Komisi II DPRD Batam Bahas Keluhan UMKM Genta I Terkait Penutupan Akses Jalan

0
194
Foto/Komisi II DPRD Batam menggelar rakor membahas keluhan pelaku UMKM di Perumahan Genta I akibat penutupan akses jalan yang menurunkan omzet dan menghambat aktivitas ekonomi. Pertemuan menghadirkan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik.

RASIO.CO, Batam – Komisi II DPRD Kota Batam menggelar rapat koordinasi (rakor) membahas permasalahan yang dialami pelaku UMKM di Perumahan Genta I, Kecamatan Batu Aji, Rabu (10/12) sore.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Komisi II, Safari Ramadhan, S.Pd.I, didampingi Wakil Ketua Komisi II Muhammad Syafe’i, ST., MM, serta anggota Komisi II Setia Putra Tarigan, Kamaruddin SE., MM, dan Hj. Umi Kalsum.

Rakor tersebut juga menghadirkan sejumlah instansi terkait, seperti Dinas UMKM, Dinas Perhubungan, DBMSDA, Kasat Lantas Polresta Barelang, Camat Batu Aji, serta Lurah Buliang. Selain itu, hadir pula perwakilan Forum Musyawarah Warga dan Ikatan Masyarakat UMKM Perumahan Genta I.

Rapat digelar menyusul laporan para pedagang kecil di sekitar Perumahan Genta I yang mengaku mengalami penurunan omzet signifikan hingga ada yang menutup usaha sejak adanya penutupan akses jalan di kawasan tersebut. Penutupan akses dinilai menyulitkan warga mencapai lokasi pedagang, sehingga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi mereka.

Safari Ramadhan menegaskan bahwa pelaku UMKM ini harus menjadi perhatian khusus pemerintah, mengingat banyak warga yang menggantungkan penghidupan keluarga pada usaha kecil tersebut. Ia juga mendorong agar ditemukan solusi terkait ketertiban lalu lintas di wilayah tersebut.

Dalam rapat, sempat terjadi perdebatan antara perwakilan pedagang dan instansi terkait. Para pelaku UMKM hanya memiliki satu permintaan kepada pemerintah, yakni membuka kembali akses jalan.

Sementara itu, informasi yang diterima dari Dinas Perhubungan menyebutkan bahwa kawasan dimaksud sebenarnya tidak ideal untuk aktivitas UMKM karena berpotensi menimbulkan risiko keselamatan lalu lintas. Meski demikian, Komisi II bersama instansi teknis sepakat untuk mencari solusi terbaik agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan tanpa mengorbankan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.

Rakor ditutup dengan komitmen bersama untuk kembali membuka akses jalan. Namun, karena organisasi perangkat daerah (OPD) terkait—yakni Dinas Perhubungan, Bina Marga, dan Kasat Lantas Polresta Barelang—tidak hadir, keputusan final akan dibawa ke rapat pimpinan DPRD Kota Batam.

YD

Print Friendly, PDF & Email





TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini