Pemkab Lingga Gelar Rakor Perkuat Penanganan Karhutla dan Kekeringan

0
55

RASIO.CO, Lingga – Wakil Bupati Lingga, Ir. H. Novrizal, ST., M.IP., pimpin rapat Internal Pemerintah Kabupaten Lingga dalam rangka Koordinasi Penanganan Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Lingga, yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati Lingga, Senin (14/9/2026).

Pemerintah Kabupaten Lingga terus memperkuat langkah penanganan karhutla serta mengantisipasi dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Lingga.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lingga, Novrizal, dan dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan, Kepala BPBD, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Kementerian Agama, Ketua MUI, serta unsur terkait lainnya.

Wakil Bupati Lingga, H. Novrizal, menegaskan bahwa penanganan karhutla dan kekeringan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu instansi atau OPD tertentu. Seluruh unsur pemerintahan memiliki tanggung jawab dan peran masing-masing untuk memastikan kondisi di lapangan dapat segera ditangani.

Novrizal menginstruksikan OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan penanganan karhutla agar segera bergerak dan turun ke lapangan. Langkah tersebut meliputi pemantauan kondisi, penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, serta memperkuat koordinasi dengan BPBD, pemerintah kecamatan dan unsur terkait lainnya.

“Kita semua harus berjibaku dalam menangani persoalan ini. Jangan sampai penanganan karhutla hanya menjadi tanggung jawab satu OPD. Semua harus mengambil peran, berkontribusi dan bertanggung jawab sesuai tugas dan kewenangannya,” terang Novrizal.

Menurutnya, gerak cepat, koordinasi yang kuat dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci dalam menangani setiap titik karhutla.

“Langkah tersebut sekaligus diperlukan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru di tengah kondisi cuaca yang kering,” ungkapnya.

Tidak hanya pemerintah daerah, keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat juga dinilai sangat penting. Upaya pencegahan perlu diperkuat karena kondisi cuaca kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Melalui sinergi seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat, Pemkab Lingga berharap penanganan karhutla dan kekeringan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan menyeluruh. Upaya tersebut diharapkan mampu mencegah meluasnya dampak karhutla terhadap masyarakat maupun lingkungan di Kabupaten Lingga.








TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini