Pria Asal Sultra Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Jodoh

0
341
Jenazah Riko (55), pria asal Sulawesi Tenggara saat sudah dimasukkan ke kantong jenazah. Riko ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di Komplek Tanjung Pantun, Jodoh Kecamatan Batuampar Batam, Selasa (20/12). (foto/ist)

RASIO.CO, Batam – Pria paruh baya bernama Riko (55), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kompleks Tanjung Pantun RT 01, RW 03, Jodoh, Batuampar. Selasa (20/12).

Penemuan mayat Riko pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 16.20 WIB dan ditemukan dalam posisi telungkup di dalam kamar kosnya.

“Riko sudah lumayan lama tinggal di sini. Dia sudah cerai dengan istrinya beberapa tahun yang lalu. Saat ini statusnya duda,” sebut Opung, seorang warga setempat.

Sepengetahuannya, selama ini Riko tampak seperti orang biasa dan tidak ada tanda-tanda sakit yang dideritanya.

“Terakhir saya melihat dia beberapa waktu lalu. Saat itu dia sedang duduk di sebuah emperan ruko tidak jauh dari rumah saya,” kata Opung.

Sementara itu, Jumadin, keluarga korban mengatakan, bahwasanya pamannya itu bernama lengkap Lariko atau biasa disapa Riko, asal Sulawesi Tenggara,, ia sudah lama merantau di Kota Batam dan sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan.

“Dia kerja sebagai buruh bangunan, kerjanya pindah-pindah dan tidak tetap,” kata Jumadin.

Ia melanjutkan, Riko memiliki riwayat sakit sesak napas dan batuk sudah lumayan lama. Jumadin mengaku, sudah beberapa Minggu belakangan ini dirinya tidak bertemu dengan pamannya itu. Sehingga tidak begitu tahu tentang keadaan Riko.

Sementara itu, Kapolsek Batuampar Kompol Salahuddin melalui Kanit Reskrim Polsek Batuampar M. Fachri Rizky dilansir Tribun Batam membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Tadi sore kami sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kami turun bersama tim Inafis dari Polresta Barelang,” kata M. Fachri.

Dikatakannya, menurut informasi sementara dari tim Inafis, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit jantung yang dideritanya.

Jenazah Riko sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Penyebab pasti sedang kami dalami dan akan kami informasikan lebih lanjut,” kata M. Fachri.

***







TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini