasan KPBPB.
Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menegaskan bahwa komitmen ini merupakan langkah konkret BP Batam dalam membangun pola aksi terpadu menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di Batam.
“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat langsung potensi gangguan keamanan serta aktivitas ilegal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam untuk menjaga keamanan wilayah dan kelestarian alam,” kata Li Claudia.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga sumber daya alam Batam.
“Mari bersama kita jaga hutan dan alam kita. Hutan adalah wilayah yang ditetapkan pemerintah sebagai hutan tetap untuk menjaga ketersediaan alam, air, dan udara. Aktivitas ilegal meningkatkan risiko bencana seperti erosi, sedimentasi, banjir, dan tanah longsor,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepri, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam Kepri, serta Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.
Daftar 23 pimpinan FKPD yang melakukan penandatanganan Komitmen Bersama:
- Kepala BP Batam
- Wakil Kepala BP Batam
- Kapolda Provinsi Kepri
- Komandan Kodaeral IV
- Direktur Pengamanan Aset
- Dansat Brimobda Polda Kepri
- Direktur Reserse Kriminal Khusus
- Direktur Samapta Polda Kepri
- Kapolresta Barelang
- Dandim 0316/Batam
- Danlanud Hang Nadim Batam
- Kasatpol PP
- Kepala Pangkalan PSDKP Batam
- Kepala Pangkalan Bakamla Batam
- Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam
- Kepala BKSDA Batam
- Kepala DLHK Provinsi Kepri
- Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri
- Denpom I/6 Batam
- Dendom AL
- Dansatpom AU
- Danyon Infanteri 136 Raider/TS
- Danyon Marinir 10 Sby
Redaksi@www.rasio.co//



