RASIO.CO, Batam – Membludaknya masyarakat yang akan mengikuti Batam menari yang saat ini sudah mendaftar 20 ribu peserta, BP Batam akan mewacanakan untuk akan diselenggarakan ivent tersebut setiap tahunnya bagi menarik pariwisata ke Batam.
“Peserta sudah mencapai 20 ribu orang, persiapan sudah fix, jika sukses akan kami jadikan festival tahunan dengan mendatangkan penari manca negara,” kata Ketua Panitia Pelaksana Batam Menari, Dendi Gustinandar, Senin (2/4/2018).
Kata dia, untuk lokasi pertunjukkan lokasi Batam Menari diselenggarakan di bundaran BP Batam, dimana estimasi peserta cukup tertampung dan akan dipandu oleh para pelatih penari yang sudah profesional, namun untuk masuk rekor Muri akan ditunda.
“Untuk lokasi kami yakin tertampung seluruh peserta nantinya karena sudah dihitung dengan baik,”ujarnya.
Sementara itu, Padahal BP Batam hanya menargetkan 16 ribu penari dalam meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Namun hingga saat ini sudah ada 22 ribu orang yang siap berpastisipasi dalam memerihkan event yang berlangsung pada 7-8 April 2018 mendatang.
“Memang pendaftaran peserta Batam Menari sudah 22 ribu orang. Tapi kita akan evalusi peserta,” ujarnya.
Evaluasi peserta penari itu, kata Dendi disebabkan adanya data double yang ditemukan. Hal itu bisa terjadi karena disebabkan ada beberapa peserta khususnya siswa sekolah yang sudah daftar di sekolahnya tapi kembali daftar melalui website.
Ia memperkirakan double data penari hanya sekitar 500 peserta. Untuk itu evakusi data penari harus betul-betul akurat. “Data ganda itu mereka yang sudah daftar di sekolah, tapi kembali daftar di website. Data peserta harus betul-betul akurat,” ujarnya.
Event perdana yang digelar di Batam ini diharapkan dapat mendongkrak dan menarik minat kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara (wisman) untuk datang ramai-ramai ke Batam.
Persiapan sendiri sejauh ini sudah hampir 100 persen. Tenda utama dan tenda-tenda untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sudah mulai terpasang di depan kantor (BP) Batam. Gladi bersih yang digelar di Bundara BP Batam juga diikuti ribuan peserta dari siswa dan siswi sekolah yang hadir antusias mengikuti latihan menari.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai even pariwisata saja, tapi diharapkan juga bisa menjadi media untuk meningkatkan silaturahmi antar masyarakat. Hal ini juga menunjukan bahwa melalui seni budaya bisa mempersatukan masyarakat yang notabennya memiliki banyak etnis yang berbeda. Itu sebabnya kegiatan ini diharapkan mejadi agenda tahunan di Batam.
APRI@www.rasio.co
