Paslon Awe-Ishak Daftar ke KPU Lingga di Menit Terakhir

0
615
Paslon Awe - Ishak saat akan bersiap ke kantor KPU Lingga. (Foto Ist).

RASIO.CO, Lingga – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lingga, Alias Wello (Awe) dan Muhammad Ishak secara resmi mendaftar diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lingga, di menit terakhir penutupan pendaftaran tepat pukul 23:00 WIB, Kamis (29/8).

Dengan tekad yang tulus dan ikhlas, pasangan Awe – Ishak berjanji akan membersihkan Kabupaten Lingga dari berbagai masalah, termasuk isu demokrasi, moral, korupsi, dan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang tidak merata.

Mengutip hadis HR Ibn Majah dari Abu Bakar, Awe menyampaikan, “Sesungguhnya manusia apabila melihat kemunkaran, kemudian mereka tidak merubahnya, dikhawatirkan Allah akan meratakan adzab-Nya kepada mereka.” Ucapan ini menegaskan tekadnya untuk membawa perubahan di Kabupaten Lingga.

Awe yang merupakan Mantan Bupati ke 2 Kabupaten Lingga ini menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Kabupaten Lingga yang ia tinggalkan.

“Bupati yang sekarang memimpin adalah kader yang saya bawa dari bawah hingga menjadi bupati. Tentu ada keprihatinan kami, banyak program yang sudah kita rancang, tapi sekarang tidak ada satupun yang berjalan,” kata Awe.

Program-program yang pernah dicanangkan, jelas Awe, mulai dari sektor pariwisata, perikanan, hingga pertanian, tidak berjalan maksimal. Bahkan, kondisi birokrasi saat ini dinilai sangat memprihatinkan.

“Banyak yang tertunda dan pengelolaan APBD kita berantakan,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Muhammad Ishak, yang pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri, Kabupaten Lingga, mengatakan, kekhawatirannya terhadap kondisi budaya dan pariwisata di kabupaten ini.

“Sektor budaya kita mundur, dulu kita beberapa kali masuk WBTB (Warisan Budaya Tak Benda) dan selama tahun ini, sektor pariwisata dan budaya kita benar-benar tidak terlihat kemajuannya,” paparnya.

Sebagai mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lingga, Ishak pernah mencatat banyak prestasi dan menyelenggarakan berbagai event yang membawa pemasukan bagi daerah. Jika terpilih, ia berjanji untuk membenahi sektor budaya dan pariwisata Kabupaten Lingga.

“Kedepan, jika kami terpilih, fokus ini akan kita benahi lagi. Saya adalah orang birokrasi dari bawah, sementara Pak Awe adalah pebisnis dan politisi yang sudah level nasional. Kolaborasi ini akan mampu mengangkat harkat dan derajat Kabupaten Lingga lebih maju lagi,” tutup Ishak.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini