Musrenbang Lubukbaja, Amsakar-Li Claudia Tekankan Prioritas Pembangunan Batam

0
254
Foto/Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menghadiri Musrenbang Kecamatan Lubukbaja untuk menyerap aspirasi warga dan menetapkan prioritas pembangunan daerah.

RASIO.CO, Batam – Pemerintah Kota Batam menegaskan komitmennya untuk menyusun pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Lubukbaja.

Kegiatan tersebut digelar di Ballroom Hotel AP Premier, Selasa (27/1) malam, dan dihadiri langsung Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Musrenbang kecamatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menyaring usulan pembangunan yang akan menjadi dasar perencanaan daerah. Dalam sambutannya, Amsakar menekankan pentingnya Musrenbang sebagai ruang penentuan skala prioritas pembangunan Kota Batam.

“Forum ini sangat penting karena dari sinilah kita menerima berbagai usulan dan aspirasi masyarakat. Dari sini pula kita menentukan mana program yang menjadi prioritas utama,” ujar Amsakar.

Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Kecamatan Lubukbaja yang dinilai aktif menyampaikan gagasan dan masukan konstruktif bagi pemerintah daerah. Menurutnya, keterlibatan warga merupakan elemen penting dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran.

“Saya merasa berbahagia melihat antusiasme warga Lubukbaja yang turut berkontribusi melalui saran dan gagasan yang membangun,” katanya.

Amsakar menjelaskan, Musrenbang merupakan bagian dari sistem perencanaan pembangunan nasional yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kota. Pada tahap Musrenbang tingkat kota, seluruh usulan masyarakat akan dipadukan dengan Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah (Renja OPD), hasil reses DPRD, serta pokok-pokok pikiran DPRD.

Sinergi antarunsur tersebut, lanjut Amsakar, diharapkan mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang terukur, komprehensif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Dalam kesempatan yang sama, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam selama 11 bulan kepemimpinan bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Pertumbuhan ekonomi Batam tercatat mencapai 6,89 persen, mencerminkan tren positif pemulihan dan penguatan ekonomi daerah.

Dari sisi investasi, realisasi yang dicapai mencapai Rp69,9 triliun atau setara 115 persen dari target Rp60 triliun. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam meningkat menjadi 83,8, yang menunjukkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Capaian ini menjadi indikator bahwa tata kelola pemerintahan kita berada di jalur yang tepat,” ujar Amsakar.

Selain itu, angka kemiskinan di Batam juga berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Penurunan tersebut mengantarkan Kota Batam meraih penghargaan nasional atas kinerja pengentasan kemiskinan.

Melalui Musrenbang Kecamatan Lubukbaja, Pemerintah Kota Batam berharap seluruh aspirasi masyarakat dapat diseleksi secara objektif dan dijadikan dasar penetapan prioritas pembangunan, sehingga arah pembangunan kota benar-benar berangkat dari kebutuhan warga dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

YD







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini