
RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga secara resmi melepas Jemaah Calon Haji (JCH) tahun 2022/1443 H, di Masjid Az-Zulfa, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Ahad (12/6), malam.
Bupati Lingga, Muhammad Nizar, setelah lebih kurang 2 tahun JCH terkendala berangkat karena pandemi, dan pada tahun ini akhirnya bisa melangkahkan ke tanah suci.
“Saya pribadi merasa bersyukur, sebab setelah 2 tahun lebih kurangnya terkendala dikarenakan pandemi. Alhamdulillah, akhirnya bapak ibu saudara-saudara saya, bisa melangkahkan niat ke tanah suci,” kata Bupati Lingga di Masjid Az-Zulfa Dabo Singkep.
Tahun ini, jelas Nizar, merupakan tahun percobaan dilakukan pemerintah Arab Saudi membuka kembali kegiatan ibadah haji. Namun, pada prosesnya diberlakukan aturan secara ketat. Para JCH, setidaknya dinyatakan sehat walafiat, terhindar dari penyakit serta diberlakukan pembatasan umur.
“Yang diberangkatkan ini merupakan JCH tahun kemarin yang terkendala berangkat. semula JCH berjumlah lebih kurang 40 jama’ah, karena diberlakukan 50 persen kouta, hingga menjadi 20 jama’ah. satu jama’ah mengundurkan diri dan menyisakan 19 JCH, yang siap diterbangkan ke Mekkah melalui embarkasi Kota Batam,” terangnya.
Para JCH tersebut, lanjut Nizar, direncakan masuk ke Asrama Haji, Batam, pada Selasa besok, namun diberangkatkan lebih cepat satu hari untuk meminimalisir kelelahan jemaah, dalam perjalanan menuju Kota Batam.
Adapun 19 JCH tersebut terdiri dari 1 orang dari Kecamatan Lingga, 2 orang dari Lingga Utara, 10 orang dari Singkep, 2 orang dari Selayar, dan 4 orang dari Senayang.
“Selamat menunaikan ibadah haji, semoga selalu diberikan kesehatan keselamatan oleh Allah SWT, dan pulang ketanah air dengan manjadi haji dan hajah yang mabrur dan mabrurrah,” paparnya.
Disamping itu, Muhammad Nizar turut menyampaikan pesan agar para JCH, untuk senantiasa menjaga sikap dan perilaku, kesehatan dan lainnya selama melakukan proses ibadah. Ibadah haji ini merupakan rukun Islam yang kelima, wajib dilakukan namun wajib bagi yang mampu baik secara mental, materi dan fisik.
“Tentu ini izin dari Allah SWT, ini bukan hanya sebagai tamu allah saja, namun tamu dari suatu negara. Menjaga nama negara, provinsi dan Kabupaten Lingga,” ungkapnya.
Nizar berharap, JCH betul-betul memantapkan niat ke tanah suci kerana Allah SWT. Berangkat dengan keadaan sehat dan pulang nanti dengan sehat, membawa predikat haji yang mabrur dan mabrurrah.
“Berdoa agar bangsa lebih baik, Kabupaten Lingga lebih baik. Menjaga kesehatan, jangan sampai sakit selama proses haji. Alhamdulillah, bismillah atas izin Allah kami semua melepaskan bapak ibu jamaah calon haji, mudah-mudahan lancar dan aman,” harapnya.
Pesan yang sama juga disampaikan Kepala Kantor Kemenag Lingga, Muhammad Nasir. Sebagai Amirul hajj dia bertanggung jawab, atas keberangkatan ini. Pelepasan ini, merupakan upaya mendukung kepada para JCH, menunaikan rukun Islam yang ke lima, meski masih transisi masa pandemi ke endemi.
“Alhamdulillah malam ini, meski masih transisi antara pandemi ke andemi, namun kita dapat memberangkatkan jemaah haji dapat kita berangkatkan ke tanah suci,” tutupnya.
***

