

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga Muhammad Nizar melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, Jumat pagi (30/1).
Pelantikan digelar di kawasan Air Terjun Resun, Kecamatan Lingga Utara, bersamaan dengan penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lingga Novrizal, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, para asisten, kepala OPD, camat, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur Forkopimda, serta sejumlah undangan lainnya.
Pelantikan enam pejabat tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lingga Nomor 800.1.3.3/BKPSDM-PMI/I/2026/10.
Adapun pejabat yang dilantik masing-masing Mokhtaraidi, S.Pd; Said Ibrahim, M.Pd; Said Hendri, S.T, MH; Febrizal Taupik, S.Pi; Jumadi, S.Sos; serta Yusdiandri, S.T.
Mokhtaraidi yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika kini dipercaya sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Sementara Said Ibrahim yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Organisasi Setda Lingga dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Keuangan Setda Lingga.
Said Hendri yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setda Lingga dipercaya menempati posisi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Febrizal Taupik yang sebelumnya Camat Singkep Barat dilantik sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
Rotasi juga dilakukan terhadap Jumadi yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda Lingga dan kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja. Sementara Yusdiandri yang sebelumnya Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, mengisi kekosongan jabatan setelah ditinggal Wakil Bupati Lingga Novrizal.
Dalam sambutannya, Bupati Lingga Muhammad Nizar menjelaskan bahwa pemilihan Air Terjun Resun sebagai lokasi pelantikan memiliki makna dan filosofi tersendiri, bukan sekadar pilihan tempat.
“Pemilihan tempat pelantikan ini setelah saya diskusi dengan Wabup, Sekda serta Ketua TP PKK dikarenakan memiliki makna yang mendalam, kenapa tidak dilakukan di gedung, aula ataupun di kantor tetapi lebih memilih outdoor dan itupun bukan di Istana Damnah melainkan di sini, Air Terjun Resun,” ujar Nizar.
Ia memaparkan sejumlah filosofi air terjun yang dinilai sejalan dengan semangat kerja pemerintahan saat ini, di antaranya mengalir ke bawah sebagai simbol kerendahan hati, konsistensi menuju muara, kemampuan mengisi ruang kosong dan memberi manfaat, serta sikap adaptif dan fleksibel dalam menghadapi dinamika pelayanan publik.
Bupati Nizar juga menekankan pentingnya keteguhan dalam menghadapi tantangan, khususnya di tengah kondisi ekonomi daerah yang sedang mengalami efisiensi anggaran.
“Air terus mencari jalan keluar meski menghadapi bebatuan besar. Dalam kondisi ekonomi Lingga saat ini, saya berharap semua yang dilantik dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat dan membantu pimpinan daerah dalam menyelesaikan Indeks Kinerja Utama,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Bupati Nizar mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta menjadi perhatian bersama.
Puspan
