
RASIO.CO, Batam – Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha pastikan tidak ada penambahan perizinan Alfamart baru, kalau ada penambahan kita kipas habis.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha saat dikonfirmasi awak media Rasio.co, Jum’at (9/10).
Utusan menjelaskan, memang pihak PTSP tidak ada lagi memberikan perizinan Alfamart, di awal gerai Alfamart ada 167 dan hitungannya sekarang ada 167 gerai.
“Kalaupun ada gerai Alfamart yang baru beroperasi itu hanya relokasi dari lokasi yang sebelumnya dan dipindah ke lokasi yang baru,” ujarnya
“Yang penting komitmennya Alfamart tidak lebih dari total 167 gerai Alfamart, contoh daerah ini rukonya tidak mau diperpanjang dan di geser ke lokasi yang baru,” jelas Utusan.

Ia menambahkan, yang mau kami pastikan dalam pemikiran kita saat ini adalah gerai Alfamart tidak melebihi dari hitungan 167. Jadi, apa yang disampaikan PTSP benar bahwa tidak ada penambahan perizinan baru.
“Artinya Alfamart maupun Indomaret di Batam dipastikan tidak ada penambahan perizinan baru. Kalau ada penambahan kita kipas habis,” tegas Utusan.
Karena kita sudah sepakat dengan jumlah tersebut, jadi Dewan pastikan tidak ada penambahan kalau ada penambahan kita kipas, tutupnya.
Sementara itu diberitakan sebelumnya bahwa sejak tahun 2019 dan 2020 dari Walikota Batam Muhammad Rudi sudah membatasi dan tidak ada penambahan untuk perizinan Alfamart maupun Indomaret.
Pemko sudah membatasi izin gerai Alfamart dan Indomaret sejak tahun 2018. Total gerai Alfamart dan Indomaret yang ada di seluruh Kota Batam sebanyak 361 unit dimana 194 gerai Indomaret dan 167 gerai Alfamart.
Pembatasan ini merupakan kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemko Batam untuk menjaga agar gerai modern ini tidak semakin menjamur dan bisa mematikan para pedagang kecil yang ada di sekitarnya.
Yuyun@www.rasio.co //

