Pemkab Lingga Angkat Kembali Kejayaan Lapangan Hangtuah

0
517
foto/Nizar dalam sambutannya di peringatan Hari Ibu ke 93, yang digelar oleh GOW di lapangan Hangtuah. Selasa (14/12/) malam

RASIO.CO, Lingga – Bupati Lingga berencana penataan kawasan lapangan Hangtuah yang berada di tengah Kota Daik, yang akan segera dilakukan Pemerintah Kabupaten Lingga 2022 mendatang.

Nizar menyampaikan, lapangan yang berada dekat dengan bangunan cagar budaya SDN 001 Lingga ini, merupakan bagian cagar budaya yang tak terpisahkan dari kejayaan Kabupaten Lingga. tempat tersebut pernah jaya dan besar, karena merupakan pusat keramaian atau tempat pertujukan yang usianya sudah tua, bahkan sebelum Lingga menjadi sebuah Kabupaten.

“Hari ini usia Kabupaten Lingga sudah 18 tahun, dan kita jangan sampai melupakan sejarah, disini tempat paling akbar sebagai tempat berkumpul, sejak Lingga masih sebuah kecamatan,” kata Nizar dalam sambutannya di peringatan Hari Ibu ke 93, yang digelar oleh GOW di lapangan Hangtuah. Selasa (14/12/) malam.

Nizar menginginkan, lapangan tersebut kembali dengan nuansa seni dan sejarahnya. Ia meminta Dinas Kebudayaan dapat mendeskripsikan sejarah panjang lapangan tersebut, kemudian menjadikannya sebuah papan informasi, untuk diketahui masyarakat Kabupaten Lingga.

“Saya minta Dinas Kebudayaan, nilai sejarah lapangan Hangtuah harus ada deskripsinya, dari tahun berapa atau dari pemerintah sultan mana, sehingga menjadi orang tau. selain itu, deskripsi Cagar Budaya bangunan sekolah SD Negeri 001 Lingga, yang sudah berdiri sudah ratusan tahun,” terangnya.

Pada Pemerintahan Nizar-Neko, Ia ingin lapangan Hangtuah dijadikan alun-alun kota Daik, yang tertata dengan baik karena sarat sejarah. untuk penataan kawasan melalui Dinas Perkim Lingga tahun depan. dan Bundaran Tugu Meriam Lela Rentaka, akan dihiasi air mancur serta taman. kawasan tersebut juga telah berdiri Videotron sebagai papan informasi.

“Tepat dibelakang saya ada bangunan yang dulunya merupakan Kantor Camat Lingga, kemudian Kantor Bupati Lingga dan sekarang Kantor DPMPTSP. kalau bangunan ini bukan merupakan cagar budaya, saya ingin bangun ini dirobohkan kemudian dibangun panggung seni. dan Ini akan kita FGD kan nanti,” tutupnya.

Puspan







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini