

RASIO.CO, Batam – Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri puncak perayaan Festival Cap Go Meh 2026 yang digelar di Maha Vihara Duta Maitreya, Selasa (3/3).
Perayaan Cap Go Meh tahun ini disemarakkan dengan tarian dan pentas budaya bertema alam semesta yang menarik antusiasme masyarakat.
Dalam sambutannya, Li Claudia mengapresiasi kemeriahan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat dalam perayaan tersebut. Ia berharap semangat itu dapat ditularkan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di Kota Batam.
“Mari kita semua bergandengan tangan menjaga Kota Batam yang kita cintai ini. Apa yang kita lakukan dan perjuangkan hari ini, untuk anak dan cucu kita ke depannya,” ujar Li Claudia.
Ia menilai, kelestarian lingkungan akan memberikan dampak berantai atau multiplier effect bagi daerah, mulai dari peningkatan jumlah wisatawan, bertambahnya investasi, hingga pertumbuhan ekonomi.
“Kalau kota ini nyaman, aman dan damai, maka investor akan senang untuk investasi di Batam. Jika banyak investasi, pertumbuhan ekonomi meningkat dan angka pengangguran juga berkurang,” tuturnya.
Li Claudia menambahkan, menjaga kelestarian lingkungan di Batam masih menjadi tantangan yang terus diupayakan penyelesaiannya oleh BP Batam maupun Pemerintah Kota Batam. Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain pengelolaan sampah, penanganan banjir, hingga pelayanan air bersih.
Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari gotong royong bersama jajaran Forkopimda, normalisasi drainase, hingga penganggaran pembangunan jaringan pipa air bersih.
“Kami bersama Bapak Amsakar terus berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tantangan ini. Sehingga ke depannya, generasi penerus di Kota Batam sudah tidak lagi memikirkan tantangan yang sedang dihadapi sekarang ini,” tutupnya.
YD
