
RASIO.CO, Lingga – Sebanyak 11 narapidana (napi) Lapas Kelas III Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, dipindahkan ke Tanjungpinang usai kericuhan yang terjadi pada Selasa (19/8). Pemindahan dilakukan Rabu (20/8) dengan pengawalan ketat personel Polres Lingga.
Para napi digiring menuju kapal feri Oceana 16 di Pelabuhan Dabo Singkep dengan mata tertutup, sebelum diberangkatkan ke Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, sekitar pukul 07.45 WIB. Mereka ikut berlayar bersama penumpang umum lainnya.
Dikutip Tribunbatam, kericuhan di Lapas Dabo Singkep membuat puluhan personel Polres Lingga yang dipimpin Kapolres AKBP Pahala Martua Nababan turun mengamankan lokasi. Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas di depan Lapas, terlebih dengan banyaknya kendaraan tahanan terparkir. Sejumlah pegawai Dinas Kesehatan Lingga yang berkantor bersebelahan dengan Lapas juga tampak keluar menyaksikan situasi dari luar.
Kepala Lapas Dabo, Jaka Putra, membantah adanya perkelahian antar napi. Ia menjelaskan kericuhan dipicu perbedaan kelompok di antara warga binaan yang sebagian besar berasal dari luar Lingga.
“Kericuhan ini hanya karena miskomunikasi antar kelompok napi. Sebagian besar memang meminta dipindahkan kembali ke Tanjungpinang. Total ada 11 orang yang akhirnya dipindahkan,” ujarnya.
Jaka menegaskan kondisi Lapas Dabo Singkep kini sudah terkendali. “Mereka hanya minta dikembalikan ke Tanjungpinang. Situasi sudah aman,” tambahnya.
***

