
RASIO.CO, Lingga – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kepulauan Riau, secara resmi melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) HKTI Kabupaten Lingga, yang dilaksanakan di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri. Minggu(12/2), malam.
Ketua DPD HKTI Kepri, Aunur Rafiq dalam sambutannya menyampaikan, pelantikan dan pengukuhan DPC HKTI Kabupaten Lingga, yang diselenggarakan oleh HKTI Kepulauan Riau, HKTI Kepri mengucapkan tahniah kepada ketua dan seluruh pengurus HKTI Kabupaten Lingga.
“Setelah pelantikam ini dengan harapan mari berkomitmen bagaimana petani yang ada di Kabupaten Lingga, dan petani yang ada di kota lain serta provinsi, dapat kita dorong agar mereka akan semakin baik, berkualitas dan menuju kepada tingkat kesejahteraan petani yang semakin meningkat,” kata Aunur Rafiq ketika ditemui usai pelantikan DPC HKTI Lingga di Gedung Nasional Dabo Singkep.
Aunur Rafiq menjelaskan, beberapa kendala yang ada seperti telah disampaikan terutama adalah masalah penyediaan pupuk, dan petani tidak memasalahkan penyediaan bibit, karne harga pupuk yang sangat tinggi tidak memiliki daya saing untuk harga jual.
Aunur Rafiq melanjutkan, seperti yang terjadi saat ini kenaikan harga pupuk tersebut, diakibatkan ketersediaan pupuk secara nasional, karena peperangan Rusia dan Ukraina mempengaruhi ekspor dari dua negara tersebut, sehingga harus mengambil ke negara lain yang harganya sangat tinggi.

“Tentunya hal telah disampaikan kepada Ketua HKTI pusat, pak Moeldoko dan beliau akan berkoordinasi dengan Kementerian pertanian, pada tahun ini di Provinsi Kepri mendapat bantuan pupuk dari pusat, namun belum diketahui jenisnya apa,” terangnya.
“Selaku ketua HKTI Kepri, saya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lainnya untuk membicarakan hal ini, sehingga apa yang di usulkan masyarakat akan disampaikan kepada Gubernur, diharapkan Gubernur bersikap pro aktif untuk menyikapi masalah dunia pertanian, terutama petani di Provinsi Kepri,” tambah Rafiq.
Puspan

