
RASIO.CO,Batam – Komunitas Sosial Pelestari Budaya Jawa Punokawan yang merupakan perkumpulan keturunan masyarakat Jawa di Kota Batam, ingin dapat berperan serta aktif dalam upaya Pelestarian Budaya Jawa di kota Batam.
Hal ini disampaikan oleh Sukatno, Ki Demang atau Ketua Punokawan terpilih sesaat setelah dirinya dinyatakan secara sah menjadi Ki Demang dalam acara Rapat Umum Anggota (RUA) & Pemilihan Ki Demang Punokawan Batam, di Gedung Serba Guna Kadispora Batam pada Minggu (26/2).
Lebih lanjut Sukatno mengatakan hadirnya Punokawan di Kota Batam ini diharapkan akan lebih menggiatkan lagi kegiatan seni budaya Jawa yang telah dilakukan oleh perkumpulan seni dan paguyuban kedaerahan Jawa yang telah ada sebelumnya.
“Punokawan ini hadir tidak untuk meniadakan yang ada namun justru ingin menjadi pelengkap dari yang sudah ada, untuk itu kita akan menjalin komunikasi dan sinergy dengan perkumpulan seni budaya yg ada”, ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa selain berkiprah di pelestarian budaya jawa, Perkumpulan yang dipimpinnya ini juga akan melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan utamanya membantu kawan-kawan seperantauan yang membutuhkan bantuan.

“Kami ingin Punokawan bisa membawa manfaat bagi anggota dan masyarakat luas,” pungkasnya.
Kehadiran Perkumpulan Punokawan yang baru di dirikan pada 14 September 2022 lalu ini, cukup mendapatkan banyak sambutan dari warga keturunan Jawa di Batam hingga keanggotaan yang tercatat saat ini meliputi orang-orang dari Jawa Timur hingga Jawa Barat dan keturunan Jawa yang lahir di luar pulau jawa.
Selain itu beberapa pejabat dan tokoh masyarakat berdarah Jawa yang ada di Batam juga turut memberikan apresiasi dan dukungan serta menjadi bagian dari perkumpulan ini, diantaranya H.Sumali,SE, H.Aman S.Pd, MM., Hj. Ai Suryani,SH,SP.I, H.Sutardi SE, Sisca Sartika dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Rahyudo

