
RASIO.CO, Batam – Pemprov Kepri mengajak pelaku pariwisata di Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, dan kabupaten lainnya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
Keramahan, keamanan, dan kenyamanan harus jadi prioritas agar Kepri tetap menjadi destinasi pilihan wisatawan nusantara dan mancanegara.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, saat pembukaan Batam Travel Mart ASITA Kepri di Mega Mall Batam Centre.
Menurut Hasan, Kepri punya posisi strategis, terutama untuk pasar Singapura, Malaysia, India, Tiongkok, Korea, dan Jepang. Kedekatan geografis, konektivitas, serta pilihan destinasi, akomodasi, dan kuliner menjadi keunggulan yang harus diperkuat.
“Kami ajak seluruh pelaku industri pariwisata untuk terus beri pelayanan terbaik. Keramahan, keamanan, kenyamanan harus jadi prioritas,” ujar Hasan.

Listrik Sudah Normal, Asap Kiriman
Hasan menyebut gangguan kelistrikan akibat kondisi tak terduga sebelumnya telah kembali normal. Ia mengapresiasi langkah cepat PLN Batam, pemda, dan aparat keamanan.
Terkait jerebu/asap di Kepri, ia menegaskan asap tersebut merupakan kiriman dari luar Kepri. Pemangku kepentingan terus menangani, dan hujan yang mulai turun diharapkan mengurangi jerebu.
Meski begitu, pelaku usaha dan wisatawan diminta tetap waspada dan jaga kesehatan.
Banyak Pilihan Wisata Alternatif
Wisatawan tetap bisa menikmati wisata Kepri, dari Batam, Bintan, Karimun, Tanjungpinang, Lingga, Natuna, hingga Anambas.
Jika ingin aktivitas dalam ruangan, tersedia pilihan MICE, wellness tourism, pusat perbelanjaan, dan wisata kuliner.
“Banyak pilihan wisata yang bisa dinikmati. Tapi wisatawan tetap perlu perhatikan info terkini dan jaga kesehatan,” jelasnya.
Wisatawan juga diimbau memakai masker jika diperlukan saat kualitas udara belum sepenuhnya membaik.
Butuh Kolaborasi Semua Pihak
Hasan menegaskan kenyamanan wisatawan bukan hanya tugas pemerintah, tapi semua pelaku usaha. Pelayanan ramah, informasi jelas, transportasi aman, dan kesiapan petugas di pintu masuk sangat penting.
Ia mengapresiasi dukungan CIQP, ASITA, PHRI, HPI, pramuwisata, dan penyedia transportasi wisata yang terus mendukung pelayanan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami harap koordinasi dan kualitas layanan terus diperkuat agar wisatawan merasa aman dan nyaman di Kepri,” tegasnya.
Redaksi@www.rasio.co //

