
RASIO.CO, Lingga – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lingga mulai mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Riau 2026. Event akbar tingkat provinsi tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada November 2026 mendatang. Rabu (29/7/2026), sore.
Langkah konkret ini dibahas dalam rapat koordinasi, dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Lingga, Junaidi Adjam, melibatkan sejumlah pengurus cabang olahraga (cabor).
Ketua KONI Lingga, Junaidi Adjam mengatakan, bahwa rapat tersebut merupakan bagian dari upaya transparansi dan pertanggungjawaban KONI Lingga terkait kesiapan tim menjelang ajang empat tahunan tersebut.
“Kami dari pengurus KONI Kabupaten Lingga mau mempertanggungjawabkan kepada pemerintah daerah maupun cabang olahraga sejauh mana persiapan untuk menghadapi Porprov 2026 pada bulan November yang akan datang,” kata Junaidi ditemui usai kegiatan matangkan persiapan menghadapi Porprov Kepri 2026.
Junaidi menjelaskan, selain membahas aspek teknis pelatihan dan kesiapan atlet, rapat juga menyoroti realitas anggaran yang dimiliki KONI Lingga. Kemampuan finansial menjadi faktor penentu dalam menentukan jumlah atlet yang akan diberangkatkan.
Junaidi menyebutkan bahwa berbagai masukan dari pengurus cabor akan menjadi bahan pertimbangan utama. Ia berharap, dengan evaluasi yang matang, jumlah atlet yang berangkat bisa bertambah sesuai dengan kapasitas anggaran yang tersedia.
“Terkait keputusan ini juga menyangkut anggaran yang KONI peroleh. Sebatas kemampuan kita hari ini, apa yang disampaikan kawan-kawan dari cabang olahraga kami jadikan masukan agar bisa ikut serta dengan jumlah atlet yang lebih banyak dari yang telah kami perhitungkan,” ungkap Junaidi.
Junaidi melanjutkan, bahwa KONI Lingga menetapkan tujuh cabang olahraga sebagai prioritas awal untuk mengikuti Porprov Kepri 2026. Penetapan ini didasarkan pada tingkat popularitas olahraga di masyarakat serta rekam jejak prestasi pada Porprov sebelumnya.
Junaidi menambahkan, meski demikian, KONI Lingga tetap berupaya mencari solusi agar cakupan partisipasi dapat diperluas. Pihaknya berkomitmen untuk memikirkan mekanisme agar cabang-cabang olahraga lainnya juga dapat diberangkatkan ke Porprov Kepri 2026 pada November nanti.
“Keputusan awal ada tujuh cabang olahraga dengan berbagai pertimbangan. Sepak bola dan voli merupakan olahraga yang memasyarakat, ditambah cabang olahraga yang pada Porprov 2022 berhasil meraih medali emas,” tutup Junaidi.
Puspan

