Kunker ke Lingga, Gubernur Kepri Serahkan Bantuan dan Serius Turunkan Stunting

0
204
Foto/Kegiatan kunjungan kerja Gubernur Kepri ke Kabupaten Lingga.

RASIO.CO, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad melakukan Kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Lingga. Dalam kunjungan tersebut, selain menyerahkan berbagai bantuan. Gubernur juga menyampaikan serius menurunkan angka stunting di Kepri bertempat di Implasmen Dabo Singkep, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (18/7).

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyampaikan, bahwa pemerintah memberikan perhatian sungguh-sungguh dan perhatian penuh untuk menjamin penanggulangan stunting di Indonesia.

“Maka bapak Presiden RI, Joko Widodo, dalam pertemuan menyampaikan kepada semua Kepala Daerah segera tanggulangi masalah stunting, karena stunting itu berbahaya,” kata Gubernur Kepri dalam sambutannya di Implasmen Dabo Singkep.

Gubernur Kepri melanjutkan, bapak – ibu mari bersama-sama memerangi stunting ini, secara nasional stunting ini 21,5 persen, dan di Kepri angka stunting 16 persen lebih, meskipun berada di urutan 5 terbawah akan tetapi bukan itu ukurannya.

“Kalau bisa kita ingin diakhir 2024 ini, angka stunting di Kepri turun sampai minimal 12 persen makanya kita harus bekerja sama. Untuk itu, saya memberikan apresiasi untuk Kabupaten Lingga, karena saat ini angka stunting itu hanya 8,53 persen di bulan Juli 2024, meski penduduknya tidak sedikit dan tersebar diberbagai pulau, saya yakin kalau pemerintah daerah nya serius stunting pasti menurun,” ungkapnya.

Dalam kunjungan ini, Gubernur Kepri mengatakan, juga diserahkan berbagai macam batuan, dan beberapa bantuan tersebut diserahkan terutama bagi yang kurang mampu.

“Mudah-mudahan APBD kita membaik supaya kita bisa terus memberikan bantuan, selain itu, tadi kita juga sudah mendatangani peresmian bantuan tambahan ruang kelas,” paparnya.

Gubernur mengungkapkan, bahwa untuk seragam sekolah diberikan hanya untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) terlebih dulu, seperti bagi siswa-siswi yang masuk sekolah dari SMP ke SMA yang tentunya menjadi beban bagi orang tua.

“Seragam sekolah ini akan kita berikan kepada yang masuk sekolah di PPDB dulu,” imbuhnya.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini